Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Komisi V DPR Panggil Kemenhub Terkait Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Marthen PalutunganDiterbitkan 5 Agu 2026 - 15.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Komisi V DPR Panggil Kemenhub Terkait Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Komisi V DPR RI mengambil langkah tegas menyikapi musibah terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Madura. Insiden kebakaran kapal tersebut menjadi perhatian serius setelah dilaporkan menyebabkan lima orang penumpang meninggal dunia. Sebagai bentuk pertanggungjawaban dan upaya evaluasi mendalam, Komisi V DPR RI berencana untuk segera memanggil pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) guna memberikan penjelasan resmi terkait kecelakaan laut yang memakan korban jiwa ini.

Pertemuan atau rapat kerja antara Komisi V DPR RI dengan Kementerian Perhubungan tersebut dijadwalkan akan terlaksana pada hari Rabu, 19 Agustus 2026. Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menegaskan bahwa pemanggilan ini tidak hanya ditujukan kepada jajaran Kemenhub saja. Pihak legislatif juga akan mengundang sejumlah instansi terkait lainnya ke DPR, seperti Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Pelindo, hingga para pihak penyedia jasa pelayaran atau pemilik kapal yang beroperasi. Langkah ini diambil agar seluruh pihak terkait dapat memberikan keterangan yang komprehensif mengenai insiden tersebut.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan tajam Komisi V DPR RI adalah ketidaksesuaian data manifes penumpang KMP Mutiara Sentosa 2. Diketahui bahwa jumlah manifest penumpang yang tercatat secara resmi ternyata lebih sedikit daripada jumlah penumpang riil yang berada di atas kapal saat kejadian. Menanggapi kejanggalan ini, Lasarus selaku Ketua Komisi V DPR RI mempertanyakan kinerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Ia mempertanyakan mengapa pihak KSOP tetap mengizinkan kapal tersebut untuk berlayar, padahal terdapat ketidaksesuaian yang nyata antara data yang mereka pegang dengan jumlah orang yang naik ke atas kapal.

Baca Juga

Pemerintah Rayu Toyota Pindahkan Pusat Manufaktur Utama dari Thailand ke Indonesia

Pemerintah Rayu Toyota Pindahkan Pusat Manufaktur Utama dari Thailand ke Indonesia

Terkait perizinan pelayaran, Lasarus mengingatkan kembali bahwa keputusan untuk memperbolehkan sebuah kapal berlayar atau tidak berlayar sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemerintah, karena otoritas perizinan tersebut berada di tangan pemerintah. Komisi V DPR RI sendiri mengklaim telah berulang kali mengingatkan Kementerian Perhubungan mengenai pentingnya melakukan pengecekan sebelum kapal berlayar. Komisi V DPR RI juga menyoroti masalah anggaran, di mana mereka sebelumnya telah mengingatkan Kemenhub mengenai tidak munculnya anggaran yang cukup untuk melakukan kegiatan ramp check atau pemeriksaan kelaikan kapal sebelum berlayar.

Menyikapi tragedi memilukan di perairan Madura ini, Lasarus secara tegas meminta dilakukannya investigasi secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti terbakarnya Kapal Mutiara Sentosa 2. Sementara proses penyelidikan disiapkan, upaya pencarian dan penyelamatan para korban di lokasi kejadian terus dioptimalkan. Kepala Basarnas, M Syafii, menjelaskan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap para korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 direncanakan akan berlangsung selama tujuh hari sejak dimulainya operasi tersebut.

Baca Juga

Harga Minyak Dunia Merosot Tajam Usai Sinyal Damai AS dan Iran

Harga Minyak Dunia Merosot Tajam Usai Sinyal Damai AS dan Iran

M Syafii menambahkan bahwa keputusan untuk memperpanjang jalannya operasi SAR akan terus dievaluasi. Evaluasi perpanjangan masa pencarian tersebut akan didasarkan pada konfirmasi mengenai adanya korban yang dilaporkan masih hilang, baik yang diterima dari posko pengaduan, pihak KSOP, maupun pihak pemilik kapal. Di sisi lain, aksi penyelamatan cepat terhadap para penumpang kapal saat kejadian berlangsung berhasil terlaksana berkat adanya siaran kedaruratan (emergency broadcast) yang dipancarkan oleh Basarnas Command Center. Siaran tersebut langsung direspons dengan cepat oleh tujuh kapal sipil yang berada di sekitar lokasi kejadian, yang segera datang membantu proses evakuasi para korban di tengah kondisi cuaca buruk yang melanda kawasan perairan tersebut.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BasarnasKemenhubKebakaran KapalKMP Mutiara Sentosa 2Komisi V DPRKeselamatan Pelayaran

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Rayu Toyota Pindahkan Pusat Manufaktur Utama dari Thailand ke IndonesiaHarga Minyak Dunia Merosot Tajam Usai Sinyal Damai AS dan IranSri Mulyani Ditunjuk Jadi Ketua Bersama Penggalangan Dana Bank Dunia untuk Negara MiskinKementerian Ketenagakerjaan Targetkan 270 Ribu Peserta Pelatihan Vokasi dan 50 Ribu Program MagangUtang Pinjaman Online Warga Indonesia Tembus Rp105,14 Triliun pada Juni 2026Kepala BPKH Ungkap Urgensi Revisi UU Keuangan Haji demi Sinkronisasi dan Optimalisasi InvestasiSekda Konawe Selatan Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Berat Terhadap Adik KandungU-turn Depan Stasiun Depok Ditutup pada Jam Sibuk, Arus Kendaraan ke Arah Jakarta Lancar

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap