Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusinessPopuler
Beranda/Pendidikan

Di Balik Runway Jogja Fashion Week, Industri Tekstil Justru Kekurangan Talenta

Wahyu SuryaniDiterbitkan 20 Agu 2026 - 04.33 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Di Balik Runway Jogja Fashion Week, Industri Tekstil Justru Kekurangan Talenta
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Ajang bergengsi Jogja Fashion Week 2026 tidak hanya menjadi wadah untuk menampilkan keindahan karya para perancang busana di atas panggung, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Program Studi Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia (UII). Melalui keikutsertaannya dalam Jogja Fashion Week 2026 tersebut, Program Studi Rekayasa Tekstil UII berupaya memperkenalkan sisi lain dari industri tekstil yang selama ini jarang diketahui oleh masyarakat luas. Di balik gemerlapnya busana yang tampil di atas runway, industri tekstil sebenarnya tengah menghadapi tantangan besar terkait ketersediaan sumber daya manusia. Sektor industri ini secara aktif terus mencari dan membutuhkan tenaga ahli baru untuk mendukung keberlanjutan operasional mereka.

Tingginya kebutuhan akan talenta terampil ini sangat berkaitan erat dengan perkembangan industri tekstil yang begitu pesat di wilayah Jawa Tengah. Kepala Program Studi Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia (UII), Rina Afiani Rebia, menjelaskan bahwa dinamika perkembangan industri di Jawa Tengah tersebut memicu lonjakan kebutuhan terhadap tenaga kerja ahli di bidang tekstil. Saat ini, salah satu persoalan utama yang dihadapi oleh industri adalah adanya kesenjangan sumber daya manusia pada level manajerial yang benar-benar menguasai tekstil. Rina mengungkapkan bahwa pada kenyataannya, pihak industri tekstil justru aktif mengejar-ngejar pihak kampus untuk meminta lulusan agar dapat segera bekerja di perusahaan mereka.

Baca Juga

Rencana Donald Trump Temui Kim Jong-un Akhir Tahun Ini untuk Pulihkan Hubungan

Rencana Donald Trump Temui Kim Jong-un Akhir Tahun Ini untuk Pulihkan Hubungan

Kesenjangan sumber daya manusia di tingkat manajerial yang benar-benar menguasai bidang tekstil ini coba dijawab melalui kurikulum pendidikan yang komprehensif di perguruan tinggi. Selama menempuh pendidikan di Program Studi Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia, para mahasiswa dibekali dengan berbagai keilmuan yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini. Mahasiswa di program studi ini mempelajari berbagai disiplin ilmu mulai dari material dan serat, manufaktur dan pengujian tekstil, kimia tekstil, teknologi nano, hingga teknologi tekstil fungsional. Penguasaan materi-materi spesifik ini mempersiapkan para lulusan agar siap mengisi kekosongan tenaga ahli yang sangat dibutuhkan oleh sektor industri tekstil saat ini.

Kondisi kekurangan talenta ahli ini membuat banyak perusahaan tekstil mengambil langkah proaktif dengan langsung menghubungi institusi pendidikan tinggi. Dosen Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia (UII), Ahmad Satria Budiman, membenarkan bahwa perusahaan-perusahaan tekstil secara rutin menghubungi pihak kampus untuk mencari dan merekrut lulusan baru. Posisi pekerjaan yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut juga sangat beragam dan bervariasi. Ahmad Satria Budiman menyebutkan bahwa posisi yang ditawarkan untuk para lulusan ini meliputi peran penting sebagai supervisor, staf ahli di bagian laboratorium, hingga posisi sebagai merchandiser di perusahaan tekstil.

Baca Juga

Panduan Kemendikdasmen agar Pembelajaran Tetap Berjalan bagi Satuan Pendidikan Terdampak Gempa NTT

Panduan Kemendikdasmen agar Pembelajaran Tetap Berjalan bagi Satuan Pendidikan Terdampak Gempa NTT

Besarnya permintaan dari sektor industri terhadap lulusan Rekayasa Tekstil UII bahkan membuat beberapa perusahaan tidak ingin menunggu hingga mahasiswa menyelesaikan masa studinya secara penuh. Sebagai langkah antisipasi untuk mengamankan talenta terbaik, terdapat beberapa perusahaan yang menawarkan program beasiswa kepada mahasiswa sejak mereka baru memasuki semester lima. Beasiswa ini diberikan dengan skema perjanjian khusus, yaitu setelah menyelesaikan pendidikan mereka, para mahasiswa tersebut akan langsung bekerja di perusahaan yang memberikan beasiswa tersebut. Program ini menjadi bukti nyata betapa krusialnya kebutuhan akan tenaga ahli rekayasa tekstil yang kompeten di tengah pesatnya perkembangan industri saat ini.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Industri Tekstil

Berita Terbaru Lainnya

Rencana Donald Trump Temui Kim Jong-un Akhir Tahun Ini untuk Pulihkan HubunganGelombang Panas Ekstrem, Petani Jepang Alihkan Jam Kerja ke Malam dan Dini HariPNM Melayani Lebih dari 23,1 Juta Nasabah Ultra Mikro di Seluruh IndonesiaMenhub Dudy Purwagandhi Soroti Kelelahan Awak Kapal dan Tegaskan Aturan Jam KerjaGaruda Indonesia Uji Coba Layanan Internet Berkecepatan Tinggi di PesawatBI Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen, Ini Empat Kebijakan Agustus 2026Bank Indonesia Catat Kredit Perbankan Tumbuh 13,58 Persen pada Juli 2026Polisi Bongkar Sindikat Meterai Palsu, Ungkap Cara Identifikasi Pakai Air Liur

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusiness

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap