Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Kasus Penyelundupan Narkoba oleh Kopilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta Terus Diusut

Uria KilaDiterbitkan 4 Agu 2026 - 07.19 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kasus Penyelundupan Narkoba oleh Kopilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta Terus Diusut
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Penyelidikan terhadap kasus dugaan penyelundupan narkotika yang melibatkan kru maskapai asing di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus diusut oleh pihak kepolisian. Kasus ini menyeret Mohd Saufi bin Othman, seorang kopilot Malaysia Airlines berusia 39 tahun, yang diduga menyelundupkan puluhan kilogram pil ekstasi dan sabu dengan rute penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Jakarta. Saat ini, tersangka telah diserahkan kepada pihak Bareskrim Polri

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Peristiwa penangkapan ini bermula ketika pelaku mendarat di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta. Petugas Bea Cukai mulai menaruh curiga pada saat pemeriksaan X-ray bagasi penumpang pada hari Selasa (28/7) sekitar pukul 23.30 WIB. Melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diunggah oleh Bea Cukai, terlihat gerak-gerik Mohd Saufi bin Othman sejak tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta hingga memasuki hari Rabu (29/7). Pelaku tampak menuju area pengambilan koper dengan membawa dua buah koper setelah menyelesaikan pengisian Customs Declaration melalui situs web All Indonesia.

Meskipun bertugas sebagai kopilot dalam penerbangan tersebut dan awalnya diarahkan melewati jalur cepat khusus kru pesawat (fast track), petugas Bea Cukai tetap melakukan pengawasan berbasis analisis risiko terhadap pergerakan dan profil pelaku. Setelah melalui proses penjaluran oleh Risk Assessment Officer (RAO), petugas akhirnya mengarahkan kopilot tersebut untuk menjalani pemeriksaan sekunder atau pemeriksaan lanjutan terhadap barang bawaannya.

Baca Juga

IHSG Diproyeksi Menguat Ditopang Inflasi Terkendali dan Penurunan Harga Minyak

IHSG Diproyeksi Menguat Ditopang Inflasi Terkendali dan Penurunan Harga Minyak

Kecurigaan petugas terbukti saat koper berwarna silver yang dibawa oleh pelaku diminta untuk dibuka. Pada pemeriksaan awal, koper tersebut diketahui berisi 14 bungkus besar dan 1 bungkus paket narkotika jenis sabu. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, petugas Bea Cukai berhasil mengamankan barang bukti berupa 26 kilogram bruto ekstasi, yang setara dengan 70.114 butir, serta 4 gram sabu yang disembunyikan di dalam koper perak tersebut.

Selain mengamankan narkotika, petugas juga menyita satu botol kecil berisi urine dari tangan pelaku. Berdasarkan penjelasan dari Satria Yudhatama, pelaku mengakui bahwa botol tersebut berisi urine bersih yang dipersiapkan sebelum ia mengonsumsi narkotika. Botol urine bersih ini sengaja disiapkan oleh pelaku untuk mengelabui petugas atau memalsukan hasil tes apabila sewaktu-waktu pihak maskapai atau otoritas penerbangan melakukan tes urine mendadak.

Baca Juga

Toyota Pamerkan Veloz Hybrid Cut Body dan Mobil JDM Daihatsu di GIIAS 2026

Toyota Pamerkan Veloz Hybrid Cut Body dan Mobil JDM Daihatsu di GIIAS 2026

Fakta mengejutkan lainnya terungkap setelah pelaku menjalani tes urine resmi setelah diamankan. Hasil tes urine tersebut menunjukkan bahwa Mohd Saufi bin Othman positif mengonsumsi sabu, inex, dan kokain. Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, menyatakan bahwa kopilot tersebut menerbangkan pesawat dalam kondisi di bawah pengaruh narkoba. Hal senada juga dikonfirmasi oleh Kasubdit II Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Awaludin Amin yang membenarkan bahwa hasil cek urine pelaku setelah diamankan adalah positif narkoba.

Menanggapi kasus ini, maskapai Malaysia Airlines menyatakan sikap akan bersikap kooperatif dengan otoritas di Indonesia sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Pihak maskapai menegaskan tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran dan saat ini tengah melakukan peninjauan internal terkait masalah tersebut. Namun, Malaysia Airlines memilih untuk tidak memberikan komentar lebih lanjut karena kasus penyelundupan narkoba ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang di Indonesia.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bareskrim PolriBea Cukaibandara soekarno-hattaPenyelundupan NarkobaMalaysia AirlinesMohd Saufi bin Othman

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Diproyeksi Menguat Ditopang Inflasi Terkendali dan Penurunan Harga MinyakToyota Pamerkan Veloz Hybrid Cut Body dan Mobil JDM Daihatsu di GIIAS 2026Pemuda Tewas Tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat Usai Cekcok dengan Mantan KekasihPangkalan Militer Iran di Perbatasan Diserang, Satu Prajurit Tewas dan Satu Terluka ParahSuhu Ekstrem Tembus 42,5 Derajat Celsius, Korea Selatan Minta Warga Hentikan Aktivitas Luar RuanganAirlangga Hartarto Paparkan Tiga Sinyal Positif Penguat Ekonomi IndonesiaImpor Migas Melonjak, Indonesia Catat Defisit Neraca Perdagangan pada Juni 2026Pameran Wastra di Museum Sultra Dorong Ekonomi Kreatif dan Kesejahteraan Perajin Lokal

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap