Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

BNPB Ungkap Anak Krakatau Belum Reda, Erupsi Lanjutan Masih Mengintai

Yolanda TobanDiterbitkan 11 Sep 2026 - 19.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BNPB Ungkap Anak Krakatau Belum Reda, Erupsi Lanjutan Masih Mengintai
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Berakhirnya fase erupsi menerus selama 25 jam yang berlangsung sejak 4 September tidak serta-merta membuat aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali tenang. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa tingkat aktivitas gunung api tersebut hingga kini masih bertahan pada Level III (Siaga), dengan probabilitas letusan lanjutan yang dinilai tetap tinggi.

Penetapan status siaga ini berpijak pada hasil analisis komprehensif Badan Geologi terhadap dinamika vulkanisme terkini. Alih-alih mereda sepenuhnya, Gunung Anak Krakatau justru beralih memasuki fase erupsi Strombolian secara episodik. Tercatat sebanyak 14 kali letusan dalam fase tersebut hingga Jumat (11/9/2026) pagi.

Perubahan Karakter dan Indikasi Suplai Magma

Pergeseran pola letusan ini disertai dengan pergerakan magma yang belum berhenti. Kendati letusan menerus telah terhenti, rekaman gempa vulkanik dalam justru mengalami kenaikan. Peningkatan ini menjadi sinyal kuat bahwa pasokan magma dari kedalaman menuju kantong magma dangkal masih terus berlangsung aktif.

Baca Juga

Ferry Boboho Kembalikan Rp 5 Miliar ke Kejagung

Ferry Boboho Kembalikan Rp 5 Miliar ke Kejagung

Berdasarkan hasil pemantauan seismik pada rentang 10 hingga 11 September 2026, pos pengamatan mencatat 1 kali gempa erupsi, 21 kali gempa frekuensi rendah (Low Frequency), 13 kali gempa fase banyak (Hybrid), 28 kali gempa Vulkanik Dangkal, dan 18 kali gempa Vulkanik Dalam, serta kemunculan tremor secara menerus.

Kombinasi aktivitas kegempaan ini menunjukkan tekanan di dalam tubuh gunung api masih belum stabil sehingga potensi letusan berikutnya tetap mengintai sewaktu-waktu.

Radius Bahaya dan Kewaspadaan Warga Pesisir

Melihat kondisi vulkanik yang masih dinamis, ancaman bahaya yang perlu diwaspadai mencakup lontaran material batu pijar, hujan abu lebat di sekitar kawah dan area terdampak angin, hingga kemungkinan terbentuknya aliran lava baru jika erupsi berskala besar kembali terulang.

Baca Juga

Tiga Pulau Disisir Cari Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Tim SAR Ungkap Hasilnya

Tiga Pulau Disisir Cari Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Tim SAR Ungkap Hasilnya

BNPB secara tegas mengingatkan masyarakat, wisatawan, maupun kalangan pendaki untuk mematuhi rekomendasi teknis dengan tidak beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

Selain pembatasan jarak aman di kawasan pulau gunung api, BNPB turut mengimbau masyarakat di kawasan pesisir Banten dan Lampung agar tetap tenang dan menjalankan kegiatan harian seperti biasa. Warga diminta tidak mudah terpancing atau memercayai isu tsunami liar yang dikaitkan dengan aktivitas erupsi, kecuali informasi tersebut disiarkan langsung melalui kanal resmi pemerintah.

Sumber: Liputan6

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

bnpb

Berita Terbaru Lainnya

Ferry Boboho Kembalikan Rp 5 Miliar ke KejagungTiga Pulau Disisir Cari Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Tim SAR Ungkap Hasilnya550 Paket Selimut dan Alas Tidur Disalurkan untuk Pengungsi Gempa NTTKasus Virus West Nile di Belanda Meningkat, 18 Orang Terinfeksi dan 3 Meninggal DuniaMelawan Saat Ditangkap, Maling Motor Kawakan di Tangerang Dilumpuhkan PolisiKeliru, Indonesia Bakal Diguncang Gempa Dahsyat pada Akhir 2026Dapur Umum Ini Targetkan 21.000 Porsi bagi Warga Terdampak Gempa FloresNexAl Targetkan Rp 2,54 T dari Rights Issue, Bakal Kembangkan Al Data Center

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap