Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Kehilangan Takhta Raja Sawit Dunia, Nigeria Kini Bergantung pada Impor

Yolanda TobanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 12.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kehilangan Takhta Raja Sawit Dunia, Nigeria Kini Bergantung pada Impor
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Peta kekuatan industri minyak sawit mentah (CPO) global telah mengalami pergeseran besar dalam beberapa dekade terakhir. Nigeria, wilayah di Afrika Barat yang dahulu dikenal sebagai penguasa pasar minyak sawit dunia, kini harus menerima kenyataan pahit kehilangan dominasinya. Negara ini terpaksa beralih status menjadi importir bersih demi mencukupi kebutuhan minyak sawit di dalam negerinya sendiri.

Catatan sejarah menunjukkan bahwa Nigeria pernah menjadi raksasa yang memasok sekitar 43 persen dari total kebutuhan minyak sawit global. Namun, kejayaan tersebut perlahan memudar. Saat ini, kontribusi Nigeria terhadap pasokan CPO global merosot tajam hingga hanya menyisakan angka sekitar 2 persen. Penurunan drastis ini mengubah posisi strategis Nigeria dari eksportir utama menjadi negara yang bergantung pada pasokan luar negeri.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Kesenjangan antara produksi lokal dan kebutuhan domestik di Nigeria kian melebar. Saat ini, kebutuhan tahunan minyak sawit di negara tersebut mencapai sekitar 2,7 juta ton. Sementara itu, kemampuan produksi domestik Nigeria hanya mampu menghasilkan sekitar 1,5 juta ton per tahun. Untuk menutupi kekurangan pasokan yang mencapai lebih dari satu juta ton tersebut, Nigeria terpaksa mendatangkan minyak sawit dari negara-negara produsen utama seperti Malaysia dan Indonesia. Berdasarkan data dari UN Comtrade, nilai impor minyak sawit Nigeria sepanjang tahun 2024 mencapai angka sekitar 155 juta dolar AS.

Baca Juga

Senat AS Setujui RUU Sanksi Rusia untuk Tekan Ekonomi Perang Putin

Senat AS Setujui RUU Sanksi Rusia untuk Tekan Ekonomi Perang Putin

Menurut Joe Onyiuke, Presiden Oil Palm Growers Association of Nigeria (OPGAN), rendahnya produktivitas perkebunan kelapa sawit di negaranya disebabkan oleh sejumlah persoalan mendasar. Masalah-masalah tersebut meliputi minimnya inovasi, terbatasnya pemanfaatan teknologi modern, kendala pembiayaan, kebijakan pemerintah yang sering berubah-ubah, serta belum adanya program peremajaan tanaman secara nasional. Selain itu, sekitar 80 persen dari total produksi sawit di Nigeria saat ini masih digarap oleh petani kecil yang mengelola tanaman semi-liar dengan metode panen serta pengolahan yang sangat tradisional.

Kondisi ini sangat kontras dengan perkembangan industri sawit di Malaysia. Pada tahun 2025, Malaysia berhasil memproduksi sekitar 20,28 juta ton minyak sawit dan mengekspor komoditas tersebut ke lebih dari 150 negara. Industri sawit Malaysia terbukti menjadi motor penggerak ekonomi yang kuat dengan menyumbang devisa ekspor sekitar 27,5 miliar dolar AS pada tahun 2025, atau berkontribusi sekitar 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) negara tersebut. Tidak hanya itu, sektor ini juga mampu menghidupi dan menopang sekitar tiga juta lapangan kerja yang tersebar di sektor perkebunan, pengolahan, logistik, hingga industri hilir.

Baca Juga

Latihan Kognitif dan Pemulihan Berimbang Jadi Kunci Menjaga Kebugaran Otak Orang Dewasa

Latihan Kognitif dan Pemulihan Berimbang Jadi Kunci Menjaga Kebugaran Otak Orang Dewasa

Melihat keberhasilan tersebut, upaya kolaborasi kini mulai dijalin agar Nigeria dapat membenahi industrinya. Chief Executive Officer Malaysian Palm Oil Council (MPOC), Belvinder Sron, mengungkapkan bahwa pihaknya telah membuka kantor perwakilan di Lagos. Langkah ini diambil untuk memperluas kerja sama dengan para pelaku industri lokal di Nigeria. Hubungan dagang kedua negara juga tercatat cukup aktif, di mana Malaysia telah mengekspor sekitar 300 ribu ton minyak sawit beserta produk turunannya ke Nigeria dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Melalui kemitraan dan transfer pengetahuan ini, Nigeria berupaya mempelajari tata kelola industri sawit modern demi memulihkan sektor perkebunan mereka yang sempat meredup.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

MalaysiaMinyak SawitCPONigeria

Berita Terbaru Lainnya

Senat AS Setujui RUU Sanksi Rusia untuk Tekan Ekonomi Perang PutinLatihan Kognitif dan Pemulihan Berimbang Jadi Kunci Menjaga Kebugaran Otak Orang DewasaJorge Messi, Ayah Lionel Messi, Meninggal Dunia di Rosario pada Usia 68 TahunKisah Sudono Salim dan Ritual Gunung Kawi di Balik Gurita Bisnis Salim GroupKisah Pendatang Asal Fujian Membangun Bisnis Kopi Kapal ApiMotif Kecurigaan Pengambilalihan Nasabah di Balik Penyekapan Karyawan Koperasi di TangerangMesin Pemipil Jagung Tenaga Surya Bantu Petani di PasuruanSudah 20 Tahun, Aturan Polusi Jakarta Didorong Masuk Prioritas Revisi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026