Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Business

Bumi di Ujung Tanduk, Warga Dunia Mulai Tak Subur-Ekonomi Terancam

Bambang HandayaniDiterbitkan 29 Agu 2026 - 00.56 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bumi di Ujung Tanduk, Warga Dunia Mulai Tak Subur-Ekonomi Terancam
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Profesor ekonomi Jesus Fernandez-Villaverde dari University of Pennsylvania bersama peneliti Patrick Norrick dari Northwestern University merilis riset komprehensif yang memperingatkan ancaman penurunan populasi global terhadap pertumbuhan ekonomi dunia.

Dalam studi berjudul "Terra Incognita: The Economics of a Shrinking World", kedua peneliti memproyeksikan bahwa mulai tahun 2026, tingkat kelahiran manusia di bumi kemungkinan besar berada di bawah ambang batas pergantian generasi (replacement level). Kondisi ini menandakan jumlah kelahiran lebih rendah dibandingkan angka yang dibutuhkan untuk mempertahankan stabilitas jumlah penduduk dalam jangka panjang.

Ambang batas pergantian populasi global berada di kisaran angka 2,2 kelahiran per wanita. Namun, data terkini menunjukkan tingkat kesuburan global diperkirakan tidak lebih tinggi dari 2,19.

Baca Juga

Ngenes! Tragedi 19 Kebakaran Kapal di Laut RI Biang Keroknya Sama

Ngenes! Tragedi 19 Kebakaran Kapal di Laut RI Biang Keroknya Sama

Tren Penurunan Kelahiran di Ratusan Negara

Kajian tersebut meneliti dinamika demografi di 236 negara dan wilayah sepanjang periode 1950 hingga 2023. Dari data tersebut, penurunan tingkat kesuburan secara signifikan terjadi di 219 negara. Secara rata-rata, angka kelahiran di berbagai belahan dunia merosot sekitar 0,062 kelahiran per wanita setiap tahunnya.

Kondisi penurunan ini tidak hanya terjadi di negara-negara maju, tetapi juga meluas ke negara berkembang. Pada tahun 2025, tingkat kesuburan tercatat anjlok tajam di beberapa negara, antara lain:

  • Thailand: 0,87
  • Kolombia: 1,01
  • Iran: 1,35
  • Brasil: 1,52

Berdasarkan pemodelan yang dilakukan para peneliti, populasi manusia diperkirakan mencapai puncaknya di kisaran 9 miliar jiwa pada tahun 2056, sebelum akhirnya mulai memasuki fase penurunan berkepanjangan.

Baca Juga

Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan, Ini Biaya yang Bikin Maskapai Boncos

Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan, Ini Biaya yang Bikin Maskapai Boncos

Dampak Langsung terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Penurunan angka kelahiran secara berkelanjutan memicu kontraksi angkatan kerja yang berpotensi membebani pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Sebagai contoh, simulasi pada perekonomian Amerika Serikat menunjukkan bahwa kombinasi pertumbuhan produktivitas tahunan sebesar 2 persen dengan penyusutan tenaga kerja sebesar 0,5 persen akan memangkas pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) menjadi sekitar 1,5 persen.

Fenomena demografi ini menjadi tantangan baru bagi stabilitas fiskal, sistem pensiun, serta dinamika produktivitas global seiring bergesernya struktur usia penduduk dunia.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ekonomi globalpertumbuhan ekonomi

Berita Terbaru Lainnya

Pemprov DKI Alokasikan Rp 250 Juta untuk Kajian Ikan Sapu-Sapu di Perubahan APBD 2026Hampir 50 Persen Dana Presiden untuk Penanganan Gempa NTT sudah DisalurkanNgenes! Tragedi 19 Kebakaran Kapal di Laut RI Biang Keroknya SamaDuo Maling Gagal Ditangkap Warga di Bogor, Sempat Kabur ke Semak-semakMantan Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga Meninggal DuniaLedakan LPG di Tambora, Satu Orang Luka BakarWN China Ditangkap di Ngurah Rai, Selundupkan 10,4 Kg EmasDetik-detik Gas 3 Kg Meledak di Warteg Jakbar hingga Warga Berhamburan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap