Pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi kedirgantaraan sebagai solusi memperkuat integrasi dan konektivitas kawasan transmigrasi yang tersebar di wilayah terpencil, pedalaman, hingga perbatasan Indonesia. Langkah ini dinilai strategis untuk mengatasi hambatan akses geografis kepulauan sekaligus memacu pemerataan pembangunan nasional.
Menteri Transmigrasi RI M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menekankan bahwa kesiapan menghadapi lompatan teknologi mutlak diperlukan. Menurutnya, pemanfaatan inovasi dirgantara harus dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia dan kerja sama terpadu antarlembaga.
"Pendidikanlah menjadi kunci dan kolaborasi bersama, harus sinergi ke semua pihak," ujar Iftitah saat berbicara mengenai fondasi menghadapi perubahan zaman dan pemerataan wilayah.
Pemuda di Semarang Ditangkap Gara-gara Bawa Kabur-Cabuli Bocah SD di Rental PS

Arahan tersebut disampaikan dalam kuliah umum bertajuk "Peran Teknologi Kedirgantaraan dalam Konektivitas Antar Wilayah Transmigrasi" yang digelar di Aula Super Puma Kampus C Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya), Kamis (10/9). Kegiatan yang berlangsung secara luring dan hibrida melalui Zoom ini mempertemukan kalangan mahasiswa, praktisi, dan pemangku kebijakan guna merumuskan solusi konkret bagi kedaulatan logistik serta jaringan penghubung antarpulau.
Peran Strategis Inovasi Akademik dan Sektor 3T
Rektor Unsurya, Marsda TNI (Purn.) Sungkono, memaparkan tantangan fisik bentang wilayah Indonesia yang didominasi bentang lautan dan rawa-rawa. Ia menilai sektor kedirgantaraan memegang peranan krusial dalam menjangkau kawasan-kawasan yang sulit diakses melalui jalur darat atau laut konvensional.
“Kedirgantaraan menempatkan kita pada posisi strategis. Saya berharap insight dari Pak Menteri dapat segera kita olah dan kaji untuk dikembangkan menjadi teknologi yang dibutuhkan Kementerian Transmigrasi,” tutur Sungkono.
Polsek Karawaci Lumpuhkan Pelaku Curanmor yang Melawan saat Ditangkap

Langkah penguatan konektivitas ini juga memperoleh dukungan penuh dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, yang menaungi perguruan tinggi di wilayah Jakarta.
Sinergi antara akademisi dan pemerintah tersebut diarahkan untuk mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penguatan teknologi dirgantara diharapkan mampu merealisasikan infrastruktur yang tangguh dan mempercepat pemerataan kesejahteraan, khususnya di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).






