Pembentukan harga referensi komoditi yang kuat dan tepercaya di dalam negeri tidak dapat dilakukan melalui penetapan secara sepihak. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange (JFX), Yazid Kanca Surya, dalam lokakarya media yang dilaksanakan pada Selasa (4/8/2026). Yazid menegaskan pentingnya proses pembentukan harga atau price discovery yang berlangsung secara terbuka dan transparan. Dalam proses tersebut, penetapan acuan harga pasar mensyaratkan mekanisme perdagangan yang melibatkan partisipasi aktif serta luas dari berbagai pelaku pasar di Indonesia.
Lebih lanjut, Yazid Kanca Surya menjelaskan bahwa harga acuan yang solid dibangun secara bertahap melalui transaksi yang berkesinambungan. Ketika aktivitas perdagangan berjangka di bursa dilaksanakan secara terbuka dengan keterlibatan banyak pelaku pasar, harga yang dihasilkan akan semakin akurat dalam mencerminkan kondisi pasar komoditas yang sesungguhnya. Oleh karena itu, keberadaan mekanisme price discovery yang terbuka dan kontinyu menjadi fondasi utama agar bursa komoditi dapat menghasilkan harga acuan yang valid dan dapat diandalkan oleh para pelaku bisnis.








