Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusinessPopuler
Beranda/Ekonomi & Bisnis

Rencana Bank Syariah Indonesia (BRIS) Kembangkan Produk ETF Emas

Uria KilaDiterbitkan 21 Agu 2026 - 11.45 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rencana Bank Syariah Indonesia (BRIS) Kembangkan Produk ETF Emas
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Langkah ekspansi instrumen investasi syariah di Indonesia berpotensi menjadi semakin bervariasi dengan adanya rencana baru dari pelaku industri perbankan syariah. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. atau yang dikenal dengan kode emiten BRIS menyatakan ketertarikannya untuk mengembangkan produk investasi berupa exchange traded fund (ETF) emas. Minat untuk menggarap produk keuangan ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, sebagai salah satu langkah strategis dalam memperluas portofolio bisnis investasi berbasis logam mulia di bawah naungan perseroan.

Meskipun demikian, realisasi produk ETF emas oleh BSI masih membutuhkan waktu dan persiapan yang matang. Saat ini, pihak manajemen perseroan masih terus menyiapkan berbagai aspek penting, baik dari sisi internal bisnis maupun kesiapan regulasi eksternal sebelum produk tersebut benar-benar diluncurkan ke pasar. Anggoro Eko Cahyo menjelaskan bahwa proses pengembangan produk baru di industri perbankan memang memerlukan waktu yang relatif lebih lama. Hal ini disebabkan oleh persiapan regulasi di sektor perbankan yang tidak bisa dilakukan secepat lembaga keuangan non-bank. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap seluruh aturan otoritas keuangan menjadi prioritas utama yang tengah diselaraskan oleh manajemen BSI saat ini.

Baca Juga

Telkom Rampingkan Anak Usaha dari 68 Menjadi 18 Entitas

Telkom Rampingkan Anak Usaha dari 68 Menjadi 18 Entitas

Sembari mematangkan persiapan instrumen ETF emas tersebut, BSI juga terus berfokus untuk mengoptimalkan layanan investasi emas yang saat ini sudah berjalan dan dinikmati oleh nasabah. Hingga kini, total emas kelolaan yang berada di bawah pengawasan BSI tercatat telah mencapai kisaran 24 ton. Jumlah kelolaan yang cukup besar ini mencakup emas yang dihimpun melalui produk gadai emas serta produk tabungan emas. Anggoro Eko Cahyo memaparkan bahwa perseroan secara aktif mengejar pertumbuhan pada produk tabungan emas. Langkah ini diambil karena tabungan emas dinilai menjadi salah satu produk pembeda atau diferensiasi utama bagi BSI ketika menawarkan layanan perbankan syariah kepada masyarakat luas.

Selain rencana peluncuran ETF emas di masa mendatang, BSI saat ini juga tengah mempersiapkan pengembangan lini bisnis simpanan emas. Dari sisi legalitas dan kepatuhan hukum, BSI dipastikan telah mengantongi seluruh izin yang diperlukan dari regulator terkait untuk menjalankan operasional bisnis simpanan emas tersebut. Dalam pelaksanaannya nanti, transaksi dalam bisnis simpanan emas ini akan menggunakan skema gold to gold. Melalui skema ini, emas yang berhasil dihimpun dari para nasabah dipastikan akan memiliki underlying berupa emas fisik secara nyata, sehingga aspek keamanan dan transparansi transaksi syariah tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga

Respons Toba Pulp Lestari Terkait Isu Korupsi Pajak Rp2 Triliun

Respons Toba Pulp Lestari Terkait Isu Korupsi Pajak Rp2 Triliun

Untuk mendukung kelancaran operasional bisnis simpanan emas tersebut, BSI kini sedang aktif membangun sebuah ekosistem pasar yang terintegrasi. Melalui pembangunan ekosistem ini, BSI dapat menyalurkan emas yang telah disimpan oleh masyarakat secara aman kepada toko-toko emas yang sedang membutuhkan pasokan bahan baku. Manajemen BSI memandang bahwa pengembangan bisnis emas ini tidak sekadar bertujuan untuk memperbesar skala bisnis bullion bank mereka. Lebih dari itu, bisnis emas ini juga diposisikan sebagai salah satu strategi utama perseroan untuk mengakuisisi nasabah-nasabah baru yang ingin beralih ke layanan perbankan syariah.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Telkom Rampingkan Anak Usaha dari 68 Menjadi 18 EntitasMengenal Sesar Opak, Patahan Aktif di Balik Gempa BantulNiat Menonton Tawuran Lewat Instagram Live, Pelajar 15 Tahun di Solear Dibacok hingga Pergelangan Tangan Nyaris PutusKebakaran Melanda Kramat Sawah Senen, Puluhan Mobil Damkar DikerahkanLSBPI MUI Gagas ISSA-Palestine 2026, Sayembara Cerita Pendek Internasional untuk PalestinaPeran Manusia Tetap Krusial di Era Keamanan Siber Berbasis AIMengapa Marcus Rashford Lelah Menjadi Bahan Pembicaraan Media dan Podcast?Ahli Hukum Pidana Ungkap Pentingnya Penyidikan Pidana Asal Terkait Temuan Emas di Rumah Febrie

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusiness

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap