Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

BNPB Sebut Kualitas Udara Berbahaya Imbas Kebakaran Hutan di Kalimantan

Wahyu SuryaniDiterbitkan 2 Sep 2026 - 07.29 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BNPB Sebut Kualitas Udara Berbahaya Imbas Kebakaran Hutan di Kalimantan
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kualitas udara di sejumlah wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan memburuk hingga mencapai level sangat tidak sehat hingga berbahaya. Kondisi penurunan kualitas udara yang signifikan ini terutama terpantau di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan memaparkan bahwa di Kalimantan Barat terdapat 30 titik api dengan indeks kualitas udara berada pada kategori berbahaya. Jarak pandang di lokasi tersebut bahkan turun drastis hingga di bawah 1 kilometer. Sementara di Kalimantan Tengah, terpantau 63 titik api dengan kualitas udara yang secara umum sangat tidak sehat dan visibilitas terbatas sekitar 2 kilometer, meski aktivitas masyarakat dan kegiatan belajar mengajar dilaporkan masih berjalan normal.

Kebakaran pada lahan gambut yang disertai hembusan angin kencang menjadi faktor utama cepatnya kobaran api menyebar. Karakteristik gambut membutuhkan proses pendinginan berulang serta pasokan air dalam jumlah besar, sehingga petugas di lapangan kerap menghadapi hambatan berupa visibilitas rendah, kebakaran bawah tanah yang sulit dipadamkan, dan terbatasnya sumber air di sekitar titik api.

Baca Juga

Wetonan sebagai Ajang Detoksifikasi Digital dan Ruang Jeda Spiritual Tradisi Jawa

Wetonan sebagai Ajang Detoksifikasi Digital dan Ruang Jeda Spiritual Tradisi Jawa

Untuk menangani situasi tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Darat dikerahkan ke 13 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, meliputi Palangkaraya, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Kapuas, Barito Utara, Pulang Pisau, Lamandau, Kotawaringin Barat, Barito Selatan, Murung Raya, Gunung Mas, dan Barito Timur. Dari pengerahan ini, lebih dari 87 hektare lahan berhasil dipadamkan. Fokus kekuatan personel dan peralatan saat ini diarahkan untuk menuntaskan 23 titik yang belum padam di Palangkaraya, dengan perhatian khusus pada area Kotawaringin Timur, Seruyan, dan Kapuas.

Upaya pemadaman di Kalimantan Barat mencatatkan area padam seluas 262 hektare oleh Satgas Darat. Penanganan jalur udara juga dikerahkan melalui lima helikopter pengebom air (water bombing) yang telah menjatuhkan 724.000 liter air. Selain operasi pemadaman, satu sorti Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sempat dijalankan dengan menebar 800 kilogram bahan semai di bagian selatan Kotawaringin Timur, kendati hujan masih sulit dipicu.

Baca Juga

Saat Status Gunung Sinabung Naik ke Level III, Erupsi hingga Warga Dievakuasi

Saat Status Gunung Sinabung Naik ke Level III, Erupsi hingga Warga Dievakuasi

BNPB kini menunggu rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi kemunculan awan hujan sporadis periode 1–7 September guna memaksimalkan operasi modifikasi cuaca lanjutan. Di sisi lain, Kementerian Lingkungan Hidup bersama instansi terkait mengambil langkah penegakan hukum melalui pengawasan kepatuhan korporasi, penyegelan lokasi terbakar, pemberian sanksi administratif, hingga ancaman pencabutan izin usaha bagi pelaku pembakaran.

Sumber: Liputan6

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlabnpbKualitas UdaraKalimantan

Berita Terbaru Lainnya

Proyeksi IHSG Masih Solid di Tengah Tekanan Suku Bunga ASWetonan sebagai Ajang Detoksifikasi Digital dan Ruang Jeda Spiritual Tradisi JawaSaat Status Gunung Sinabung Naik ke Level III, Erupsi hingga Warga DievakuasiTriliunan Rupiah Menguap Gara-gara Karhutla, Pemerintah Tindak 19 PerusahaanKebakaran Bedeng di Bali, 300 KK Terdampak, Api Diduga dari Kebocoran GasBreaking News! Iran Rudal Marinir AS di Yordania, Buntut Bom KawinanBNPB Intensifkan Penanganan Kebakaran Hutan, Kamera Thermal DikerahkanMSCI-FTSE Pertahankan Status Pasar Modal RI, Bos OJK Bilang Begini

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya · 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi · 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional · 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan · 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum · 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap