Wilayah Tanggamus, Lampung, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,0 pada Senin (7/9) pukul 14.22 WIB. Getaran gempa berpusat di darat tersebut dilaporkan terasa nyata oleh masyarakat di wilayah Kotagung dan Sumberejo.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 5,40 Lintang Selatan dan 104,65 Bujur Timur. Pusat gempa berlokasi di darat, tepatnya sekitar 9 kilometer arah barat laut Tanggamus dengan kedalaman dangkal mencapai 5 kilometer.
Penjelasan BMKG Sejauh Mana Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

Plt. Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menerangkan bahwa gempa bumi ini tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di daerah tersebut. Berdasarkan laporan warga, guncangan di Kotagung dan Sumberejo tercatat berada pada skala intensitas II-III MMI, yakni getaran dirasakan nyata di dalam rumah layaknya truk yang sedang melintas.
Hingga saat ini, BMKG menyampaikan belum ada laporan terkait kerusakan bangunan yang diakibatkan oleh gempa tersebut, dan kondisi di lapangan terpantau masih kondusif. Hasil pemantauan BMKG hingga pukul 14.58 WIB juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Kondisi Selat Sunda di Tengah Erupsi Anak Krakatau, Jalur Laut Aman, Delapan Bandara Terdampak Abu

Sebagai langkah antisipasi, fasilitas kesehatan tetap beroperasi selama 24 jam guna merespons potensi terjadinya lonjakan pasien.






