Bupati Bogor Rudy Susmanto meluruskan sumber api yang membakar kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga di Kecamatan Cibungbulang. Berbeda dari dugaan umum mengenai gas di timbunan sampah aktif, kebakaran tersebut dipicu oleh api dari lahan pertanian di seberang area tempat pembuangan.
Kobaran api dari lahan tani tersebut kemudian merambat ke area pembuangan sampah lama yang sudah tidak lagi difungsikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor maupun Pemerintah Kota Bogor. Berdasarkan pemantauan hingga siang hari, kobaran api telah melahap lahan seluas 5 hektare.
Potret Bencana di RI, Wilayah di Sumatra Ini Dihantam Kebakaran-Banjir

Petugas gabungan saat ini masih memfokuskan upaya pemadaman pada empat titik api yang masih menyala. Kondisi arah angin yang bertiup ke timur menjadi perhatian khusus karena berisiko mempercepat perambatan ke area lain. Untuk membendung pergerakan api, tiga unit beko dikerahkan ke lokasi guna menggali parit di sepanjang garis hijau batas wilayah.
Kebakaran yang bermula sejak semalam tersebut sebelumnya mendorong Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) meminta evakuasi sementara bagi warga serta kalangan pemulung di sekitar kawasan TPA Galuga. Rumah-rumah terdekat dan tenda pemulung disterilkan oleh petugas demi keamanan.
Kemenkes Kirim 160 Nakes Batch 2 ke NTT Perkuat Psikososial Korban Gempa

Selain faktor embusan angin, proses pemadaman sempat terhambat oleh kerumunan warga yang menonton di sekitar jalur menuju lokasi. Deretan sepeda motor warga yang terparkir di badan jalan menyulitkan manuver armada pemadam kebakaran yang hendak masuk menjangkau titik api.






