Petugas gabungan terus berupaya menuntaskan pemadaman kebakaran di tempat pembuangan sampah (TPA) liar di wilayah Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten. Hingga saat ini, kobaran api terbuka di permukaan sudah mereda, namun asap pekat masih terus keluar dari bawah timbunan sampah.
Kapolsek Waringinkurung Iptu Hari Purwanto menyampaikan bahwa situasi di lapangan masih membutuhkan penanganan khusus karena titik api terkubur di bawah tumpukan material sampah. Guna mempercepat penanganan, satu unit alat berat jenis ekskavator telah diturunkan setelah adanya koordinasi bersama jajaran Muspika, bekerja sama langsung dengan petugas pemadam kebakaran.
Api Belum Padam, Kebakaran Lahan di Bogor Merembet ke TPA Galuga

Hari menerangkan, ekskavator tersebut difungsikan untuk membongkar dan mengurai gundukan sampah. Dengan terbukanya timbunan, petugas damkar dapat menyemprotkan air tepat ke titik bara api yang berada di lapisan bawah. Pihak kepolisian bersama instansi terkait juga tengah mengupayakan penambahan unit alat berat tambahan untuk mempercepat penyelesaian operasi.
Operasi pemadaman di lokasi TPA liar yang terbakar sejak Jumat (28/8) ini melibatkan empat unit mobil pemadam kebakaran. Petugas Damkar Kabupaten Serang, Anton, mengonfirmasi bahwa penanganan telah berjalan sejak malam hari dan tim tambahan kembali diterjunkan ke lokasi untuk menuntaskan sisa asap yang belum hilang sepenuhnya.
Pramono Segera Putuskan Tarif Baru Masuk Ragunan

Di sisi lain, Pusdalops BPBD Kabupaten Serang mencatat sejumlah hambatan utama dalam proses pemadaman di area tersebut. Selain keterbatasan akses air di sekitar lokasi, titik api diperkirakan berada pada kedalaman 3 hingga 7 meter di dalam timbunan sampah, sehingga pengerahan alat berat menjadi keharusan agar pembasahan dapat menjangkau sumber api.






