Proses pemadaman kebakaran yang melanda kawasan bedeng dan gudang barang rongsok di Jalan Nakula, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, diperkirakan membutuhkan waktu dua hingga tiga hari ke depan. Luasnya area tumpukan material membuat petugas harus melakukan penanganan intensif agar titik api benar-benar padam total.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar, I Made Tirana, menyatakan bahwa kebakaran tersebut mencakup area sekitar empat hingga lima hektare. Amukan api menghanguskan bangunan semipermanen di lokasi serta sejumlah unit mobil, meski beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Warga Cerita Detik-detik Kebakaran Hanguskan 114 Rumah di Gambir Jakpus

Upaya penjinakan api telah dilakukan sejak Senin malam melalui pengerahan gabungan 12 unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil rescue dari Dinas Damkarmat Kota Denpasar bersama Damkarmat Kabupaten Badung. Kobaran api sebenarnya sempat mereda pada dini hari, namun kembali menyala pada Selasa (1/9) pagi hari.
Tirana menjelaskan bahwa kendala utama di lapangan adalah banyaknya bara api yang masih terperangkap di bawah tumpukan seng dan barang rongsokan tebal. Penetrasi air terhalang material penutup sehingga api sulit dijangkau secara manual dari permukaan.
Gubernur Kalteng Tetapkan Tanggap Darurat Karhutla sampai 29 September

Untuk mengatasi kendala tersebut, petugas kini menunggu pengerahan alat berat berupa ekskavator. Pembongkaran tumpukan material rongsok menggunakan alat berat dinilai menjadi langkah krusial agar semprotan air dapat langsung membasahi pusat bara dan mencegah api kembali membesar.






