Jagat media sosial belakangan ini dihebohkan oleh sebuah rekaman video viral yang memperlihatkan seorang pemuda mengaku telah menjadi korban aksi pembegalan. Pemuda berusia 19 tahun dengan inisial BW tersebut merupakan warga Desa Wringinagung, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Dalam video yang beredar luas di tengah masyarakat, BW tampak sedang berada di depan sebuah rumah dengan kondisi tubuh yang berlumuran cairan berwarna gelap. Hal yang paling menarik perhatian sekaligus membuat ngeri warganet adalah ketika ia memamerkan sebuah benda yang diletakkan sedemikian rupa sehingga sekilas sangat mirip dengan potongan jari manusia yang terputus akibat aksi kejahatan jalanan tersebut.
Melihat keresahan yang ditimbulkan oleh video tersebut di tengah masyarakat, pihak kepolisian dari Kepolisian Resor Pekalongan tidak tinggal diam. Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, memberikan keterangan bahwa jajarannya langsung bergerak cepat untuk menindaklanjuti video yang mulai viral pada hari Minggu (2/8). Sebagai langkah awal penyelidikan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi yang dilaporkan dan disebut-sebut sebagai tempat kejadian perkara (TKP) pembegalan tersebut. Selain melakukan olah TKP awal, polisi juga langsung melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap BW, pemuda yang mengaku sebagai korban dalam rekaman video tersebut.








