Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

IHSG Diproyeksi Menguat Ditopang Inflasi Terkendali dan Penurunan Harga Minyak

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 4 Agu 2026 - 08.49 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IHSG Diproyeksi Menguat Ditopang Inflasi Terkendali dan Penurunan Harga Minyak
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bergerak menguat ke level 6.358 hingga 6.454 pada pembukaan perdagangan hari Selasa (4/8). Prospek penguatan indeks saham domestik ini ditopang oleh kombinasi sentimen positif dari dalam negeri dan global, mulai dari tingkat inflasi yang tetap terkendali hingga penurunan harga minyak mentah di pasar internasional. Tren ini diharapkan mampu membalikkan arah IHSG yang pada perdagangan hari Senin (3/8) sebelumnya ditutup melemah tipis sebesar 1,63 poin atau sekitar 0,03 persen ke posisi 6.234,93.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Secara teknikal, pergerakan indeks menunjukkan indikasi positif yang cukup kuat untuk jangka menengah. Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, memaparkan bahwa tren pergerakan IHSG saat ini tengah berada dalam fase akumulasi. Kondisi fase akumulasi ini dinilai memiliki potensi besar untuk melanjutkan ekspansi dengan membentuk momentum bullish ke depan. Di sisi lain, valuasi saham di pasar modal Indonesia juga dinilai masih relatif menarik bagi para pelaku pasar, dengan rasio Price to Earnings (P/E) yang tercatat berada di level 9,30x.

Kendati demikian, para investor tetap perlu mencermati beberapa indikator teknikal yang menunjukkan sinyal beragam. Berdasarkan analisis indikator teknikal terkini, indikator Stochastics K_D serta Relative Strength Index (RSI) sebetulnya masih memperlihatkan sinyal negatif. Namun, kekhawatiran tersebut dapat sedikit teredam karena volume transaksi di bursa justru terpantau mengalami penguatan yang cukup signifikan pada periode perdagangan terakhir.

Baca Juga

Penyelundupan 20 Kg Ganja Digagalkan di Bakauheni, Kurir Menyerahkan Diri Sebelum Digeledah

Penyelundupan 20 Kg Ganja Digagalkan di Bakauheni, Kurir Menyerahkan Diri Sebelum Digeledah

Selain faktor teknikal bursa, stabilitas makroekonomi dalam negeri menjadi pilar utama yang menyokong optimisme pasar. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa tingkat inflasi tahun kalender Indonesia per Juli 2026 terkendali di level 1,65 persen. Rendahnya angka inflasi ini tidak lepas dari dampak penurunan harga minyak mentah dunia, baik untuk jenis West Texas Intermediate (WTI) maupun Brent. Penurunan harga minyak mentah tersebut secara langsung membantu menekan risiko inflasi yang biasanya dipicu oleh lonjakan biaya energi global.

Di kancah internasional, meredanya premi risiko geopolitik turut memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan. Salah satu pemicunya adalah pernyataan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengindikasikan bahwa proses negosiasi dengan Iran akan segera dimulai pada pekan ini. Meredanya ketegangan geopolitik global tersebut pada akhirnya memberikan ruang yang cukup bagi Bank Indonesia (BI) untuk menjaga stabilitas kebijakan moneter nasional serta mempertahankan BI-Rate.

Baca Juga

Malaysia Selidiki Celah Keamanan KLIA Usai Kopilot Bawa 26 Kg Ekstasi ke Indonesia

Malaysia Selidiki Celah Keamanan KLIA Usai Kopilot Bawa 26 Kg Ekstasi ke Indonesia

Senada dengan proyeksi tersebut, analisis dari MNC Sekuritas juga menunjukkan peluang penguatan bagi indeks domestik. Pihak MNC Sekuritas menilai bahwa meskipun IHSG sempat mengalami koreksi tipis pada perdagangan hari sebelumnya, posisi indeks secara umum masih aman karena bergerak di atas level rata-rata pergerakan 60 hari atau Moving Average 60 (MA60). MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang untuk melanjutkan tren penguatan dengan target pergerakan di rentang 6.352 hingga 6.545.

Walaupun peluang penguatan cukup terbuka, pelaku pasar tetap disarankan untuk tidak mengabaikan potensi risiko koreksi. Investor diimbau untuk mewaspadai adanya kemungkinan pembalikan arah atau reversal dalam jangka pendek. Jika pembalikan arah ini terjadi, IHSG diperkirakan dapat melemah dan bergerak menuju rentang level 6.122 hingga 6.180. Oleh karena itu, kehati-hatian dalam mengambil keputusan investasi tetap menjadi kunci utama di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

inflasiBank Indonesiaminyak mentahIHSGPasar Saham

Berita Terbaru Lainnya

Penyelundupan 20 Kg Ganja Digagalkan di Bakauheni, Kurir Menyerahkan Diri Sebelum DigeledahMalaysia Selidiki Celah Keamanan KLIA Usai Kopilot Bawa 26 Kg Ekstasi ke IndonesiaVideo Viral Pemuda Pekalongan Mengaku Dibegal hingga Jari Putus Ternyata Rekayasa Pakai WortelPemkab Konawe Utara dan SPKS Dorong Percepatan STDB dan Sertifikasi ISPO Sawit BerkelanjutanStrategi Diversifikasi Umara Group dalam Memperluas Pasar KulinerKenaikan Suku Bunga Bank Indonesia Berhasil Menarik Modal Asing hingga 9 Miliar Dolar ASIHSG Diproyeksikan Menguat pada Perdagangan Selasa (4/8)LPS Bantah Fenomena 'Makan Tabungan', Catat Pertumbuhan pada Simpanan Nasabah Kecil

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap