Kisah dalam semesta Jujutsu Kaisen karya Gege Akutami selalu menyajikan pertarungan sengit antar-pengguna kekuatan magis. Namun, salah satu momen paling mengejutkan terjadi ketika Satoru Gojo, penyihir terkuat di dunia, nyaris kehilangan nyawanya di tangan seorang pria tanpa energi kutukan sama sekali. Karakter tersebut adalah Toji Fushiguro, yang dikenal dengan julukan Sorcerer Killer atau Pembunuh Penyihir. Toji menjadi orang pertama yang nyaris membunuh Satoru Gojo selama alur cerita Hidden Inventory Arc saat Gojo dan rekannya, Suguru Geto, masih berstatus sebagai siswa di SMA Jujutsu.
Untuk memahami bagaimana seorang non-penyihir bisa menyudutkan penyihir terkuat, kita perlu melihat latar belakang fisiknya yang unik. Lahir dengan nama Toji Zenin, ia memilih meninggalkan klan Zenin dan mengubah nama belakangnya menjadi Fushiguro setelah menikah dengan mengambil marga istrinya. Ayah kandung dari Megumi Fushiguro ini terlahir dengan kondisi ekstrem bernama Heavenly Restriction atau Pembatasan Surgawi. Berbeda dengan Maki Zenin yang masih memiliki sedikit energi kutukan, Toji benar-benar memiliki nol energi kutukan. Sebagai gantinya, ia memiliki kemampuan fisik dan indra yang luar biasa tajam. Setelah keluar dari klannya, ia bekerja sebagai pembunuh bayaran yang khusus menargetkan para penyihir.
Langkah krusial dalam persiapan Toji adalah menyembunyikan persenjataannya agar tidak terdeteksi. Karena tidak memiliki energi kutukan, Toji menyimpan seluruh senjata kutukannya di dalam roh kutukan kecil yang ia telan dan simpan di perutnya. Salah satu senjata paling mematikan yang ia siapkan adalah Inverted Spear of Heaven. Senjata kutukan ini memiliki kemampuan khusus yang mampu membatalkan segala jenis teknik kutukan apa pun saat bersentuhan langsung dengan target.
Penerapan Irigasi Tetes Berbasis IoT oleh Universitas Akprind Indonesia di Magelang

Langkah berikutnya adalah merancang strategi untuk melemahkan fokus target. Ketika menerima kontrak untuk membunuh Riko Amanai yang merupakan Star Plasma Vessel, Toji tahu ia harus menghadapi Gojo. Ia tidak langsung menyerang, melainkan menyewa pembunuh lain untuk meneror target secara terus-menerus. Hal ini memaksa Gojo untuk terus-menerus mengaktifkan teknik Six Eyes miliknya selama berhari-hari tanpa henti hingga mengalami kelelahan ekstrem.
Langkah terakhir adalah eksekusi serangan kejutan di saat pertahanan target melemah. Begitu Gojo tiba kembali di SMA Jujutsu dalam kondisi lelah, Toji muncul secara tiba-tiba. Ketiadaan energi kutukan pada tubuh Toji membuatnya tidak terdeteksi oleh indra pendeteksi energi kutukan milik Gojo. Toji kemudian menusuk Gojo menggunakan Inverted Spear of Heaven, menembus pertahanan mutlaknya dan hampir membunuhnya di tempat.
Penyelesaian Konflik Tata Niaga Timah di Bangka Belitung dan Dampaknya bagi Masyarakat

Meskipun Toji akhirnya tewas di tangan Satoru Gojo setelah Gojo berhasil bangkit kembali, aksi nekat sang Sorcerer Killer ini meninggalkan dampak yang sangat besar. Peristiwa tragis tersebut secara tidak langsung menyebabkan perubahan ideologi pada Suguru Geto. Di masa depan, Gojo sendiri terus menghadapi tantangan berat, mulai dari disegel di dalam Prison Realm鈥攐bjek terkutuk tingkat tinggi yang berfungsi sebagai penjara dimensi鈥攈ingga pertarungan puncaknya melawan Ryomen Sukuna yang berakhir di Chapter 236 manga Jujutsu Kaisen. Gojo bahkan sempat mengakui bahwa Yuta Okkotsu melebihi dirinya dalam hal jumlah murni energi kutukan. Namun, taktik matang yang diperlihatkan Toji Fushiguro tetap menjadi catatan sejarah penting sebagai momen pertama di mana sang penyihir terkuat berhasil ditundukkan oleh kecerdikan taktis manusia biasa.






