Peta kekuatan industri minyak sawit mentah (CPO) global telah mengalami pergeseran besar dalam beberapa dekade terakhir. Nigeria, wilayah di Afrika Barat yang dahulu dikenal sebagai penguasa pasar minyak sawit dunia, kini harus menerima kenyataan pahit kehilangan dominasinya. Negara ini terpaksa beralih status menjadi importir bersih demi mencukupi kebutuhan minyak sawit di dalam negerinya sendiri.
Catatan sejarah menunjukkan bahwa Nigeria pernah menjadi raksasa yang memasok sekitar 43 persen dari total kebutuhan minyak sawit global. Namun, kejayaan tersebut perlahan memudar. Saat ini, kontribusi Nigeria terhadap pasokan CPO global merosot tajam hingga hanya menyisakan angka sekitar 2 persen. Penurunan drastis ini mengubah posisi strategis Nigeria dari eksportir utama menjadi negara yang bergantung pada pasokan luar negeri.








