Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 99,5 Ton Rotan ke Malaysia

Yolanda TobanDiterbitkan 5 Agu 2026 - 14.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 99,5 Ton Rotan ke Malaysia
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Upaya pengiriman ilegal bahan baku komoditas strategis keluar dari wilayah Indonesia berhasil digagalkan oleh jajaran penegak hukum laut di kawasan perbatasan. Tim gabungan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menghentikan pergerakan kapal KLM Brothers yang membawa puluhan ton rotan mentah di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia. Muatan hasil hutan tersebut rencananya akan diselundupkan menuju Tawau, Malaysia, tanpa melalui prosedur ekspor yang sah sesuai ketentuan kepabeanan.

Keberhasilan penindakan ini berawal dari penerimaan informasi intelijen pada 17 Juni 2026 mengenai adanya indikasi pengiriman ilegal komoditas rotan dari wilayah Indonesia. Menindaklanjuti data intelijen tersebut, operasi penindakan segera dibentuk dengan mengerahkan tim gabungan. Tim ini melibatkan unsur Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Kantor Pusat DJBC, Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim), KPPBC TMP B Tarakan, serta KPPBC TMP C Nunukan. Langkah penyisiran yang dilakukan oleh tim patroli di perairan perbatasan akhirnya membuahkan hasil pada 18 Juni 2026, ketika kapal KLM Brothers berhasil dihentikan dan diperiksa di tengah laut.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
Baca Juga

U-turn Depan Stasiun Depok Ditutup pada Jam Sibuk, Arus Kendaraan ke Arah Jakarta Lancar

U-turn Depan Stasiun Depok Ditutup pada Jam Sibuk, Arus Kendaraan ke Arah Jakarta Lancar

Saat petugas melakukan pemeriksaan fisik terhadap KLM Brothers, ditemukan muatan berupa 1.493 bundel rotan utuh jenis Rotan Sega/Segah. Total bobot rotan mentah yang diangkut kapal tersebut diperkirakan mencapai 99,5 ton, dengan nilai barang yang ditaksir mencapai Rp4,28 miliar. Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Timur, Bagus Nugroho Tamtomo Putro, menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari komitmen instansinya dalam melindungi industri nasional serta mencegah kebocoran pasokan bahan baku lokal. Berdasarkan hukum yang berlaku, praktik ekspor rotan secara ilegal ini dikategorikan sebagai tindak pidana di bidang perdagangan dan kepabeanan. Hingga saat ini, pihak berwenang telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, dan proses penyidikan hukum masih terus berlangsung untuk mengusut kasus tersebut.

Pencegahan ekspor ilegal ini menjadi sangat krusial mengingat kedudukan Pulau Kalimantan sebagai salah satu sentra produksi utama rotan Indonesia. Di saat bahan mentah berkualitas tinggi berupaya dilarikan ke luar negeri secara tidak sah, Indonesia sendiri masih mencatatkan masuknya produk olahan berbahan rotan dari negara lain. Data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa dalam jangka waktu 5 tahun terakhir, Indonesia mengimpor berbagai produk berbahan rotan dengan total nilai mencapai US$ 2.255.948,83. Laporan BPS tersebut juga mengindikasikan bahwa impor produk berbahan rotan mengalami tren peningkatan yang cukup kuat sejak tahun 2023. Nilai impor tahunan tertinggi dalam lima tahun terakhir tercatat terjadi pada tahun 2025 dengan angka mencapai USD 873.079,83. Sebaliknya, nilai impor paling rendah dalam periode lima tahun tersebut tercatat pada tahun 2022, yaitu sebesar US$ 210.542,00.

Baca Juga

Komisi V DPR Panggil Kemenhub Terkait Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Komisi V DPR Panggil Kemenhub Terkait Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Kondisi perdagangan produk rotan nasional semakin kompleks dengan adanya persaingan dari produsen luar negeri di pasar global. Negara pesaing seperti Tiongkok telah memanfaatkan rotan sintetis yang memiliki harga relatif lebih rendah, sehingga mampu memproduksi furnitur berbahan rotan dalam skala besar. Dengan adanya penggagalan penyelundupan 99,5 ton rotan mentah ke Tawau, Malaysia ini, aparat Bea Cukai berupaya menjaga ketersediaan bahan baku di dalam negeri sekaligus menegakkan aturan hukum perdagangan internasional. Penanganan kasus penyelundupan ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat perbatasan laut untuk melindungi potensi komoditas strategis Indonesia dari praktik ekspor ilegal.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bea CukaiPenyelundupan RotanKalimantanPerdagangan Ilegal

Berita Terbaru Lainnya

U-turn Depan Stasiun Depok Ditutup pada Jam Sibuk, Arus Kendaraan ke Arah Jakarta LancarKomisi V DPR Panggil Kemenhub Terkait Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2Pendekatan Baru Jetour di GIIAS 2026, Menjawab Kebutuhan Mobilitas Lewat Beragam Karakter SUVJFX Tegaskan Pentingnya Price Discovery dalam Pembentukan Harga Referensi Komoditi DomestikKoperasi Desa Merah Putih Jadi Wujud Nyata Pemikiran Soemitro DjojohadikusumoCuaca Buruk dan Turbulensi Paksa 22 Penerbangan ke Denver DialihkanPresiden Prabowo Segera Umumkan Paket Insentif 500 Ribu Kendaraan ListrikJaksa Agung Nonaktifkan Sementara Febrie Adriansyah Usai Jadi Tersangka TPPU

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap