Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Malaysia Selidiki Celah Keamanan KLIA Usai Kopilot Bawa 26 Kg Ekstasi ke Indonesia

Yolanda TobanDiterbitkan 4 Agu 2026 - 09.48 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Malaysia Selidiki Celah Keamanan KLIA Usai Kopilot Bawa 26 Kg Ekstasi ke Indonesia
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Kasus penyelundupan narkoba internasional kembali menjadi perhatian setelah seorang kopilot asal Malaysia dengan inisial MSO ditangkap karena diduga menyelundupkan narkotika jenis ekstasi. Penyelundupan barang haram ini dilakukan dari Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Indonesia. Penangkapan terhadap MSO membuka tabir adanya celah keamanan di bandara asal, yang kini memicu penyelidikan mendalam oleh otoritas terkait di Malaysia. Kasus ini mengejutkan publik karena melibatkan seorang kru penerbangan aktif yang seharusnya mematuhi standar keselamatan dan keamanan penerbangan yang ketat.

Upaya penyelundupan narkoba ini berhasil digagalkan setelah MSO tiba di Indonesia. Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
yang bertugas melakukan pengawasan ketat berhasil mengidentifikasi dan menggagalkan penyelundupan tersebut. Dari hasil penindakan yang dilakukan oleh petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, ditemukan barang bukti berupa pil ekstasi sebanyak 70.144 butir. Berat keseluruhan dari puluhan ribu butir ekstasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 26 kilogram. Penemuan barang bukti dalam jumlah besar ini langsung ditindaklanjuti dengan proses hukum terhadap kopilot yang bersangkutan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kepolisian Malaysia kini tengah mendalami bagaimana MSO bisa lolos dari pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) meskipun dirinya membawa koper yang berisi narkotika dalam jumlah besar. MSO diduga memanfaatkan posisinya sebagai kru pesawat untuk melewati pemeriksaan. Ia disinyalir menggunakan jalur khusus kru pesawat yang jalurnya terpisah dari jalur pemeriksaan penumpang reguler. Hal yang lebih mengejutkan lagi, MSO diduga melakukan tugas penerbangan tersebut saat berada di bawah pengaruh narkotika, yang tentunya sangat membahayakan keselamatan penerbangan.

Baca Juga

Pemerintah Siapkan Tambahan DBH Rp70 Triliun untuk Pemda, Purbaya Tunggu Instruksi Presiden

Pemerintah Siapkan Tambahan DBH Rp70 Triliun untuk Pemda, Purbaya Tunggu Instruksi Presiden

Menyusul insiden ini, penyelidikan menyeluruh segera dilakukan di Malaysia pada hari Senin (4/8/2026). Proses penyelidikan kasus ini melibatkan koordinasi erat dari berbagai instansi penting di Malaysia. Instansi yang terlibat di antaranya adalah Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM), Kementerian Perhubungan Malaysia (MOT), Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS), serta Malaysia Aviation Group (MAG). Semua pihak berkolaborasi untuk mengusut tuntas bagaimana penyelundupan ini bisa terjadi dan mencari tahu apakah ada kelemahan sistemik dalam pengawasan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Direktur Jenderal Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS), Mohd Shuhaily Mohd Zain, memberikan pernyataan tegas terkait prosedur pengamanan di bandara. Mohd Shuhaily Mohd Zain menyatakan bahwa pada dasarnya seluruh kru penerbangan di Malaysia tetap diwajibkan untuk menjalani pemeriksaan keamanan secara ketat ketika berada di bandara. Selain itu, Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa mereka tidak akan memberikan toleransi sedikit pun apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya keterlibatan dari oknum petugas lain yang membantu MSO untuk meloloskan koper berisi narkoba tersebut melewati pemeriksaan di KLIA.

Baca Juga

Wabah Parasit Cyclospora Meluas di AS, Dua Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Wabah Parasit Cyclospora Meluas di AS, Dua Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Di sisi lain, pihak maskapai melalui Malaysia Aviation Group (MAG) juga mengambil langkah cepat untuk menanggapi kasus serius ini. Malaysia Aviation Group menyatakan komitmennya untuk mengevaluasi secara menyeluruh prosedur pemeriksaan yang berlaku saat ini. Tidak hanya mengevaluasi, pihak MAG juga akan memperketat seluruh prosedur pemeriksaan terhadap semua kru pesawat yang akan melakukan penerbangan. Langkah tegas ini diambil demi memastikan kepatuhan terhadap hukum serta menjaga standar keselamatan penerbangan agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

bandara soekarno-hattaPenyelundupan Narkobakliamalaysia aviation group

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Siapkan Tambahan DBH Rp70 Triliun untuk Pemda, Purbaya Tunggu Instruksi PresidenWabah Parasit Cyclospora Meluas di AS, Dua Orang Dilaporkan Meninggal DuniaTrump Beri Ultimatum ke Iran, Capai Kesepakatan atau Hadapi PemenggalanBea Cukai Jambi Tindak Penimbunan Rokok Ilegal, Pelaku Bayar Denda Rp250 JutaIndonesia dan Thailand Sepakat Perkuat Ketahanan dan Keamanan ASEANPemkot Madiun Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih Gratis Sambut HUT RI ke-81Roy Suryo Kembali Uji Penetapan Tersangka Kasus Ijazah Jokowi di PN Jakarta SelatanBanjir Landa Kota Padang, Tim Gabungan Evakuasi Warga di Tiga Kecamatan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap