Pemerintah menempatkan akses pendidikan berkualitas sebagai instrumen utama dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa kehadiran program Sekolah Rakyat bukan sekadar memberikan ruang belajar bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, melainkan juga menjadi bagian dari upaya terpadu membangun kemandirian ekonomi keluarga secara menyeluruh.
Inisiatif ini sejalan dengan strategi Presiden Prabowo yang menitikberatkan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pembenahan sektor pendidikan bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Apa Tujuan Utama Program Sekolah Rakyat Menurut Gus Ipul?
Program Sekolah Rakyat dirancang untuk memastikan anak-anak dari keluarga paling tidak mampu memperoleh pendidikan bermutu tinggi tanpa terkendala biaya. Menurut Gus Ipul, pendidikan berkualitas merupakan kunci mendasar untuk menciptakan tatanan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.
Kebumen Fest 2026 Hadirkan Karnaval Budaya hingga Panggung Seni

Selain mendidik anak-anak, program ini berorientasi pada kemandirian keluarga secara menyeluruh. Pemerintah memandang bahwa intervensi pendidikan anak harus berjalan beriringan dengan perbaikan kondisi kesejahteraan rumah tangga agar pemutusan rantai kemiskinan berjalan efektif.
Siapa Sasaran Siswa dan Fasilitas Apa yang Disediakan?
Sasaran utama Sekolah Rakyat adalah anak-anak yang terpaksa putus sekolah atau mengalami kendala pembiayaan akibat kondisi kemiskinan ekstrem.
Untuk menunjang proses pembelajaran, para siswa memperoleh fasilitas komprehensif tanpa dipungut biaya, meliputi: - Penyediaan asrama bagi siswa. - Paket seragam sekolah gratis. - Akses pembelajaran berkualitas setara standar pendidikan formal.
Polri Bakal Kejar Pihak dan Korporasi Penerima Keuntungan Karhutla di Kalimantan dan Sumatera

Bagaimana Strategi Pemerintah Memberdayakan Orang Tua Siswa?
Intervensi pemerintah tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan pendidikan anak di asrama. Kementerian Sosial turut menjalankan program pemberdayaan sosial yang menyasar langsung orang tua siswa melalui tiga langkah penguatan:
- Peningkatan Keterampilan (Ability): Mengasah dan meningkatkan kapasitas kemampuan kerja atau keahlian orang tua.
- Dukungan Permodalan: Menyediakan kecukupan modal kerja bagi orang tua yang berencana atau sedang merintis usaha.
- Penguatan Aset: Memperkuat aset-aset produktif usaha keluarga guna menopang keberlanjutan pendapatan mandiri.
Berapa Capaian Jumlah Siswa dan Target Sekolah Rakyat ke Depan?
Hingga saat ini, lebih dari 43.000 siswa di seluruh penjuru Indonesia telah terdaftar dan mengikuti program Sekolah Rakyat. Pemerintah telah menetapkan sejumlah target ekspansi untuk memperluas jangkauan program ini:
- Target Penambahan Tahun Depan: Penambahan lebih dari 150.000 siswa baru, sehingga total penerima manfaat ditargetkan mendekati 200.000 siswa.
- Pembangunan Infrastruktur Fisik: Target jangka panjang Presiden menetapkan ketersediaan satu unit gedung permanen Sekolah Rakyat di setiap kabupaten/kota.
- Kapasitas Gedung: Setiap fasilitas permanen di tingkat kabupaten/kota ditargetkan mampu menampung lebih dari 2.000 siswa pada jenjang pendidikan SMP hingga SMA.






