Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusinessPopuler
Beranda/Keuangan

BSI Dorong Penerapan Penjaminan Simpanan Emas dalam Ekosistem Bullion Bank

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 21 Agu 2026 - 11.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BSI Dorong Penerapan Penjaminan Simpanan Emas dalam Ekosistem Bullion Bank
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS), yang lebih dikenal dengan sebutan BSI, secara aktif terus mendorong adanya sistem penjaminan simpanan emas dalam ekosistem bullion bank di Indonesia. Langkah ini dinilai sebagai bagian penting dari upaya memperkuat fondasi industri perbankan syariah nasional. Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengungkapkan bahwa dorongan untuk menghadirkan penjaminan ini merupakan komitmen perseroan dalam memperkokoh ekosistem perbankan emas di masa mendatang agar dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

Kondisi riil saat ini menunjukkan bahwa memang belum ada mekanisme penjaminan resmi yang menaungi produk-produk simpanan emas di sektor perbankan tanah air. Belum tersedianya penjaminan atas produk emas ini menjadi perhatian tersendiri bagi pelaku industri seperti BSI. Menurut penjelasan dari Anggoro Eko Cahyo, secara ideal memang harus ada lembaga atau pihak penjamin yang melindungi simpanan emas milik nasabah. Beliau menegaskan bahwa BSI tidak bisa sendirian dalam melakukan penjaminan tersebut, sehingga diperlukan kolaborasi demi terwujudnya sistem penjaminan yang kredibel.

Terkait dengan upaya perintisan sistem tersebut, BSI telah mengambil langkah nyata dengan menggelar pembicaraan bersama Bank Indonesia (BI). Pertemuan dan diskusi dengan pihak Bank Indonesia ini secara khusus membahas mengenai prospek dan regulasi penjaminan simpanan emas. Melalui pembicaraan awal ini, BSI berharap dapat menyelaraskan visi dengan bank sentral guna merumuskan solusi terbaik bagi perlindungan nasabah simpanan emas di masa depan, demi menciptakan rasa aman di kalangan masyarakat.

Baca Juga

Rencana Bank Syariah Indonesia (BRIS) Kembangkan Produk ETF Emas

Rencana Bank Syariah Indonesia (BRIS) Kembangkan Produk ETF Emas

Sembari menunggu proses perumusan sistem penjaminan yang ideal dari regulator, operasional transaksi emas di BSI tetap berjalan lancar dengan skema yang aman. Transaksi emas yang dilaksanakan oleh BSI saat ini menerapkan skema transaksi emas ke emas atau yang dikenal sebagai transaksi gold-to-gold. Keamanan transaksi ini didukung penuh oleh keberadaan fisik emas yang secara nyata disimpan dan berada di bawah pengelolaan BSI. Dengan demikian, fisik emas tersebut bertindak langsung sebagai aset dasar atau underlying dari setiap transaksi emas yang dilakukan oleh nasabah.

Dari sisi legalitas usaha, BSI sendiri sebenarnya telah mengantongi izin resmi dari pihak regulator untuk menjalankan kegiatan usaha simpanan emas. Berbekal izin dari regulator tersebut, saat ini BSI tengah sibuk menyiapkan produk simpanan emas yang akan ditawarkan kepada masyarakat. Kendati demikian, Anggoro Eko Cahyo mengemukakan bahwa pihak perseroan saat ini masih memilih untuk mempersiapkan pasarnya terlebih dahulu secara matang sebelum resmi meluncurkan produk simpanan emas baru tersebut ke publik secara luas.

Baca Juga

Telkom Rampingkan Anak Usaha dari 68 Menjadi 18 Entitas

Telkom Rampingkan Anak Usaha dari 68 Menjadi 18 Entitas

Potensi bisnis dari komoditas emas di lingkungan BSI sendiri tercatat sangat besar dan terus menunjukkan tren yang positif. Hingga saat ini, total emas kelolaan yang berhasil dihimpun oleh BSI telah mencapai volume sekitar 24 ton. Jumlah emas kelolaan yang cukup besar ini terdiri dari berbagai produk layanan emas yang dimiliki oleh perseroan, yang mencakup produk gadai emas, produk tabungan emas, serta produk-produk emas lainnya. Dengan jumlah kelolaan mencapai 24 ton ini, BSI memiliki modal kuat untuk terus mengembangkan bisnis emasnya.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Rencana Bank Syariah Indonesia (BRIS) Kembangkan Produk ETF EmasTelkom Rampingkan Anak Usaha dari 68 Menjadi 18 EntitasMengenal Sesar Opak, Patahan Aktif di Balik Gempa BantulNiat Menonton Tawuran Lewat Instagram Live, Pelajar 15 Tahun di Solear Dibacok hingga Pergelangan Tangan Nyaris PutusKebakaran Melanda Kramat Sawah Senen, Puluhan Mobil Damkar DikerahkanLSBPI MUI Gagas ISSA-Palestine 2026, Sayembara Cerita Pendek Internasional untuk PalestinaPeran Manusia Tetap Krusial di Era Keamanan Siber Berbasis AIMengapa Marcus Rashford Lelah Menjadi Bahan Pembicaraan Media dan Podcast?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusiness

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap