Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Kisah Anak Batam Raih Sapta Abdi Praja IPDN demi Wujudkan Mimpi Sang Ayah

Yolanda TobanDiterbitkan 4 Agu 2026 - 16.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kisah Anak Batam Raih Sapta Abdi Praja IPDN demi Wujudkan Mimpi Sang Ayah
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Perjalanan hidup seseorang sering kali dibentuk oleh kegagalan yang dihadapi sebelum akhirnya mencapai puncak keberhasilan. Hal ini tercermin jelas dalam kisah Charina Anggie Simbolon, seorang putri daerah asal Kota Batam, Kepulauan Riau. Anggie berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan terpilih sebagai salah satu lulusan terbaik atau peraih penghargaan Sapta Abdi Praja pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII. Pencapaian ini menjadi kian istimewa karena ia dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Pamong Praja Muda.

Keberhasilan Anggie bukan sekadar pencapaian akademis semata, melainkan juga wujud nyata dari pemenuhan harapan besar keluarganya. Lahir dan besar di lingkungan rumah dinas Kodim di Batam, Anggie tumbuh dalam kedisiplinan militer. Ayahnya adalah seorang prajurit TNI Angkatan Darat yang berpangkat Pembantu Letnan Satu (Peltu), sedangkan ibunya mendedikasikan hidup sebagai seorang ibu rumah tangga. Sang ayah memiliki impian mendalam agar anak-anaknya bisa melampaui pencapaian kariernya dengan menjadi seorang perwira. Harapan besar ini dititipkan kepada keempat anaknya, termasuk Anggie. Sebagai prajurit berpangkat Peltu, sang ayah sangat mendambakan salah satu anaknya dapat mengenakan tanda pangkat perwira.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Namun, jalan menuju pemenuhan mimpi tersebut tidaklah mulus. Sebelum akhirnya mengenakan seragam praja IPDN, Anggie harus melewati serangkaian kegagalan yang menguji mentalnya. Ia tercatat pernah mendaftarkan diri dalam seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) serta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kejaksaan. Tidak hanya itu, pada tahun 2021, ia juga sempat mencoba mengikuti seleksi masuk IPDN, namun keberuntungan belum berpihak kepadanya. Rentetan kegagalan ini sempat menghentikan langkahnya untuk sementara waktu.

Baca Juga

Program Student Company Cetak Wirausaha Muda, Ribuan Pelajar Raih Omzet Rp483 Juta

Program Student Company Cetak Wirausaha Muda, Ribuan Pelajar Raih Omzet Rp483 Juta

Di tengah masa jeda setelah kegagalan pada tahun 2021, Anggie tidak memilih untuk berdiam diri meratapi nasib. Ia memutuskan untuk menyibukkan diri dengan kegiatan kemanusiaan. Selama sembilan bulan, Anggie mengabdikan dirinya sebagai relawan di sebuah shelter yang berfokus pada pendampingan korban perdagangan manusia serta korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pengalaman mendampingi kelompok rentan ini tidak hanya mengasah kepekaan sosialnya, tetapi juga memperkuat tekadnya untuk kembali mencoba jalur pengabdian melalui jalur birokrasi. Ia menyadari bahwa perannya di masyarakat bisa lebih luas jika ia memiliki bekal keilmuan tata kelola pemerintahan yang kuat.

Pada tahun 2022, dengan persiapan yang lebih matang dan mental yang lebih kuat, Anggie kembali mendaftarkan diri dalam seleksi IPDN. Kali ini, ketekunan dan kerja kerasnya membuahkan hasil yang manis. Ia dinyatakan lulus seluruh tahapan seleksi yang ketat dan resmi menyandang status sebagai Praja IPDN.

Baca Juga

Kemenkeu Rilis Data Ekonomi, PMI Manufaktur Bangkit dan Inflasi Melandai

Kemenkeu Rilis Data Ekonomi, PMI Manufaktur Bangkit dan Inflasi Melandai

Selama menempuh pendidikan di IPDN, Anggie membuktikan bahwa dirinya tidak hanya sekadar lolos seleksi, tetapi juga mampu bersaing di tingkat tertinggi. Prestasi akademiknya sangat gemilang. Ia berhasil menduduki peringkat pertama di program studinya saat menginjak tingkat dua. Prestasi mengagumkan ini tidak dilepaskannya begitu saja, melainkan berhasil ia pertahankan kembali ketika duduk di tingkat tiga. Konsistensi inilah yang akhirnya mengantarkan dirinya meraih penghargaan Sapta Abdi Praja sebagai salah satu lulusan terbaik dari Angkatan XXXIII.

Kini, setelah resmi dilantik sebagai Pamong Praja Muda oleh Presiden Prabowo Subianto, langkah Anggie tidak berhenti sampai di sini. Ia telah merencanakan langkah berikutnya untuk terus mengembangkan kapasitas diri. Anggie menargetkan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, dengan impian menempuh program magister di luar negeri. Perjalanan Anggie menjadi bukti nyata bahwa kegagalan berulang bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah proses pendewasaan menuju pencapaian yang lebih tinggi.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

tni adIPDNPamong Praja MudaBatamCharina Anggie Simbolon

Berita Terbaru Lainnya

Atletico Madrid Pantau Jack Grealish pada Bursa Transfer Musim PanasProgram Student Company Cetak Wirausaha Muda, Ribuan Pelajar Raih Omzet Rp483 JutaMikel Arteta Pimpin Langsung Upaya Arsenal Rekrut Vinicius Junior dari Real MadridKemenkeu Rilis Data Ekonomi, PMI Manufaktur Bangkit dan Inflasi MelandaiBNI Perluas Akses Layanan Keuangan Digital bagi Mahasiswa Indonesia di Hong KongPemasangan Pagar Tinggi di Mal dan Perkantoran Indonesia Menjadi Sorotan Media AsingBareskrim Polri Bongkar Jaringan Narkoba Riau-Palembang, 86 Kilogram Sabu Disita33.430 Ton Pakan Ternak Disiapkan untuk Percepat Pemulihan Peternak di Aceh

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

Berita

Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai Keluhan

27 Jul 2026

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

Hukum & Kriminal

Polisi Bawa Empat Kantong Barang Bukti dari Olah TKP Lanjutan di Mordent Clinic

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  4. 4Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026Ketenagakerjaan 路 27 Jul 2026
  5. 5Permintaan Maaf Komunitas Pajero Usai Konvoi di Tol Surabaya-Mojokerto Tuai KeluhanBerita 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap