Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Pangkalan Militer Iran di Perbatasan Diserang, Satu Prajurit Tewas dan Satu Terluka Parah

Wahyu SuryaniDiterbitkan 4 Agu 2026 - 08.38 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pangkalan Militer Iran di Perbatasan Diserang, Satu Prajurit Tewas dan Satu Terluka Parah
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Sebuah pangkalan militer milik Angkatan Darat Iran yang terletak di dekat desa perbatasan Sianav, Kabupaten Marivan, menjadi sasaran serangan mendadak pada Minggu, 2 Agustus 2026. Insiden penyerangan yang berlangsung sekitar pukul 03.00 waktu setempat tersebut memicu terjadinya kontak senjata yang sangat sengit dan mematikan. Akibat dari peristiwa berdarah di area perbatasan ini, satu prajurit Angkatan Darat Iran dilaporkan tewas di lokasi kejadian, sementara seorang personel militer lainnya mengalami luka-luka yang sangat fatal.

Organisasi hak asasi manusia Hengaw Organization for Human Rights mengidentifikasi prajurit Angkatan Darat Iran yang gugur dalam pertempuran tersebut sebagai Abolfazl Goudarzi. Korban dilaporkan meninggal dunia secara langsung di tempat kejadian. Sementara itu, rekan prajuritnya yang mengalami luka fatal segera dievakuasi dari lokasi kontak senjata menuju ke sebuah pusat medis yang berada di wilayah Marivan guna mendapatkan penanganan medis darurat secara intensif.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Kejadian penyerangan terhadap pos perbatasan ini juga telah dikonfirmasi secara resmi oleh pihak militer setempat. Melalui pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Brigade Marivan ke-328 Angkatan Darat Iran, dibenarkan bahwa pangkalan militer perbatasan mereka memang menjadi sasaran serangan tak terduga. Dalam keterangan tersebut, pihak brigade membenarkan bahwa pangkalan perbatasan tersebut menjadi target gempuran dari tembakan RPG serta amunisi berkeliaran (loitering munitions).

Baca Juga

Penyelundupan 20 Kg Ganja Digagalkan di Bakauheni, Kurir Menyerahkan Diri Sebelum Digeledah

Penyelundupan 20 Kg Ganja Digagalkan di Bakauheni, Kurir Menyerahkan Diri Sebelum Digeledah

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber internal Hengaw, serangan mematikan di perbatasan tersebut melibatkan para pejuang dari kelompok Partai Kehidupan Bebas Kurdistan (PJAK). Setelah terlibat dalam baku tembak yang sengit dengan tentara penjaga pangkalan perbatasan Iran, para anggota PJAK dilaporkan langsung menarik diri dari medan pertempuran. Kelompok pejuang tersebut dikabarkan berhasil mundur sepenuhnya dari lokasi bentrokan tanpa menderita kerugian atau korban jiwa sama sekali.

Serangan di wilayah perbatasan Marivan ini terjadi di tengah situasi keamanan regional yang semakin rentan. Kerentanan tersebut meningkat setelah pihak Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk menarik sistem pertahanan udara Patriot dari pangkalan militer mereka yang berada di Wilayah Otonomi Kurdistan, Irak Utara. Menurut laporan yang ditulis oleh jurnalis Amberin Zaman untuk media Al-Monitor, proses penarikan kekuatan pertahanan udara milik militer AS ini dilaporkan sudah mulai berjalan sejak pekan lalu.

Dalam proses reposisi kekuatan militer tersebut, seluruh baterai rudal anti-udara Patriot milik Amerika Serikat kini telah dipindahkan sepenuhnya ke sebuah lokasi yang dirahasiakan. Kendati demikian, beberapa sistem pertahanan sekunder milik militer AS dilaporkan masih tetap disiagakan di pangkalan militer yang terletak di Irak Utara tersebut. Penarikan sistem pertahanan udara utama ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri mengenai dinamika keamanan regional di masa mendatang.

Baca Juga

Malaysia Selidiki Celah Keamanan KLIA Usai Kopilot Bawa 26 Kg Ekstasi ke Indonesia

Malaysia Selidiki Celah Keamanan KLIA Usai Kopilot Bawa 26 Kg Ekstasi ke Indonesia

Pemerintah Iran diprediksi dapat menafsirkan langkah reposisi pertahanan yang dilakukan oleh pihak militer Amerika Serikat ini sebagai sebuah celah peluang untuk melancarkan lebih banyak serangan mematikan ke Wilayah Kurdistan. Terlebih lagi, Wilayah Kurdistan selama ini memang dikenal berfungsi sebagai tempat perlindungan dan basis pelarian bagi banyak kelompok oposisi Kurdi-Iran yang menentang pemerintahan di Teheran.

Sejak perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran dimulai pada tanggal 28 Februari lalu, wilayah Kurdistan Irak memang telah menjadi target gempuran yang sangat intensif. Wilayah tersebut tercatat telah dihantam oleh sekitar 1.000 rudal dan drone. Rentetan gempuran tersebut tidak hanya menelan puluhan korban jiwa, tetapi juga memaksa sejumlah perusahaan energi besar untuk menangguhkan seluruh kegiatan operasional mereka secara total di kawasan tersebut demi keselamatan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Amerika SerikatIranTimur TengahMiliterKurdistan

Berita Terbaru Lainnya

Penyelundupan 20 Kg Ganja Digagalkan di Bakauheni, Kurir Menyerahkan Diri Sebelum DigeledahMalaysia Selidiki Celah Keamanan KLIA Usai Kopilot Bawa 26 Kg Ekstasi ke IndonesiaVideo Viral Pemuda Pekalongan Mengaku Dibegal hingga Jari Putus Ternyata Rekayasa Pakai WortelPemkab Konawe Utara dan SPKS Dorong Percepatan STDB dan Sertifikasi ISPO Sawit BerkelanjutanStrategi Diversifikasi Umara Group dalam Memperluas Pasar KulinerKenaikan Suku Bunga Bank Indonesia Berhasil Menarik Modal Asing hingga 9 Miliar Dolar ASIHSG Diproyeksikan Menguat pada Perdagangan Selasa (4/8)LPS Bantah Fenomena 'Makan Tabungan', Catat Pertumbuhan pada Simpanan Nasabah Kecil

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap