Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Market

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Berkinerja Positif Ini Menarik untuk Dilirik

Rimba NainggolanDiterbitkan 29 Jul 2026 - 09.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Berkinerja Positif Ini Menarik untuk Dilirik
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan pergerakan volatil setelah ditutup melemah pada perdagangan Selasa (28/7). Indeks acuan pasar modal Indonesia tersebut terkoreksi 0,89 persen ke level 6.130,59. Tekanan terhadap indeks terlihat dari pelemahan sepuluh dari sebelas sektor saham, dengan sektor properti memimpin penurunan sebesar 3,25 persen. Sebaliknya, sektor non-siklikal menjadi satu-satunya yang menguat dengan kenaikan 0,52 persen.

Beberapa saham menjadi penopang utama indeks, di antaranya saham ASII yang menguat 1,22 persen, BYAN naik 0,62 persen, dan AMRT bertambah 2,29 persen. Namun, hal tersebut belum mampu menahan laju penurunan akibat pelemahan saham MPRO sebesar 14,90 persen, BBCA turun 1,19 persen, serta BMRI terkoreksi 1,44 persen. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp788,57 miliar di pasar reguler dan Rp1,07 triliun di seluruh pasar. Kondisi ini sejalan dengan pelemahan ETF EIDO sebesar 0,82 persen dan MSCI Indonesia yang turun 0,89 persen. Di pasar global, indeks Dow Jones naik 1,03 persen ke level 52.747 dan S&P 500 menguat 0,21 persen ke level 7.428, sedangkan Nasdaq turun 0,22 persen ke level 24.876.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi
Baca Juga

Bursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Bursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Di tengah fluktuasi pasar, laporan keuangan emiten semester I-2026 menjadi sorotan. PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) mencatatkan pendapatan sebesar US$186,48 juta, melonjak 35,53 persen dari US$137,59 juta pada periode yang sama tahun lalu. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat 103,27 persen menjadi US$30,17 juta dari US$14,84 juta. Peningkatan ini didukung oleh laba kotor yang naik 72,51 persen menjadi US$65,71 juta serta EBITDA yang tumbuh 48,98 persen menjadi US$73 juta. Hal ini didorong oleh kenaikan harga jual realisasi amoniak sekitar 70 persen menjadi US$531 per metrik ton, sehingga pendapatan segmen amoniak naik 43,19 persen menjadi US$166,26 juta.

PT Indosat Tbk. (ISAT) juga mencatatkan kinerja positif dengan pendapatan Rp30,65 triliun pada semester I-2026, meningkat 13,10 persen dibandingkan Rp27,10 triliun pada tahun sebelumnya. Pendapatan seluler naik 12,20 persen menjadi Rp25,53 triliun dan berkontribusi sekitar 83,3 persen terhadap total pendapatan. Segmen Multimedia, Data Communication, and Internet (MIDI) tumbuh 18,50 persen menjadi Rp4,69 triliun, sementara pendapatan telekomunikasi meningkat 8,40 persen menjadi Rp431,90 miliar. Laba bersih ISAT melonjak 84,50 persen menjadi Rp4,31 triliun dari Rp2,34 triliun. Peningkatan ini turut didukung oleh keuntungan satu kali dari monetisasi bisnis FiberCo, sehingga tidak seluruhnya mencerminkan pertumbuhan operasional. Selain itu, ARPU naik 17,30 persen menjadi Rp46.000 dengan jumlah pelanggan seluler mencapai sekitar 93,4 juta hingga akhir Juni 2026.

Baca Juga

Ekonom Apresiasi Langkah Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di Level 5,75 Persen

Ekonom Apresiasi Langkah Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di Level 5,75 Persen

PT Samator Indo Gas Tbk. (AGII) turut membukukan pendapatan sebesar Rp1,54 triliun pada semester I-2026, tumbuh 8,90 persen dari Rp1,42 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Laba bersih meningkat 178,50 persen menjadi Rp67,41 miliar dari Rp24,21 miliar pada semester I-2025. Kenaikan ini didukung oleh penurunan beban keuangan menjadi Rp157,15 miliar dari Rp164,44 miliar. Selain itu, reported EBITDA AGII meningkat 10 persen menjadi Rp452,50 miliar, yang merupakan capaian EBITDA semester pertama tertinggi yang pernah dibukukan oleh perseroan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

sahamBursa Efek IndonesiaIHSGAGIIESSAISAT

Berita Terbaru Lainnya

Al-Hilal Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Luis D铆az, Bayern Muenchen Menolak KerasMahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Tofly, Platform Persiapan TOEFL ITP Berbasis AIPhiladelphia 76ers Resmi Rekrut Kentavious Caldwell-Pope dengan Kontrak Satu MusimJadwal Samsat Keliling Jadetabek 29 Juli 2026 dan Info Pajak KendaraanJadwal Perempat Final VNL 2026 Putra 29 Juli, Slovenia vs Turki dan Jepang vs CinaJadwal MLS All Stars vs Liga MX All Stars 2026 dan Alasan Absennya Lionel MessiDBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan EnergiBursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap