Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

IHSG Menguat ke Level 6.319, Saham TPIA Masih Jadi Sasaran Jual Asing

Uria KilaDiterbitkan 5 Agu 2026 - 11.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IHSG Menguat ke Level 6.319, Saham TPIA Masih Jadi Sasaran Jual Asing
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja yang cukup menggembirakan pada perdagangan hari Selasa, 4 Agustus 2026. Indeks acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut berhasil ditutup menguat signifikan sebesar 1,37 persen. Kenaikan ini setara dengan peningkatan sebesar 85,11 poin, yang membawa IHSG parkir di level 6.319,61 pada akhir sesi perdagangan. Meskipun pasar secara keseluruhan menunjukkan tren yang positif dan bergairah, aktivitas transaksi investor asing memperlihatkan pola yang cukup kontras pada beberapa saham tertentu, terutama yang bergerak di sektor petrokimia, energi, dan pertambangan.

Di tengah reli penguatan indeks tersebut, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) justru menjadi fokus pelepasan aset oleh investor luar negeri. Emiten yang bergerak di industri petrokimia ini mencatatkan nilai jual bersih (net sell) oleh investor asing terbesar pada hari itu. Berdasarkan data perdagangan pada Selasa, 4 Agustus 2026, nilai transaksi jual bersih asing pada saham TPIA mencapai angka yang cukup signifikan, yaitu sebesar Rp206,6 miliar. Pelepasan saham TPIA ini bukanlah hal yang baru, melainkan kelanjutan dari tren hari sebelumnya. TPIA tercatat kembali memimpin daftar saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing setelah pada satu hari perdagangan sebelum tanggal 4 Agustus 2026 juga memimpin daftar net sell asing.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Tekanan jual dari investor asing pada hari perdagangan tersebut ternyata tidak hanya menyasar saham TPIA saja. Sejumlah emiten besar lainnya dari berbagai sektor juga ikut mengalami aksi lepas saham oleh investor asing dengan nilai yang cukup besar. Di posisi berikutnya setelah TPIA, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) mencatatkan nilai jual bersih asing sebesar Rp83,6 miliar. Selanjutnya, aksi jual bersih oleh investor asing juga melanda saham PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) dengan nilai mencapai Rp71,4 miliar. Tidak ketinggalan, saham PT Astra International Tbk. (ASII) juga masuk dalam daftar saham yang banyak dilepas dengan mencatatkan nilai net sell asing sebesar Rp60,3 miliar pada hari perdagangan yang sama.

Baca Juga

Kampus di Amerika Serikat Mulai Buka Jurusan Khusus Kreator Konten

Kampus di Amerika Serikat Mulai Buka Jurusan Khusus Kreator Konten

Meskipun beberapa saham berkapitalisasi besar seperti TPIA, AMMN, EMAS, dan ASII mengalami tekanan jual yang cukup besar dari investor asing, IHSG tetap mampu mempertahankan posisinya di zona hijau hingga akhir perdagangan. Daya tahan dan penguatan IHSG ini didorong oleh derasnya aksi beli yang dilakukan oleh investor asing pada saham-saham perbankan besar. Aliran dana masuk dari investor asing terpantau mengalir deras ke saham-saham perbankan besar seperti BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI. Aksi beli pada saham-saham perbankan inilah yang menjadi motor utama penggerak indeks pada hari itu di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pergerakan pasar modal pada perdagangan Selasa, 4 Agustus 2026 ini memberikan gambaran yang jelas mengenai adanya strategi rotasi portofolio yang tengah diterapkan oleh para investor asing. Pelaku pasar luar negeri terlihat secara aktif melakukan penyesuaian terhadap portofolio investasi mereka. Mereka memilih untuk mengurangi eksposur investasi mereka pada sebagian saham di sektor petrokimia, sektor energi, dan sektor tambang. Sebagai gantinya, mereka memindahkan dana tersebut untuk meningkatkan porsi kepemilikan saham mereka di sektor perbankan. Langkah taktis ini menjelaskan mengapa saham-saham seperti TPIA, AMMN, dan EMAS mengalami net sell besar, sementara IHSG secara keseluruhan tetap mampu menguat tajam berkat sokongan dari sektor perbankan seperti BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI.

Baca Juga

Kemenhub Siapkan Superapp Transportasi Nasional untuk Jangkau Wilayah 3TP

Kemenhub Siapkan Superapp Transportasi Nasional untuk Jangkau Wilayah 3TP

Secara keseluruhan, dinamika perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada 4 Agustus 2026 menunjukkan bahwa penguatan indeks tidak selalu mencerminkan kenaikan di seluruh sektor saham. Rotasi portofolio oleh investor asing dari sektor petrokimia, energi, dan tambang menuju sektor perbankan menjadi faktor penentu arah pergerakan pasar. Meskipun saham-saham seperti TPIA memimpin aksi jual bersih asing, kekuatan akumulasi beli pada saham perbankan besar seperti BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI terbukti lebih dari cukup untuk membawa IHSG ditutup menguat sebesar 1,37% ke level 6.319,61. Peristiwa ini mencerminkan bagaimana dinamika aliran dana asing dapat memengaruhi arah pasar saham domestik secara sektoral.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bursa Efek IndonesiaIHSGsaham perbankanTPIA

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Pacu Pertumbuhan Ekonomi Paruh Kedua 2026 Menuju 6 Persen Lewat Kebijakan Fiskal AgresifKampus di Amerika Serikat Mulai Buka Jurusan Khusus Kreator KontenKemenhub Siapkan Superapp Transportasi Nasional untuk Jangkau Wilayah 3TPPMI Manufaktur Pulih ke Zona Ekspansif, Prospek Penyerapan Tenaga Kerja Masih TerbatasDBS Insights Forum 2026 Soroti Arah Investasi Indonesia di Era MultipolarBank Indonesia Soroti Empat Pekerjaan Rumah Otoritas Moneter Global di Era AI dan Fragmentasi EkonomiKemendagri Godok Formulasi DAU untuk Bantu Pemda Bayar Gaji PPPKJadwal Sidang Antimonopoli Akuisisi Paramount-WBD Ditetapkan Maret 2027, Denda Keterlambatan Membengkak

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap