Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Ekonomi

FAA Perketat Pengawasan Terhadap Boeing Setelah Temuan Pelanggaran Produksi

Uria KilaDiterbitkan 28 Jul 2026 - 00.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
FAA Perketat Pengawasan Terhadap Boeing Setelah Temuan Pelanggaran Produksi
Ilustrasi: Click Americana, CC BY 2.0 via Wikimedia Commons.
A-A+

Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) terus meningkatkan tekanan dan pengawasan ketat terhadap produsen pesawat raksasa, Boeing. Langkah ini diambil menyusul serangkaian insiden keselamatan yang melibatkan jet komersial mereka, terutama lini produk 737 MAX. Investigasi mendalam ini bermula setelah insiden lepasnya panel pintu darurat (door plug) pada penerbangan Alaska Airlines pada awal Januari 2024 lalu. Kejadian dramatis tersebut segera memicu perhatian global dan membuka tabir masalah sistemik yang lebih besar terkait kontrol kualitas dan kepatuhan manufaktur di pabrik-pabrik Boeing.

Selama proses audit intensif yang berlangsung selama beberapa bulan, FAA memeriksa fasilitas produksi milik Boeing serta pemasok utama mereka, Spirit AeroSystems. Hasil audit tersebut menunjukkan adanya puluhan titik ketidakpatuhan dalam proses kontrol kualitas pembuatan pesawat. Regulator menemukan bahwa beberapa prosedur kerja tidak diikuti dengan benar oleh para teknisi di lapangan. Menanggapi temuan ini, Administrator FAA Mike Whitaker secara tegas memberikan waktu 90 hari kepada manajemen Boeing untuk merumuskan rencana perbaikan komprehensif guna membenahi budaya keselamatan kerja mereka, yang akhirnya diserahkan Boeing pada akhir Mei 2024.

Baca Juga

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.592.000 per Gram pada 15 September 2026

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.592.000 per Gram pada 15 September 2026

Dampak dari investigasi ini sangat dirasakan oleh industri penerbangan global. FAA mengambil langkah tidak biasa dengan membatasi jumlah produksi pesawat Boeing 737 MAX yang diizinkan setiap bulannya. Pembatasan ini bertujuan untuk memastikan Boeing fokus pada peningkatan kualitas produk dibandingkan mengejar target kuantitas pengiriman. Akibatnya, banyak maskapai penerbangan di seluruh dunia yang mengandalkan armada 737 MAX terpaksa merevisi jadwal penerbangan mereka dan menunda rencana ekspansi bisnis karena keterlambatan pengiriman pesawat baru.

Secara internal, krisis ini memicu guncangan hebat pada struktur kepemimpinan dan stabilitas keuangan Boeing. Perusahaan melaporkan kerugian operasional yang membengkak karena penurunan drastis dalam pengiriman pesawat baru serta peningkatan biaya pengawasan mutu. Tekanan dari regulator, maskapai penerbangan, dan keluarga korban insiden masa lalu akhirnya memaksa terjadinya perombakan manajemen. CEO Boeing, Dave Calhoun, menyatakan mundur dari jabatannya dan digantikan oleh Kelly Ortberg pada Agustus 2024, yang kini memikul tanggung jawab berat untuk memulihkan kredibilitas perusahaan di mata publik.

Baca Juga

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu Jadi Rp2,592 Juta per Gram

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu Jadi Rp2,592 Juta per Gram

Ke depan, tantangan bagi Boeing masih sangat besar karena FAA menyatakan tidak akan terburu-buru melonggarkan pengawasannya. Lembaga regulator tersebut menempatkan inspektur keselamatan tambahan di pabrik-pabrik Boeing untuk memantau setiap proses perakitan secara langsung secara real-time. Keberhasilan Boeing dalam menerapkan rencana aksi keselamatan yang disepakati akan menjadi penentu utama apakah perusahaan dapat kembali meningkatkan kapasitas produksinya atau justru menghadapi sanksi yang lebih berat di masa mendatang. Pemulihan kepercayaan ini menjadi krusial demi menjaga stabilitas industri penerbangan dunia.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BoeinginvestigasiFAAPenerbangankeselamatan

Berita Terbaru Lainnya

Pertamina Minta Maaf soal Antrean Panjang di SPBU MakassarBEI Mulai Terapkan Skema Transaksi Short Selling secara BertahapHarga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.592.000 per Gram pada 15 September 2026Api Masih Muncul, Kotim Kalteng Perpanjang Status Darurat KarhutlaHarga Emas Antam Turun Rp10 Ribu Jadi Rp2,592 Juta per GramPalsukan Izin Tinggal, 5 WNA Sindikat Judol Diciduk Imigrasi di TangerangKRI Canopus Dikerahkan Cari Korban Kapal Virgo di Bawah LautBupati Bogor, Masih Ada Potensi Titik Panas di Bawah Tumpukan Sampah TPA Galuga

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap