Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Keuangan

Investor Asing Catat Net Buy Rp7,10 Triliun di BEI pada Akhir Juli 2026

Bambang HandayaniDiterbitkan 3 Agu 2026 - 09.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Investor Asing Catat Net Buy Rp7,10 Triliun di BEI pada Akhir Juli 2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pasar saham Indonesia mencatatkan dinamika pergerakan dana investor asing yang cukup signifikan pada pekan perdagangan akhir bulan Juli. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan aksi beli bersih atau net buy sebesar Rp7,10 triliun sepanjang periode perdagangan tanggal 27 hingga 31 Juli 2026. Pencapaian ini menandai perubahan arah yang tajam jika dibandingkan dengan kinerja pada pekan sebelumnya. Pada pekan sebelumnya tersebut, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih atau net sell yang mencapai angka Rp3,38 triliun. Sepanjang periode 27 hingga 31 Juli 2026 ini, total nilai pembelian yang dilakukan oleh investor asing tercatat mencapai Rp29,78 triliun, sementara nilai penjualannya berada pada angka Rp22,67 triliun. Selisih dari kedua nilai transaksi inilah yang kemudian menghasilkan posisi beli bersih bagi investor asing di pasar modal domestik.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Meskipun angka beli bersih secara keseluruhan tampak sangat besar, pencapaian tersebut rupanya sangat dipengaruhi oleh sebuah transaksi khusus berskala besar. Tingginya nilai net buy asing sepanjang pekan tersebut utamanya didorong oleh transaksi jumbo pada saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Transaksi saham MAPI ini dilakukan melalui pasar negosiasi dengan nilai yang diperkirakan mencapai sekitar Rp9,33 triliun. Besarnya nilai transaksi di pasar negosiasi ini secara langsung mengangkat total akumulasi pembelian asing, sehingga memberikan kesan adanya aliran dana masuk yang masif ke bursa saham dalam negeri.

Transaksi jumbo pada saham MAPI tersebut dilaksanakan pada harga Rp1.550 per lembar saham. Harga pelaksanaan ini diketahui sama persis dengan harga pelaksanaan penawaran tender wajib atau mandatory tender offer (MTO) dari saham MAPI. Fakta ini memberikan gambaran yang berbeda mengenai kondisi aliran dana asing di pasar reguler. Apabila transaksi negosiasi bernilai triliunan rupiah pada saham MAPI tersebut dikeluarkan dari perhitungan total, maka aktivitas investor asing di pasar reguler sebenarnya masih menunjukkan tren pelepasan aset. Tanpa memperhitungkan transaksi MAPI, investor asing sesungguhnya masih membukukan jual bersih atau net sell dengan nilai sekitar Rp2 triliun di pasar reguler.

Baca Juga

Prediksi Harga Emas Agustus 2026 dan Analisis Tren Permintaan Pasar

Prediksi Harga Emas Agustus 2026 dan Analisis Tren Permintaan Pasar

Di sisi lain, meskipun investor asing mencatatkan net buy secara keseluruhan, aktivitas perdagangan harian di Bursa Efek Indonesia justru menunjukkan tren perlambatan. Rata-rata nilai transaksi harian di bursa mengalami penurunan yang cukup dalam, yakni merosot sebesar 21,86 persen menjadi Rp15,44 triliun. Angka ini turun cukup jauh apabila dibandingkan dengan rata-rata nilai transaksi harian pada pekan sebelumnya yang mampu mencapai Rp19,76 triliun. Sejalan dengan penurunan nilai transaksi, rata-rata volume transaksi harian juga mengalami koreksi sebesar 31,23 persen menjadi hanya 30,04 miliar lembar saham.

Walaupun volume dan nilai transaksi harian cenderung menyusut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap berhasil mempertahankan posisinya dan menutup pekan tersebut di zona hijau. IHSG tercatat menguat sebesar 0,64 persen dan berakhir pada level 6.236,126. Posisi ini lebih tinggi dibandingkan dengan penutupan pekan sebelumnya yang berada di level 6.196,430. Selama lima hari perdagangan di pekan tersebut, pergerakan indeks terpantau cukup fluktuatif. IHSG sempat menyentuh level tertinggi di angka 6.236,615, namun juga sempat tertekan dan terkoreksi hingga menyentuh level terendah di posisi 6.029,324 sebelum akhirnya kembali bangkit.

Baca Juga

IHSG Menguat, Simak Rekomendasi Saham BBRI, AMMN, dan ASII

IHSG Menguat, Simak Rekomendasi Saham BBRI, AMMN, dan ASII

Kenaikan IHSG pada pekan tersebut mendapatkan dukungan kuat dari sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tampil sebagai motor penggerak utama indeks dengan memberikan kontribusi terbesar, yakni menyumbang 11,68 poin terhadap kenaikan IHSG. Selain saham BBRI, terdapat beberapa saham berkapitalisasi besar lainnya yang turut menopang laju indeks. Saham-saham tersebut meliputi PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Siloam International Hospitals Tbk (SRAJ), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), serta PT DCI Indonesia Tbk (DCII).

Sebaliknya, laju penguatan IHSG juga sempat tertahan oleh pergerakan beberapa saham yang mengalami tekanan jual cukup besar sepanjang pekan perdagangan. Saham-saham yang menjadi penekan utama pergerakan indeks tersebut di antaranya adalah MPRO, BREN, MORA, UNTR, dan ENRG. Dinamika yang terjadi antara transaksi negosiasi berskala besar, penurunan volume perdagangan harian, serta pergerakan variatif dari saham-saham berkapitalisasi besar ini menjadi catatan penting bagi pergerakan pasar modal Indonesia pada akhir bulan Juli 2026.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

sahamBursa Efek IndonesiaIHSGinvestor asingNet BuyMAPI

Berita Terbaru Lainnya

Pembangunan Pedesaan di Guangdong, Mengubah Lahan Kuno Menjadi Resor MewahProyeksi Inflasi Juli 2026 Melambat, BPS Segera Rilis Data ResmiHarga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.610.000 per Gram, Berikut Rincian Aturan PajaknyaKebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Lima Tewas dan Puluhan HilangRatusan Penumpang KM Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Usai KebakaranPemerintah Usut Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan MaduraTransmart Full Day Sale 2 Agustus Tawarkan Diskon Sepeda hingga 60 PersenRupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS pada Perdagangan Senin Pagi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

Sosial

Peran Penting Desain Sampul Proposal HUT RI dalam Menarik Sponsor

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap