Sebanyak 35 unit rumah barak di Asrama TNI Kodam Mattoangin, kawasan Pa’batang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, hangus terbakar pada Selasa (1/9). Kebakaran yang meluas dengan cepat ini memaksa para penghuni asrama berhamburan menyelamatkan diri, sebelum akhirnya para penyintas dievakuasi sementara ke area lapangan terbuka serta masjid terdekat.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun dua orang harus dilarikan ke fasilitas medis. Satu warga dievakuasi ke RS Bhayangkara akibat mengalami sesak napas setelah menghirup asap pekat, sementara satu korban lainnya dirawat di RSUD Labuang Baji akibat menderita luka robek di bagian dahi. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dampak kerusakan dan menyalurkan bantuan darurat.
209 Penerbangan Batal, Begini Nasib Penumpang di Soekarno Hatta

Berdasarkan dugaan sementara, kobaran api dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang terjadi saat aliran listrik kembali menyala di tengah jadwal pemadaman bergilir dampak musim kemarau. Peristiwa kebakaran pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 13.00 WITA, sebelum laporan resmi masuk ke petugas pemadam pada pukul 13.40 WITA.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Fadli Wellang, mengonfirmasi pembaruan data bangunan yang terbakar di kawasan Jalan Padjonga Daeng Ngalle - Jalan Opu Dg Siraju (RT 006/RW 003) tersebut dari semula 23 unit menjadi 35 unit barak. Untuk memadamkan api, Damkarmat mengerahkan 26 armada pemadam kebakaran beserta 78 personel gabungan, termasuk tim penyelamat.
Vonis Terbaru 2 Tentara Kasus Andrie Yunus Lebih Ringan Tuai Kritikan

Komandan Koramil 1408-06/Mamajang, Mayor Arh Jamaluddin, bersama petugas pemadam mencatat operasi penjinakan api sempat terkendala akses jalan lingkungan yang sempit serta hembusan angin kencang yang mempercepat perambatan api antarbarak. Api baru berhasil dikuasai sepenuhnya sekitar pukul 15.00 WITA setelah operasi pemadaman berlangsung intensif selama 1 jam 20 menit.






