Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Politik

Indonesia dan Thailand Sepakat Perkuat Ketahanan dan Keamanan ASEAN

Marthen PalutunganDiterbitkan 4 Agu 2026 - 10.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Indonesia dan Thailand Sepakat Perkuat Ketahanan dan Keamanan ASEAN
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah Indonesia dan Thailand telah sepakat untuk memperkuat kerja sama strategis antara kedua negara. Langkah ini secara khusus ditujukan guna meningkatkan stabilitas, keamanan, serta ketahanan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Komitmen penting ini diumumkan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
bersama dengan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul. Pengumuman komitmen strategis tersebut disampaikan di sela-sela pertemuan bilateral yang digelar oleh kedua pemimpin di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (3/8). Melalui pertemuan ini, kedua negara bertekad untuk menyatukan visi dalam menghadapi tantangan regional.

Dalam jalannya pertemuan bilateral tersebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan penekanan yang sangat penting mengenai posisi historis kedua negara. Beliau menegaskan bahwa sebagai negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Thailand memikul tanggung jawab bersama yang besar untuk memelihara dan menjaga perdamaian serta kemakmuran di wilayah Asia Tenggara. Menurut Presiden Prabowo, peran historis sebagai pendiri organisasi ini menuntut kedua negara untuk terus berkolaborasi erat demi masa depan kawasan yang lebih aman dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya.

Lebih lanjut, dalam konteks stabilitas kawasan, Presiden Prabowo menyoroti perlunya menjaga sentralitas ASEAN. Beliau menggarisbawahi bahwa sentralitas organisasi ini harus tetap dipertahankan agar dapat terus berfungsi sebagai jangkar utama bagi stabilitas regional di Asia Tenggara. Dalam kaitan ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kedua negara harus terus aktif berkontribusi. "Indonesia dan Thailand harus terus memainkan peran kepemimpinan dalam memperkuat ketahanan dan relevansi ASEAN," ujar Presiden Prabowo guna menegaskan pentingnya kepemimpinan yang konsisten dari kedua belah pihak.

Baca Juga

Destry Damayanti Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo pada 5 Agustus untuk Bahas Inflasi Pangan

Destry Damayanti Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo pada 5 Agustus untuk Bahas Inflasi Pangan

Selain membahas penguatan internal ASEAN, kedua pemimpin juga memberikan perhatian mendalam pada krisis politik yang saat ini masih terus berlangsung di Myanmar. Terkait dengan krisis politik tersebut, Presiden Prabowo dan PM Anutin menegaskan kembali dukungan penuh mereka terhadap implementasi Konsensus Lima Poin ASEAN. Dukungan bersama ini menunjukkan komitmen kuat dari Indonesia dan Thailand dalam mengawal penyelesaian masalah di Myanmar agar dapat berjalan sesuai dengan kesepakatan bersama yang telah dirumuskan oleh negara-negara anggota ASEAN.

Sebagai bagian dari implementasi konsensus tersebut, kedua pemimpin mendesak agar kekerasan di Myanmar segera dihentikan. Mereka juga menyerukan agar proses dialog inklusif segera didorong untuk melibatkan semua pihak yang berkepentingan. Selain itu, mereka meminta agar bantuan kemanusiaan dapat diperluas secara signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Presiden Prabowo menyatakan, "Indonesia dan Thailand akan terus bekerja sama untuk mendorong ASEAN memainkan peran konstruktif dalam mendukung terciptanya perdamaian berkelanjutan di Myanmar," yang mempertegas komitmen kolaboratif kedua negara.

Baca Juga

Bea Cukai Jambi Tindak Penimbunan Rokok Ilegal, Pelaku Bayar Denda Rp250 Juta

Bea Cukai Jambi Tindak Penimbunan Rokok Ilegal, Pelaku Bayar Denda Rp250 Juta

Pertemuan bilateral di Istana Merdeka ini tidak hanya membatasi pembahasan pada isu-isu di dalam kawasan Asia Tenggara saja. Presiden Prabowo dan PM Anutin juga bertukar pandangan mengenai berbagai perkembangan internasional yang terjadi di tingkat global. Salah satu isu internasional yang secara spesifik menjadi fokus pembahasan kedua pemimpin adalah eskalasi konflik yang saat ini tengah meningkat di kawasan Timur Tengah. Kedua pemimpin merasa perlu untuk menyampaikan sikap bersama terkait situasi keamanan global yang kian memprihatinkan tersebut.

Menyikapi perkembangan konflik di Timur Tengah, kedua pemimpin menyerukan penghentian permusuhan segera oleh semua pihak yang terlibat. Presiden Prabowo dan PM Anutin mendesak agar seluruh pertikaian tersebut dapat diselesaikan melalui jalur negosiasi diplomatik. Mereka menekankan bahwa penyelesaian diplomatik tersebut harus dilakukan dengan senantiasa mematuhi dan sesuai dengan hukum internasional yang berlaku. Langkah ini dipandang penting guna meredakan ketegangan dan mengembalikan perdamaian serta stabilitas keamanan di tingkat dunia.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo Subiantohubungan bilateralASEANIndonesiaAnutin CharnvirakulThailand

Berita Terbaru Lainnya

Destry Damayanti Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo pada 5 Agustus untuk Bahas Inflasi PanganInvestor Asing Lakukan Rotasi Portofolio, Saham Defensif Jadi IncaranPola Asuh dan Kecukupan Nutrisi Jadi Kunci Utama Tumbuh Kembang AnakPelatihan Kebencanaan Perkuat Peran Perempuan di Kawasan Pesisir CilacapPrakiraan Cuaca Jawa Tengah 4 Agustus 2026, Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir RobPemerintah Siapkan Tambahan DBH Rp70 Triliun untuk Pemda, Purbaya Tunggu Instruksi PresidenWabah Parasit Cyclospora Meluas di AS, Dua Orang Dilaporkan Meninggal DuniaTrump Beri Ultimatum ke Iran, Capai Kesepakatan atau Hadapi Pemenggalan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap