Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

BPI Danantara Dinilai Perkuat Kepercayaan Investor Asing di Indonesia

Uria KilaDiterbitkan 4 Agu 2026 - 07.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BPI Danantara Dinilai Perkuat Kepercayaan Investor Asing di Indonesia
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Apakah pembentukan lembaga investasi baru seperti Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara benar-benar mampu meyakinkan pemodal global untuk menanamkan modalnya di Indonesia? Pertanyaan ini kerap muncul di kalangan pelaku usaha seiring dengan langkah pemerintah merestrukturisasi pengelolaan aset negara. Bagi GMR Group, perusahaan multinasional asal India, kehadiran lembaga baru ini dipandang sebagai sinyal positif yang dapat mendongkrak optimisme serta meningkatkan kepercayaan investor asing terhadap iklim investasi di tanah air.

Srinivas Bommidala, selaku Business Chairman International Airports & Energy GMR, mengungkapkan pandangan tersebut saat berbicara kepada Media Indonesia di Visakhapatnam, India, pada akhir pekan lalu. Menurutnya, pembentukan Danantara dalam waktu yang relatif singkat sejak dimulainya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memberikan kepastian baru. Terlebih lagi, lembaga investasi ini kini mengelola portofolio aset yang sangat besar, yakni berkisar pada angka US$900 miliar dan diproyeksikan segera mendekati US$1 triliun. Skala pengelolaan aset yang masif ini diyakini mampu memberikan daya tawar dan stabilitas yang lebih kuat di mata pelaku usaha internasional.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Langkah GMR Group di Indonesia sendiri bukanlah hal baru. Perusahaan raksasa asal India ini telah merealisasikan investasinya melalui kemitraan strategis dengan PT Angkasa Pura II untuk mengembangkan Bandara Internasional Kualanamu yang berlokasi di Sumatera Utara. Kerja sama ini diwujudkan melalui pembentukan perusahaan patungan bernama PT Angkasa Pura Aviasi dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Kerja sama ini dirancang untuk jangka waktu 25 tahun yang telah dimulai sejak tahun 2022 lalu. Dalam struktur kepemilikan saham joint venture tersebut, PT Angkasa Pura II memegang porsi mayoritas sebesar 51 persen, sedangkan GMR Airports menguasai 49 persen sisanya.

Baca Juga

IHSG Diproyeksi Menguat Ditopang Inflasi Terkendali dan Penurunan Harga Minyak

IHSG Diproyeksi Menguat Ditopang Inflasi Terkendali dan Penurunan Harga Minyak

Kemitraan di Bandara Kualanamu ini mengusung target besar, yaitu mentransformasikan bandara tersebut menjadi salah satu hub penerbangan internasional utama di wilayah barat Indonesia. Selain itu, proyek ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dengan kawasan Asia Selatan. Srinivas Bommidala mengisyaratkan bahwa GMR Airports Limited memiliki ketertarikan untuk memperluas ekspansi investasi mereka di Indonesia. Namun, rencana ekspansi ini sangat bergantung pada kebijakan pemerintah di masa mendatang, terutama jika ada peluang yang lebih besar bagi pihak swasta untuk terlibat langsung dalam pengelolaan bandara di tanah air.

Di sisi lain, ekosistem investasi Indonesia juga bersiap menghadapi dinamika baru tahun depan, di mana perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Eropa ditargetkan mulai bergulir. Untuk menyelaraskan langkah ke depan, BP BUMN bersama Danantara saat ini tengah menyusun peta strategi transformasi BUMN untuk lima tahun mendatang. Langkah integrasi ini diharapkan dapat membuat pengelolaan aset negara menjadi jauh lebih efisien dan kompetitif secara global.

Baca Juga

Toyota Pamerkan Veloz Hybrid Cut Body dan Mobil JDM Daihatsu di GIIAS 2026

Toyota Pamerkan Veloz Hybrid Cut Body dan Mobil JDM Daihatsu di GIIAS 2026

Kendati membawa optimisme, pembentukan dan peran baru Danantara tidak lepas dari perhatian dan catatan kritis dari pelaku usaha domestik. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) turut menanggapi rencana pelibatan Danantara ke dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Sebagian kalangan mengkhawatirkan adanya risiko pergeseran batas (boundary) antara otoritas pembuat kebijakan dengan lembaga independen akibat keterlibatan tersebut. Menanggapi kekhawatiran ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa posisi Danantara di dalam KSSK nantinya hanya sebatas memberikan masukan, bukan sebagai pengambil keputusan otoritatif yang dapat mengaburkan independensi lembaga keuangan lainnya.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Investasi AsingDanantaraGMR GroupBandara Kualanamu

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Diproyeksi Menguat Ditopang Inflasi Terkendali dan Penurunan Harga MinyakToyota Pamerkan Veloz Hybrid Cut Body dan Mobil JDM Daihatsu di GIIAS 2026Pemuda Tewas Tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat Usai Cekcok dengan Mantan KekasihPangkalan Militer Iran di Perbatasan Diserang, Satu Prajurit Tewas dan Satu Terluka ParahSuhu Ekstrem Tembus 42,5 Derajat Celsius, Korea Selatan Minta Warga Hentikan Aktivitas Luar RuanganAirlangga Hartarto Paparkan Tiga Sinyal Positif Penguat Ekonomi IndonesiaImpor Migas Melonjak, Indonesia Catat Defisit Neraca Perdagangan pada Juni 2026Pameran Wastra di Museum Sultra Dorong Ekonomi Kreatif dan Kesejahteraan Perajin Lokal

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap