Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Kerugian Rakyat Akibat Mafia Beras Capai Rp 100 Triliun, Mentan Ungkap Modus Pelaku

Marthen PalutunganDiterbitkan 8 Agu 2026 - 02.40 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kerugian Rakyat Akibat Mafia Beras Capai Rp 100 Triliun, Mentan Ungkap Modus Pelaku
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan informasi yang sangat memprihatinkan terkait kerugian yang dialami masyarakat Indonesia akibat ulah mafia beras. Menurut pernyataan Mentan Amran Sulaiman, total kerugian rakyat Indonesia akibat praktik culas yang dilakukan oleh mafia beras tersebut mencapai angka yang sangat fantastis, yakni sebesar Rp 100 triliun. Pernyataan penting ini disampaikan oleh Menteri Pertanian setelah dirinya menghadiri sebuah acara resmi yang diselenggarakan di Universitas Diponegoro, Kota Semarang, pada tanggal 6 Agustus 2026. Kerugian yang dialami oleh masyarakat ini menjadi sorotan tajam karena berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
pangan
pokok sehari-hari.

Pemerintah dan aparat penegak hukum tidak tinggal diam dalam menghadapi permasalahan manipulasi pangan ini. Penanganan kasus penipuan beras ini terus berjalan dan telah memasuki babak baru dalam proses hukum. Hingga saat ini, pihak berwenang dilaporkan telah menetapkan sedikitnya 38 orang sebagai tersangka dalam penanganan kasus penipuan beras tersebut. Langkah hukum yang tegas ini diambil untuk mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan mafia beras yang telah merugikan masyarakat dalam skala besar.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Amran Sulaiman juga memberikan klarifikasi resmi mengenai pernyataan yang sebelumnya disampaikan oleh Presiden. Presiden sempat menyatakan bahwa terdapat sebuah perusahaan penggilingan padi yang berhasil meraup keuntungan hingga mencapai Rp 2 triliun. Amran Sulaiman meluruskan informasi tersebut dan menegaskan bahwa nilai Rp 2 triliun itu bukanlah keuntungan yang diperoleh dari hasil praktik bisnis yang bersih dan jujur. Sebaliknya, jumlah uang yang sangat besar tersebut merupakan hasil dari tindakan penipuan yang dilakukan oleh sebuah grup perusahaan besar.

Baca Juga

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.354,02 di Tengah Pelemahan Rupiah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.354,02 di Tengah Pelemahan Rupiah

Tindakan penipuan yang dilakukan oleh grup perusahaan besar tersebut melibatkan manipulasi harga dan kualitas beras secara ilegal. Perusahaan tersebut diketahui menjual beras dengan harga yang jauh melebihi harga yang seharusnya. Beras yang semestinya dijual dengan harga Rp 8.000 per kilogram, dipasarkan kepada konsumen dengan harga mencapai Rp 17.000 per kilogram. Agar dapat menjual dengan harga tinggi tersebut, mereka melabeli produk beras biasa itu sebagai beras premium. Praktik culas ini berdampak sangat luas mengingat grup perusahaan tersebut memiliki kapasitas giling yang sangat besar, yaitu berkisar antara 1.000 hingga 2.000 ton per hari.

Selain manipulasi pada beras premium tiruan tersebut, grup perusahaan ini juga melakukan penipuan pada produk beras fortifikasi. Beras fortifikasi yang seharusnya dapat dibeli oleh masyarakat dengan harga Rp 12.000 hingga Rp 13.000 per kilogram, justru dijual dengan harga yang melonjak sangat drastis hingga mencapai Rp 42.000 per kilogram. Selisih harga yang sangat timpang dari komoditas pangan ini menjadi salah satu faktor utama yang melambungkan nilai kerugian masyarakat hingga mencapai angka Rp 100 triliun.

Baca Juga

Perluasan Akses Pasar untuk Penguatan Investasi Industri Protein Nasional

Perluasan Akses Pasar untuk Penguatan Investasi Industri Protein Nasional

Meskipun telah memaparkan secara rinci mengenai modus operandi serta kapasitas produksi dari pelaku penipuan tersebut, Menteri Pertanian Amran Sulaiman memilih untuk tidak membocorkan nama grup perusahaan besar yang dimaksud. Amran menjelaskan bahwa tindakan menyebutkan nama korporasi tersebut secara terbuka kepada publik dinilai tidak etis. Hal ini dikarenakan kasus hukum yang menjerat grup perusahaan besar tersebut saat ini masih dalam proses penanganan oleh pihak yang berwenang.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian PertanianAmran Sulaimanmafia beraspangan

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.354,02 di Tengah Pelemahan RupiahPerluasan Akses Pasar untuk Penguatan Investasi Industri Protein NasionalPemerintah Prioritaskan Insentif Kendaraan Listrik untuk Produk Bernilai Tambah TinggiPemerintah Salurkan Bantuan Modal Rp5 Juta untuk Dorong Pemulihan Ekonomi Penyintas Bencana di AcehKampanye Bebas Ponsel di Konser K-Pop Cortis Tuai Sorotan PenggemarSerangan Rudal dan Drone Houthi Tewaskan 58 Tentara Yaman, Terparah Sejak 2022Polisi Ungkap Kronologi dan Hasil Forensik Kematian Eks Istri Anggota Polri di MedanBareskrim Polri Usut Kasus Dugaan Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap