Sebuah insiden menegangkan terjadi di perairan Selat Inggris pada Selasa pagi, ketika sebuah kapal yang mengangkut lebih dari 170 migran dilaporkan mengalami kebakaran hebat. Beruntung, seluruh migran yang berada di dalam kapal tersebut berhasil dievakuasi dengan selamat setelah melalui proses penyelamatan yang dramatis. Terkait dengan penanganan pasca-evakuasi, Pemerintah Inggris telah memberikan konfirmasi resmi bahwa seluruh migran yang diselamatkan dalam insiden ini nantinya akan dikembalikan ke wilayah Prancis.
Berdasarkan keterangan dari Prefektur Maritim Prancis untuk Selat Inggris dan Laut Utara, kapal tersebut diketahui membawa sebanyak 173 migran dan telah memulai pelayarannya sejak Senin malam. Jumlah penumpang yang sangat padat ini secara resmi memecahkan rekor sebelumnya, yang mencatat jumlah terbanyak sebanyak 165 orang dalam satu kapal. Dengan demikian, kapal nahas ini tercatat sebagai kapal tunggal terbesar yang pernah melakukan upaya penyeberangan di sepanjang Selat Inggris. Sebelum musibah kebakaran terjadi, para migran sempat menolak tawaran bantuan yang diajukan oleh kapal patroli Prancis. Mereka baru bersedia menerima bantuan tersebut setelah situasi berubah menjadi darurat ekstrem akibat mesin kapal yang terbakar. Kebakaran pada mesin tersebut dilaporkan menjalar dengan sangat cepat hingga merusak keutuhan struktur perahu secara signifikan.








