Penyidik Polsek Kuta dan jajaran Polresta Denpasar langsung mengamankan tempat kejadian perkara serta memeriksa empat saksi menyusul peristiwa kebakaran yang melanda Restoran Chez Gado-Gado di Jalan Camplung Tanduk Nomor 99, Kelurahan Seminyak, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu (30/8) malam.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menerangkan bahwa insiden bermula sekitar pukul 19.30 WITA. Saat itu, salah satu tamu tengah menyelenggarakan perayaan ulang tahun di area restoran dengan dekorasi balon helium yang dibawa dan dipasang secara mandiri. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api diduga pertama kali tersulut ketika balon helium mengenai nyala api lilin.
6 Jam Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang, Api Belum Padam

Sebelum api membesar, suara letupan sempat terdengar dari arah meja makan. Petugas keamanan restoran berinisial MAWK langsung mendatangi sumber suara untuk melakukan pemeriksaan, namun mendapati api sudah membakar hiasan dan menyambar plafon pergola yang terbuat dari material alang-alang. Upaya pemadaman mandiri menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) tidak berhasil membendung kobaran yang merembet cepat ke struktur bangunan.
Informasi peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh sekuriti bernama I Gede Rai Parwita (33) ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung. Armada pemadam diberangkatkan pukul 19.42 WITA dan tiba di lokasi delapan menit kemudian. Sebanyak 10 unit mobil damkar dan sekitar 115.000 liter air dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah dalam proses pemadaman yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam 40 menit.
Lima Bandara yang Ditutup Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Amukan api melalap habis bangunan restoran, seluruh isi di dalamnya, serta empat unit sepeda motor. Taksiran nilai kerugian materiil akibat kejadian ini mencapai Rp 4 miliar, sementara barang berharga senilai Rp 700 juta yang berada di area kantor sisi selatan berhasil diselamatkan. Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dan saat ini tengah berkoordinasi dengan Puslabfor Polda Bali untuk proses penyelidikan lebih mendalam.






