Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, membeberkan target besar yang diusung oleh Partai Solidaritas Indonesia atau PSI untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang. Menurut pria yang akrab disapa Jokowi tersebut, target yang ditetapkan oleh partai tidak lagi hanya sebatas menembus parlemen agar bisa meloloskan kadernya ke Senayan. Ia menyebutkan bahwa ada sasaran yang jauh lebih besar yang sedang dipersiapkan oleh partai tersebut untuk menghadapi kontestasi politik nasional berikutnya. Untuk merealisasikan hal tersebut, Jokowi secara langsung meminta seluruh kader PSI untuk bekerja lebih keras lagi dalam memperkenalkan partai kepada masyarakat luas menjelang pelaksanaan Pemilu 2029.
Pernyataan mengenai target besar tersebut disampaikan secara langsung oleh Jokowi saat dirinya hadir dalam acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Kupang. Kegiatan konsolidasi partai di daerah tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026. Di hadapan para pengurus dan kader yang memadati lokasi acara di Kota Kupang, Jokowi menegaskan bahwa PSI sebenarnya sudah memiliki kalkulasi politik yang terukur untuk bisa menembus parlemen pada Pemilu 2029. Ia meyakini bahwa antusiasme masyarakat dan kader yang hadir dalam acara Rakorda tersebut menjadi modal penting bagi partai untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Untuk mencapai target besar yang telah dicanangkan, Jokowi sangat menekankan pentingnya penguatan internal partai secara menyeluruh. Ia secara khusus meminta seluruh jajaran kader untuk memperkuat struktur organisasi partai dari tingkat atas hingga menjangkau unit terkecil di tingkat desa. Jokowi menargetkan agar kepengurusan PSI dapat terbentuk secara merata, mulai dari tingkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) hingga ke tingkat pemerintahan desa. Menurut pandangannya, struktur organisasi yang kokoh dan mengakar hingga ke tingkat paling bawah ini akan menjadi sebuah kekuatan besar yang ia sebut sebagai kekuatan Partai Gajah.
Pimpinan Partai Sudah Komunikasi Bahas RUU Pemilu, Opsi Threshold 4-5% Menguat

Lebih lanjut, Jokowi juga menyoroti tingginya antusiasme yang ditunjukkan oleh para kader yang memadati acara Rakorda DPD PSI di Kota Kupang tersebut. Ia menilai bahwa kehadiran kader yang melimpah ruah seharusnya menghilangkan segala bentuk kekhawatiran partai dalam menghadapi masa depan. Jokowi bahkan sempat membandingkan keramaian acara di Kota Kupang tersebut dengan pelaksanaan Rakorda di wilayah Lampung sebelumnya. Ia menyebutkan bahwa kegiatan konsolidasi di Lampung pada saat itu juga dipadati oleh peserta dengan jumlah yang sama banyaknya, sehingga hal tersebut semakin menambah keyakinannya terhadap kesiapan partai.
Dalam kesempatan yang sama di acara Rakorda tersebut, Jokowi turut memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan pesat yang ditunjukkan oleh PSI di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia memaparkan data pertumbuhan perolehan kursi legislatif daerah di provinsi tersebut di hadapan para peserta yang hadir. Berdasarkan catatan yang disampaikannya, pada pelaksanaan Pemilu 2019 lalu, PSI tercatat hanya memiliki 11 kursi DPRD di seluruh wilayah NTT. Namun, jumlah perolehan kursi tersebut mengalami peningkatan yang sangat signifikan menjadi total 34 kursi setelah perhelatan Pemilu 2024.
Klub Jalur Sutra" Dibentuk di RI, China Siap Gandeng Indonesia

Melihat tren positif dan perkembangan perolehan kursi yang melonjak tajam tersebut, Jokowi merasa sangat optimis terhadap masa depan partai di wilayah tersebut. Ia meyakini bahwa Provinsi NTT memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu basis utama kekuatan PSI dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang. Oleh karena itu, langkah penguatan struktur kepengurusan hingga tingkat desa serta kerja keras dari seluruh elemen partai dinilai menjadi hal yang harus terus dilakukan demi mewujudkan target besar yang melampaui sekadar masuk ke Senayan.






