Berita Viral Terkini
HomeHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Home/Ekonomi

Belanja Subsidi dan Kompensasi Negara Melonjak Capai Rp 233 Triliun pada Semester Pertama 2026

Uria KilaPublished 28 Jul 2026 - 17.40 路 1 Reads
Bagikan WhatsAppX
Belanja Subsidi dan Kompensasi Negara Melonjak Capai Rp 233 Triliun pada Semester Pertama 2026
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Pemerintah harus mengeluarkan dana yang jauh lebih besar untuk meredam gejolak ekonomi pada paruh pertama tahun ini. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa realisasi belanja subsidi dan kompensasi energi maupun nonenergi telah menyentuh angka Rp 233 triliun hingga akhir semester I 2026. Angka serapan anggaran tersebut melonjak tajam sebesar 44,4 persen jika disandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang saat itu tercatat sebesar Rp 161,4 triliun. Lonjakan pengeluaran ini mengonfirmasi peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang harus bekerja ekstra keras sebagai instrumen peredam kejut bagi perekonomian nasional.

Rincian pembengkakan beban negara ini tercatat secara resmi di dalam laporan buku APBN KiTa edisi bulan Juli 2026. Total dana Rp 233 triliun yang telah dikucurkan tersebut ekuivalen dengan 52,1 persen dari keseluruhan pagu yang ditetapkan pemerintah untuk sepanjang tahun berjalan. Apabila dibedah lebih jauh, serapan dana tersebut terbagi ke dalam dua pos utama dengan proporsi yang nyaris berimbang. Pos pertama adalah belanja untuk kebutuhan subsidi murni yang menghabiskan dana sebesar Rp 116 triliun. Sementara itu, pos kedua diperuntukkan bagi kewajiban pembayaran kompensasi kepada badan usaha milik negara dengan nilai mencapai Rp 116,9 triliun.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Tingginya angka realisasi pada pertengahan tahun ini juga dipengaruhi oleh perubahan kebijakan dalam mekanisme pencairan dana. Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah kini menerapkan skema penyelesaian pembayaran kompensasi kepada BUMN di sektor energi secara rutin setiap bulannya sepanjang tahun 2026. Langkah administratif ini sangat berbeda dengan kebiasaan pada tahun-tahun sebelumnya, di mana pelunasan kompensasi umumnya baru dirapel atau dieksekusi pada pengujung tahun. Pergeseran jadwal pembayaran inilah yang secara otomatis membuat catatan realisasi kompensasi pada paruh pertama tahun ini terlihat jauh lebih besar.

Also Read

Badan Gizi Nasional Larang Dapur Makan Bergizi Gratis Pakai Barang Subsidi

Badan Gizi Nasional Larang Dapur Makan Bergizi Gratis Pakai Barang Subsidi

Dari sisi eksternal, Kementerian Keuangan menyoroti fluktuasi harga minyak mentah Indonesia (ICP) dan pelemahan nilai tukar rupiah sebagai pemicu utama naiknya beban negara. Laporan pemerintah mencatat bahwa harga minyak mentah jenis Brent di pasar global telah bertengger di level USD 85 per barel pada bulan Juli 2026. Posisi harga komoditas energi tersebut menunjukkan eskalasi sebesar 22,7 persen secara tahunan. Bahkan, jika dihitung sejak awal tahun, harga minyak mentah telah melonjak hingga 39,6 persen, yang pada gilirannya langsung menambah beban subsidi yang harus ditanggung APBN.

Tekanan terhadap fiskal semakin berat akibat tren peningkatan konsumsi energi bersubsidi di dalam negeri. Selama periode semester I 2026, volume penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tercatat mencapai 7.989,5 ribu kiloliter. Realisasi distribusi ini meningkat 7,8 persen dibandingkan capaian pada semester pertama tahun lalu yang berada di angka 7.410,1 ribu kiloliter. Selain itu, volume penyaluran gas LPG tabung 3 kilogram juga mengalami kenaikan sebesar 2 persen menjadi 3.563,0 juta kilogram. Di sektor ketenagalistrikan, jumlah pelanggan yang berhak menerima pasokan listrik bersubsidi bertambah 2,1 persen, sehingga totalnya kini mencapai 43,1 juta pelanggan.

Also Read

IHSG Melemah ke Level 6.177 pada Awal Perdagangan Selasa

IHSG Melemah ke Level 6.177 pada Awal Perdagangan Selasa

Peningkatan volume konsumsi BBM bersubsidi ini terjadi bertepatan dengan adanya penyesuaian harga pada produk bahan bakar nonsubsidi. PT Pertamina Patra Niaga diketahui telah menaikkan harga jual Pertamax dari sebelumnya Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter yang berlaku efektif sejak 10 Juni 2026. Kondisi disparitas harga yang semakin lebar ini dinilai memunculkan potensi peralihan pola konsumsi masyarakat, di mana pengguna bahan bakar nonsubsidi berpeluang beralih menggunakan BBM bersubsidi yang harganya lebih terjangkau.

Di luar urusan energi, pos subsidi nonenergi ternyata turut memberikan kontribusi yang tidak sedikit terhadap keseluruhan peningkatan belanja negara. Percepatan penyaluran bantuan di sektor pertanian terlihat dari kuota pupuk bersubsidi yang didistribusikan kepada petani. Penyaluran pupuk tersebut melonjak hingga 21,4 persen secara tahunan, bergerak dari 3,7 juta ton pada paruh pertama 2025 menjadi 4,5 juta ton pada semester I 2026. Sementara itu, program dukungan pemerintah untuk sektor usaha mikro dan menengah melalui subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga mencatatkan pertumbuhan. Jumlah debitur yang menerima manfaat subsidi bunga ini bertambah 3,6 persen, menggenapkan total penerima menjadi 2,4 juta debitur pada enam bulan pertama tahun 2026.

Follow Berita Viral Terkini

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

APBN 2026Kementerian KeuanganPurbaya Yudhi SadewaBBM Bersubsidisubsidi energi

Berita Terbaru Lainnya

Badan Gizi Nasional Larang Dapur Makan Bergizi Gratis Pakai Barang SubsidiIHSG Melemah ke Level 6.177 pada Awal Perdagangan SelasaBadan Gizi Nasional Larang Dapur Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang BersubsidiPemerintah Belum Ajukan Calon Pengganti Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank IndonesiaBTN dan BSN Dominasi Penyaluran Rumah Subsidi Nasional hingga Pertengahan 2026Shopee Luncurkan Layanan Belanja Instan Satu Jam untuk Dukung Gaya Hidup CepatDPRD Banten Desak Dindikbud Cari Solusi Usai Tujuh SMA Swasta Mundur dari Program Sekolah GratisKemensos Tawarkan Sekolah Rakyat bagi Anak Korban Pengeroyokan di Bali

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap