Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Dugaan Bullying Berujung Maut, Siswa SMP di Pemalang Meninggal Dunia

Yolanda TobanDiterbitkan 5 Agu 2026 - 13.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dugaan Bullying Berujung Maut, Siswa SMP di Pemalang Meninggal Dunia
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Kematian tragis yang menimpa seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, kini tengah menjadi perhatian publik secara luas. Korban yang diketahui bernama Ahmad Al Fian, seorang remaja berusia 13 tahun, merupakan warga asal Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal. Siswa SMP Negeri tersebut diduga mengembuskan napas terakhirnya setelah menjadi korban aksi perundungan atau bullying yang dilakukan oleh rekan-rekannya sendiri. Kejadian yang sangat pilu ini tidak hanya menimbulkan duka yang mendalam bagi pihak keluarga korban, tetapi juga langsung memicu penyelidikan yang intensif dari aparat kepolisian setempat.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
Sebelum dinyatakan meninggal dunia, Ahmad Al Fian sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Korban menjalani perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Mardhatillah Muhammadiyah Randudongkal pada hari Minggu, tanggal 2 Agustus 2026. Namun, setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit tersebut selama satu hari, nyawa remaja berusia 13 tahun ini tidak dapat diselamatkan. Ahmad Al Fian akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada hari Minggu malam setelah upaya perawatan medis dilakukan.

Kasus dugaan perundungan yang berujung pada hilangnya nyawa siswa SMP ini mulai ditangani secara resmi oleh pihak berwajib setelah anggota Polsek Randudongkal menerima laporan atau aduan terkait meninggalnya korban pada hari Minggu, 2 Agustus 2026. Segera setelah menerima laporan tersebut, tindakan cepat langsung diambil oleh aparat kepolisian. Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pemalang bersama dengan personel Polsek Randudongkal langsung mendatangi rumah duka yang berlokasi di Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal. Kedatangan petugas kepolisian ke rumah duka tersebut bertujuan untuk melakukan pengecekan di lokasi serta mengumpulkan keterangan dan pernyataan awal dari kedua orang tua korban.

Baca Juga

Cuaca Buruk dan Turbulensi Paksa 22 Penerbangan ke Denver Dialihkan

Cuaca Buruk dan Turbulensi Paksa 22 Penerbangan ke Denver Dialihkan

Dalam upaya untuk mengetahui penyebab pasti dari kematian korban secara medis dan hukum, pihak kepolisian kemudian memutuskan untuk melakukan tindakan autopsi terhadap jenazah Ahmad Al Fian. Langkah autopsi ini diambil agar penyidik kepolisian mendapatkan gambaran yang lebih jelas, transparan, dan detail mengenai penyebab utama kematian remaja asal Desa Semingkir tersebut. Pelaksanaan autopsi terhadap jenazah korban ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan resmi dari kedua orang tua Ahmad Al Fian.

Hingga saat ini, Polres Pemalang masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengusut dugaan aksi perundungan atau bullying yang dialami oleh Ahmad Al Fian sebelum dirinya meninggal dunia. Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP M. Faizal Wildan Umar Rela, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah memeriksa total 11 orang saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Para saksi yang menjalani pemeriksaan tersebut terdiri atas pegawai bagian hubungan masyarakat (humas) sekolah, sejumlah guru, serta siswa yang merupakan teman sekelas korban. Proses pemeriksaan terhadap para saksi ini pada awalnya dikerjakan di Mapolsek, namun kemudian ditarik ke Mapolres guna penanganan penyelidikan yang lebih lanjut.

Baca Juga

Presiden Prabowo Segera Umumkan Paket Insentif 500 Ribu Kendaraan Listrik

Presiden Prabowo Segera Umumkan Paket Insentif 500 Ribu Kendaraan Listrik

Selain meminta keterangan dari belasan saksi dan melakukan proses autopsi terhadap jenazah korban, penyidik kepolisian juga berupaya mengumpulkan bukti-bukti medis yang kuat. Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil rekam medis resmi dari RS Mardhatillah Muhammadiyah Randudongkal tempat korban sempat dirawat. Hasil rekam medis tersebut sangat dibutuhkan oleh penyidik Polres Pemalang untuk melengkapi berkas penyelidikan dan membantu mengungkap fakta-fakta klinis terkait kondisi kesehatan terakhir korban sebelum meninggal dunia.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PemalangPerundunganPolres PemalangKasus Anak

Berita Terbaru Lainnya

Cuaca Buruk dan Turbulensi Paksa 22 Penerbangan ke Denver DialihkanPresiden Prabowo Segera Umumkan Paket Insentif 500 Ribu Kendaraan ListrikBea Cukai Gagalkan Penyelundupan 99,5 Ton Rotan ke MalaysiaJaksa Agung Nonaktifkan Sementara Febrie Adriansyah Usai Jadi Tersangka TPPUPenyebab Penumpang KMP Mutiara Sentosa II Tidak Menggunakan Sekoci Saat KebakaranKPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Muara Enim EdisonPria Bersenjata Ditangkap di Lapangan Golf Trump Jelang Kunjungan PresidenPemerintah Janjikan Insentif Tambahan Jika Toyota Pindahkan Pabrik ke Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap