Basarnas Kendari melaksanakan operasi evakuasi medis (medevac) terhadap 13 orang korban dari Kapal Motor (KM) Legenda Nusantara 99 yang mengalami kebakaran di perairan Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (1/9). Insiden tersebut merenggut satu korban jiwa dan menyebabkan dua kru lainnya mengalami keracunan.
Kapal yang bertolak dari Jakarta menuju Morowali ini diketahui membawa muatan bahan kimia dan alat berat. Kepala Seksi Operasi Basarnas Kendari, Saiful, menjelaskan bahwa kebakaran bermula dari kebocoran cairan kimia saat armada sedang melintas di perairan antara Pulau Selayar dan Pulau Kabaena.
Pelaku Pembacokan Nelayan di Sampang Ditangkap, Motif Balas Dendam

Akibat kejadian tersebut, seorang mualim II bernama John Petro dinyatakan meninggal dunia. Dua korban lainnya, yakni nakhoda kapal bernama Sahriar dan juru minyak bernama Yudi Bagus, dilaporkan mengalami keracunan cairan kimia sehingga membutuhkan penanganan medis darurat.
Seluruh 13 personel di atas kapal (POB) awalnya berhasil diselamatkan oleh KM KBR Benua Dua yang tengah melintas di lokasi kejadian. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke pihak SAR guna mendapatkan penanganan medis dan evakuasi lanjutan. Setelah menerima laporan pada pukul 08.35 WITA, Basarnas Kendari segera menerjunkan Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Muna menggunakan speedboat Polairud menuju titik pertemuan di perairan Tampo.
3 Pengeroyok Warga Pejompongan Ditangkap di Babakan Madang Bogor

Proses evakuasi melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Staf Operasi Basarnas Kendari, Tim Rescue USS Muna, Polairud Muna, KUPP Raha, pihak Kesehatan Pelabuhan, Puskesmas Tampo, serta bantuan warga setempat. Seluruh korban, baik korban selamat maupun jenazah korban meninggal, telah dibawa ke daratan untuk mendapatkan perawatan dan penanganan lebih lanjut dari tim medis.






