Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Penyebab Penumpang KMP Mutiara Sentosa II Tidak Menggunakan Sekoci Saat Kebakaran

Marthen PalutunganDiterbitkan 5 Agu 2026 - 14.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penyebab Penumpang KMP Mutiara Sentosa II Tidak Menggunakan Sekoci Saat Kebakaran
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Musibah kebakaran yang menimpa Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyisakan pertanyaan besar mengenai penggunaan fasilitas penyelamatan. Kapal yang sedang menempuh rute pelayaran dari Surabaya menuju Makassar tersebut dilaporkan terbakar hebat pada Minggu (2/8). Banyaknya penumpang yang melompat ke laut sempat memicu spekulasi bahwa kapal tidak memiliki fasilitas keselamatan yang memadai.

Menanggapi rumor tersebut, Kepala Basarnas

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii membantah kabar yang menyebut
KMP Mutiara Sentosa II
tidak dilengkapi sekoci saat kebakaran terjadi. Dalam konferensi pers yang digelar di posko terpadu di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Selasa (4/8), Syafii memberikan klarifikasi detail mengenai situasi darurat di atas kapal.

Menurut penjelasan Syafii, sekoci maupun perahu karet sebenarnya tersedia dalam jumlah yang cukup di atas kapal. Namun, kru kapal sama sekali tidak sempat menurunkan fasilitas penyelamat tersebut lantaran kondisi kebakaran yang sangat cepat memburuk, sehingga tidak memungkinkan bagi kru untuk mengoperasikannya. Api diketahui pertama kali membakar bagian tengah bawah kapal, lalu dengan cepat menjalar ke arah buritan atau bagian belakang kapal akibat embusan angin.

Baca Juga

U-turn Depan Stasiun Depok Ditutup pada Jam Sibuk, Arus Kendaraan ke Arah Jakarta Lancar

U-turn Depan Stasiun Depok Ditutup pada Jam Sibuk, Arus Kendaraan ke Arah Jakarta Lancar

Faktor lokasi penyimpanan alat keselamatan inilah yang menjadi penyebab utama mengapa sekoci tidak dapat digunakan. Seluruh alat keselamatan seperti sekoci dan Inflatable Life Raft (ILR) berada di bagian buritan kapal, yang justru menjadi titik awal perambatan api yang hebat. Kondisi tersebut memaksa para penumpang untuk mengambil keputusan ekstrem demi menyelamatkan diri. Mereka memilih melompat ke laut karena tidak ada akses aman menuju sekoci yang terkepung api.

Untuk meminimalisasi kepanikan, kru kapal mengarahkan seluruh penumpang untuk segera naik ke anjungan bagian depan. Di lokasi tersebut, para penumpang diberikan jaket keselamatan (life jacket) sebelum akhirnya mereka terpaksa melompat ke air. Berdasarkan data dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), KMP Mutiara Sentosa II sebenarnya telah memenuhi standar keselamatan dengan memiliki enam unit sekoci dan 25 life raft.

Kepala Cabang PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) Surabaya selaku operator kapal, Ferdinan Pondang, turut memastikan bahwa seluruh alat keselamatan tersebut tersedia lengkap di atas kapal saat pelayaran dilakukan. Ferdinan juga menyatakan bahwa sistem alarm kebakaran di kapal tersebut berfungsi dengan baik. Meski demikian, ia mengaku belum mendapatkan informasi lebih lanjut dari nakhoda mengenai apakah alarm tersebut sempat diaktifkan atau tidak saat insiden kebakaran mulai terjadi.

Baca Juga

Komisi V DPR Panggil Kemenhub Terkait Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Komisi V DPR Panggil Kemenhub Terkait Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Dampak dari musibah ini cukup signifikan terhadap keselamatan para penumpang. Berdasarkan data terakhir yang dirilis Basarnas pada Selasa (4/8), sebanyak 238 orang yang berada di kapal tersebut telah berhasil dievakuasi. Namun, peristiwa ini tetap menyisakan duka mendalam karena lima orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Sebagai langkah tindak lanjut, operasi pencarian dan penyelamatan korban kejadian kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep resmi ditutup pada Selasa (4/8). Penutupan operasi SAR ini dilakukan setelah seluruh korban yang terdata berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BasarnasKebakaran KapalSumenepKMP Mutiara Sentosa IIMadura

Berita Terbaru Lainnya

U-turn Depan Stasiun Depok Ditutup pada Jam Sibuk, Arus Kendaraan ke Arah Jakarta LancarKomisi V DPR Panggil Kemenhub Terkait Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2Pendekatan Baru Jetour di GIIAS 2026, Menjawab Kebutuhan Mobilitas Lewat Beragam Karakter SUVJFX Tegaskan Pentingnya Price Discovery dalam Pembentukan Harga Referensi Komoditi DomestikKoperasi Desa Merah Putih Jadi Wujud Nyata Pemikiran Soemitro DjojohadikusumoCuaca Buruk dan Turbulensi Paksa 22 Penerbangan ke Denver DialihkanPresiden Prabowo Segera Umumkan Paket Insentif 500 Ribu Kendaraan ListrikBea Cukai Gagalkan Penyelundupan 99,5 Ton Rotan ke Malaysia

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap