Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menutup awal pekan dengan kinerja yang berlawanan arah dibandingkan mayoritas pasar saham kawasan Asia. Pada perdagangan hari Senin (27/7/2026), indeks domestik terpuruk di zona merah dengan pelemahan sebesar 10,65 poin atau 0,17 persen sehingga menetap di posisi 6.185,78. Tren negatif ini juga diikuti oleh indeks LQ45 yang merangkum 45 saham paling likuid, di mana posisinya terkoreksi 2,23 poin atau 0,36 persen menjadi 612,56. Pelemahan ini terjadi karena pelaku pasar merespons sejumlah sentimen krusial, baik dari dalam negeri maupun global.








