Sepekan pascagempa yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT), Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan percepatan perbaikan jalur transportasi di Pulau Flores. Pendataan awal Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT mencatat sebanyak 94 titik jalan dan jembatan mengalami kerusakan, mencakup 75 titik longsoran, 3 titik amblas, serta 16 jembatan dan duiker.
Dari total sebaran kerusakan tersebut, Tim Satuan Tugas Tanggap Darurat Bencana Direktorat Jenderal Bina Marga telah turun langsung memeriksa 34 titik longsoran dan 9 jembatan/duiker guna menentukan langkah penanganan teknis di lapangan.
Berapa total kerusakan infrastruktur jalan akibat gempa Flores?
Berdasarkan laporan awal BPJN NTT, dampak gempa tersebar di 94 titik infrastruktur jalan nasional, dengan rincian:
Kebumen Fest 2026 Hadirkan Karnaval Budaya hingga Panggung Seni

- 75 titik longsoran tebing dan lereng jalan
- 3 titik jalan amblas
- 16 unit jembatan dan duiker (gorong-gorong drainase)
Kementerian PU memastikan pemeriksaan lapangan terus berjalan untuk memetakan kebutuhan penanganan darurat maupun perbaikan permanen.
Bagaimana langkah penanganan darurat di lapangan?
Instruksi kesiapsiagaan telah diberikan langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo kepada seluruh jajaran balai di NTT sejak hari pertama gempa terjadi. Langkah penanganan lapangan difokuskan pada pembersihan material penutup jalan dan stabilisasi area rawan:
- Pembersihan Material Batuan: Pembersihan runtuhan batu telah diselesaikan di sejumlah titik, termasuk ruas Ruteng–Reo–Kedindi, sehingga arus kendaraan dapat kembali melintas secara dua arah.
- Pengamanan dan Mitigasi Bahaya: Penutupan retakan pada badan dan bahu jalan, pemasangan rambu peringatan di area rawan, serta pembersihan saluran air.
- Penguatan Lereng Lanjutan: Persiapan pemasangan rock bolt, jaring kawat (wire mesh), dan rockfall barrier untuk mencegah risiko longsor susulan.
Ruas jalan mana saja yang sedang ditangani Kementerian PU?
Perbaikan dan mitigasi teknis tersebar di beberapa koridor strategis di Flores:
Gubernur NTB Ungkap Dugaan Sementara Penyebab Kebakaran Kampung Adat Sade

- Kabupaten Manggarai dan sekitarnya: Ruas Ruteng–Reo–Kedindi, ruas Ruteng–Km 210, serta Km 210–Batas Kabupaten Manggarai.
- Wilayah Ende: Ruas Aegela–Batas Kota Ende, Batas Kota Ende–Detusoko, Junction–Wolowaru, dan Wolowaru–Lianunu.
Untuk lokasi dengan tingkat kerentanan lereng yang tinggi di wilayah Ende, Kementerian PU menyiapkan konstruksi permanen berupa dinding penahan tanah, shotcrete, pemasangan jaring aktif, serta penataan sistem drainase pengendali limpasan air dari lereng.
Apakah jalur distribusi logistik dan lalu lintas tetap berfungsi?
Kementerian PU memastikan 15 ruas jalan nasional yang terdampak gempa secara umum tetap dalam kondisi fungsional. Langkah tanggap darurat yang cepat memungkinkan lalu lintas kendaraan umum, distribusi logistik pangan, serta pengiriman bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Flores tetap berjalan lancar.






