Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Edukasi

Dampak Penggunaan Gawai Berlebihan terhadap Keterlambatan Bicara Anak Usia Dini

Rimba NainggolanDiterbitkan 26 Jul 2026 - 23.00 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dampak Penggunaan Gawai Berlebihan terhadap Keterlambatan Bicara Anak Usia Dini
Foto/Ilustrasi: Kumparan
A-A+

Rentang usia nol hingga enam tahun merupakan masa keemasan atau golden age bagi seorang anak. Pada periode krusial ini, individu mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari fisik, kognitif, sosial-emosional, hingga kemampuan berbahasa. Namun, perubahan besar yang dibawa oleh perkembangan teknologi digital kini memengaruhi keseharian anak usia dini. Perangkat elektronik atau gawai seperti telepon pintar dan tablet telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas manusia. Banyak orang tua kini rutin memberikan gawai kepada anak sebagai media hiburan, atau sekadar agar anak tetap tenang ketika orang tua sedang bekerja maupun melakukan aktivitas lainnya.

Perkembangan bahasa adalah proses bertambahnya kemampuan anak dalam memahami dan menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, yang mencakup keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Bahasa berfungsi sebagai sarana utama bagi anak untuk berkomunikasi, mengekspresikan perasaan, memahami lingkungan, serta membangun hubungan sosial. Kemampuan ini sangat dipengaruhi oleh stimulasi sejak dini, interaksi dengan orang tua, lingkungan keluarga dan sekolah, serta pengalaman bermain. Semakin sering anak diajak berbicara, berdiskusi, mendengarkan cerita, dan bermain bersama, maka kemampuan bahasanya akan berkembang dengan baik. Sebaliknya, penggunaan gawai yang terlalu lama justru membuat anak lebih banyak menerima informasi secara pasif daripada melakukan komunikasi dua arah yang aktif.

Ketika anak menghabiskan waktu berlebihan di depan layar, kesempatan mereka untuk berinteraksi secara langsung dengan orang tua maupun teman sebaya menjadi sangat berkurang. Padahal, interaksi sosial merupakan faktor utama dalam mengasah kemampuan berbahasa. Dampak negatif yang sering ditemukan akibat kondisi ini adalah keterlambatan berbicara, di mana anak mengalami kesulitan dalam mengucapkan kata maupun menyusun kalimat. Selain itu, perbendaharaan kata atau kosakata anak berkembang lebih lambat karena minimnya komunikasi langsung. Paparan video digital yang berganti dengan cepat juga membuat anak sulit berkonsentrasi dan fokus ketika mendengarkan penjelasan dari guru atau orang tua. Bahkan, kebiasaan berinteraksi dengan layar menurunkan rasa percaya diri anak saat harus berkomunikasi langsung dengan orang lain.

Baca Juga

Bobby Soal Siswa Keracunan MBG Hilang Ingatan, Secara Medis, Tak Ada Gangguan

Bobby Soal Siswa Keracunan MBG Hilang Ingatan, Secara Medis, Tak Ada Gangguan

Munculnya fenomena keterlambatan perkembangan bahasa akibat gawai tidak lepas dari berbagai faktor pemicu di lingkungan sehari-hari. Kurangnya pengawasan dari orang tua serta kebiasaan menjadikan gawai sebagai pengasuh merupakan penyebab yang paling sering terjadi. Selain itu, mudahnya akses internet dan besarnya pengaruh lingkungan sekitar semakin mempercepat paparan teknologi pada anak. Situasi ini kerap diperparah oleh kurangnya aktivitas bermain di luar rumah, sehingga perhatian anak sepenuhnya tertuju pada perangkat digital. Tanpa pengawasan dan batasan waktu yang jelas, gawai yang sebetulnya dirancang untuk memudahkan aktivitas manusia justru membawa dampak yang merugikan bagi tumbuh kembang anak.

Untuk mengatasi dan mencegah dampak negatif tersebut, orang tua perlu melakukan serangkaian langkah nyata secara bijaksana. Upaya utama yang harus diterapkan adalah membatasi durasi penggunaan gawai sesuai dengan usia anak serta memberikan teladan penggunaan perangkat digital yang baik. Orang tua disarankan untuk memperbanyak kegiatan yang merangsang perkembangan bahasa, seperti mengajak anak bermain secara langsung, membacakan buku cerita setiap hari, serta rutin mengajak anak berdiskusi dan bercerita. Melibatkan anak dalam berbagai aktivitas keluarga juga sangat efektif untuk meningkatkan intensitas komunikasi dan membangun interaksi yang hangat di dalam rumah.

Baca Juga

Kebakaran di RSSA Malang Diduga Imbas Korsleting Listrik dari Dapur Gizi

Kebakaran di RSSA Malang Diduga Imbas Korsleting Listrik dari Dapur Gizi

Pada dasarnya, penggunaan gawai pada anak usia dini tetap dapat memberikan manfaat apabila dikelola secara tepat. Perangkat elektronik dapat dimanfaatkan untuk menonton video edukatif, mendengarkan cerita, atau memainkan permainan yang mendidik. Namun, stimulasi bahasa yang sesungguhnya tetap berasal dari komunikasi aktif dan lingkungan yang mendukung, bukan sekadar dari media digital. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang erat antara orang tua di rumah dan guru di sekolah. Ketika orang tua aktif mendampingi serta membatasi media digital, dan guru memberikan pembelajaran yang interaktif di kelas, anak akan memperoleh kesempatan optimal untuk belajar menyimak, berbicara, dan berkomunikasi secara maksimal.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

tumbuh kembang anakgawaiketerlambatan bicaraparentingperkembangan bahasa

Berita Terbaru Lainnya

Area Parkir Pabrik di Demak Kebakaran, 20 Motor HangusBobby Soal Siswa Keracunan MBG Hilang Ingatan, Secara Medis, Tak Ada GangguanBGN Bakal Gunakan Gedung Telkom, Danantara Jelaskan Skema Optimalisasi Aset dan Kepatuhan RegulasiDanantara Siapkan KDKMP Jadi Saluran Distribusi Subsidi PemerintahPeredaran Rokok Ilegal Tekan Industri Tembakau dan Penerimaan DaerahSebelum Beralih ke Mobil Listrik, Konsumen Perlu Coba LangsungPrabowo soal Demokrat, Tak Pernah Bakar-Bakar saat Tidak BerkuasaDi Hadapan Prabowo, AHY Tegaskan Posisi Demokrat di Pemerintahan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap