Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Ekonomi

Krisis Energi dan Kelangkaan Bahan Bakar, Kuba Bergantung pada Tenaga Surya China

Marthen PalutunganDiterbitkan 10 Agu 2026 - 10.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Krisis Energi dan Kelangkaan Bahan Bakar, Kuba Bergantung pada Tenaga Surya China
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Kuba saat ini tengah berjuang menghadapi krisis energi akut yang dipicu oleh kelangkaan bahan bakar di dalam negeri. Krisis energi tersebut salah satunya dipicu oleh anjloknya impor minyak mentah Kuba dari Venezuela yang selama ini menjadi andalan. Akibat dari situasi kelangkaan bahan bakar yang parah ini, masyarakat Kuba harus menghadapi pemadaman listrik yang nyaris terjadi setiap hari di berbagai wilayah. Situasi ini tentu saja mengganggu aktivitas harian warga serta sektor perekonomian, sehingga memaksa pemerintah setempat untuk segera mencari alternatif pasokan energi lain yang lebih stabil demi menjaga kelangsungan hidup masyarakat.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Untuk menjaga pasokan listrik di tengah keterbatasan bahan bakar fosil, ketergantungan Kuba pada
China
kini semakin besar, khususnya melalui pengembangan energi surya secara massal. China telah menjelma menjadi mitra utama dalam menyokong kebutuhan listrik negara tersebut melalui pasokan teknologi ramah lingkungan. Pada tahun 2023, China tercatat mengirimkan peralatan tenaga surya senilai US$3 juta (sekitar Rp54 miliar) ke Kuba. Angka tersebut kemudian melonjak sangat tajam menjadi US$117 juta (sekitar Rp2,11 triliun) pada tahun 2025. Selain itu, dokumen rencana ekonomi Kuba untuk tahun 2026 juga mencatat adanya rencana sumbangan panel surya berkapasitas 320 MW dari China. Di samping dukungan besar dari China, negara lain seperti Vietnam dan Jepang turut memberikan bantuan peralatan dalam jumlah yang lebih kecil untuk menyokong transisi energi ini.
Baca Juga

Pasar Modal RI Menguat di Akhir Pekan, IHSG Ditutup pada Level 6.388 dan Rupiah Menguat ke Rp 17.890

Pasar Modal RI Menguat di Akhir Pekan, IHSG Ditutup pada Level 6.388 dan Rupiah Menguat ke Rp 17.890

Berdasarkan data dari RenewAtlas, pembangunan infrastruktur energi surya di Kuba telah berjalan cukup intensif selama beberapa waktu terakhir. Sedikitnya terdapat 41 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala menengah dan 18 PLTS skala kecil yang telah berhasil dibangun di negara tersebut dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Tambahan PLTS baru tersebut diperkirakan mampu menghasilkan daya sekitar 1.000 MW saat seluruh unit beroperasi pada kapasitas puncak. Kapasitas ini dinilai sangat signifikan karena nilainya hampir lima kali lipat dari total kapasitas tenaga surya yang sebelumnya terpasang di Kuba. Selain itu, daya sebesar 1.000 MW ini setara dengan hampir sepertiga dari total kebutuhan listrik puncak Kuba yang secara keseluruhan mencapai sekitar 3.200 MW.

Terkait dengan pembiayaan berbagai infrastruktur baru ini, Perdana Menteri Kuba Manuel Marrero Cruz memberikan penjelasan mengenai sumber dananya. Ia menyatakan bahwa sejumlah proyek energi surya tersebut dibiayai dengan menggunakan pendapatan yang diperoleh dari sektor ekspor nikel negara tersebut. Langkah ini dinilai sangat krusial di tengah keterbatasan finansial yang dihadapi Kuba. Ricardo Torres P茅rez, seorang ekonom Kuba di American University, menyatakan bahwa kehadiran pembangkit listrik tenaga surya ini sangat membantu mengurangi dampak krisis energi. Menurut analisisnya, tanpa adanya pembangkit listrik tenaga surya yang telah dibangun ini, pemadaman listrik yang dialami masyarakat Kuba akan jauh lebih parah dibandingkan kondisi yang terjadi saat ini.

Baca Juga

Syarat Saldo Minimal Nasabah Prioritas Bank Mandiri, BRI, dan BNI per Agustus 2026

Syarat Saldo Minimal Nasabah Prioritas Bank Mandiri, BRI, dan BNI per Agustus 2026

Meskipun kapasitas yang terpasang sudah cukup besar, pemanfaatan energi surya di Kuba masih menghadapi tantangan teknis yang cukup berat di lapangan. Kuba saat ini dilaporkan hanya dapat memanfaatkan sebagian kecil dari total kapasitas tenaga surya yang telah terpasang tersebut. Kendala utama yang menghambat pemanfaatan penuh ini meliputi kondisi jaringan listrik Kuba yang sudah tua dan rapuh, kinerja pembangkit listrik berbahan bakar fosil yang terus menurun drastis, serta minimnya kapasitas baterai untuk menyimpan daya listrik yang dihasilkan saat siang hari. Di sisi lain, kontribusi besar China dalam proyek energi ini juga memberikan dampak geopolitik yang menguntungkan bagi Beijing. Jorge Pi帽贸n, peneliti energi Kuba di University of Texas, menilai bahwa langkah-langkah yang diambil Beijing terkait Kuba memberikan nilai tambah yang besar berupa citra positif bagi China di seluruh kawasan tersebut.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Chinakrisis energiPLTSKuba

Berita Terbaru Lainnya

Pasar Modal RI Menguat di Akhir Pekan, IHSG Ditutup pada Level 6.388 dan Rupiah Menguat ke Rp 17.890Syarat Saldo Minimal Nasabah Prioritas Bank Mandiri, BRI, dan BNI per Agustus 2026Dugaan Korupsi Bansos 2024 di Labuhanbatu Selatan Seret Anggota PolisiKPK Geledah 15 Lokasi Terkait Kasus Bupati Pemalang Nonaktif, Ini Rincian HasilnyaDua Belas Kecamatan di Kabupaten Tangerang Berstatus Waspada KekeringanMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di JakartaTantangan Pemadaman Kebakaran Bromo Saat Api Mulai Melompati Lautan PasirChina Resmi Ubah Pulau Hainan Jadi Kawasan Pabean Khusus Senilai Rp2.011 Triliun

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

Nasional

Tantangan Industri Alat Kesehatan Lokal di Tengah Tekanan Biaya Impor dan Pelemahan Rupiah

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026