Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Megapolitan

Kualitas Udara Jakarta Sabtu Pagi Terburuk Ketiga di Dunia

Togar SiregarDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.25 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kualitas Udara Jakarta Sabtu Pagi Terburuk Ketiga di Dunia
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Kualitas udara di wilayah DKI Jakarta kembali menunjukkan angka yang mengkhawatirkan pada akhir pekan ini. Pada Sabtu (1/8) pagi, kondisi udara di Ibu Kota secara resmi masuk dalam kategori tidak sehat berdasarkan pantauan kualitas udara global. Situasi tersebut menempatkan Jakarta di peringkat ketiga sebagai kota dengan tingkat polusi udara terburuk di dunia. Ancaman polusi udara ini menjadi masalah persisten di tengah kondisi jalanan Ibu Kota di mana debu dan asap kendaraan kerap bercampur di udara.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Berdasarkan data yang dirilis oleh situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.00 WIB, Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI) di Jakarta tercatat berada di angka 163. Tingginya angka indeks tersebut dipicu oleh polutan utama berupa partikel halus PM2.5. Konsentrasi polutan ini dilaporkan telah mencapai 79,2 mikrogram per meter kubik, sebuah level yang sangat berisiko bagi pernapasan. Kondisi udara pada tingkat ini dikategorikan tidak sehat, terutama bagi kelompok sensitif, karena memiliki potensi besar untuk mengganggu kesehatan manusia maupun hewan yang rentan, serta berisiko merusak tumbuhan dan menurunkan nilai estetika lingkungan sekitar.

Dalam pemeringkatan global yang dirilis pada Sabtu pagi tersebut, Jakarta berada tepat di bawah dua kota besar dari benua Afrika. Peringkat pertama kota dengan kualitas udara terburuk di dunia diduduki oleh Kinshasa, ibu kota Republik Demokratik Kongo, yang mencatatkan AQI sebesar 243. Posisi kedua ditempati oleh Kampala di Uganda dengan nilai AQI mencapai 240. Sementara itu, tepat di bawah Jakarta, terdapat kota Manama di Bahrain yang menempati peringkat keempat dengan indeks 137, disusul oleh Dubai di Uni Emirat Arab pada posisi kelima dengan angka AQI 134.

Baca Juga

DTKJ Nilai Tarif Baru Transbandara Rute Blok M-Soekarno-Hatta Rp 15.000 Sangat Wajar

DTKJ Nilai Tarif Baru Transbandara Rute Blok M-Soekarno-Hatta Rp 15.000 Sangat Wajar

Merespons tingginya angka polusi di pagi hari itu, IQAir mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat sedapat mungkin menghindari aktivitas di luar ruangan demi meminimalkan dampak buruk polusi. Bagi warga yang terpaksa harus melakukan kegiatan di luar rumah, sangat dianjurkan untuk menggunakan masker pelindung. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menutup rapat jendela bangunan atau rumah guna mencegah masuknya udara kotor dari luar ke dalam ruangan.

Penurunan kualitas udara ini tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga mengancam wilayah sekitarnya. Risiko penurunan kualitas udara di seluruh kawasan Jabodetabek diketahui kembali meningkat seiring dengan masuknya musim kemarau. Terik matahari yang menyengat serta aspal yang memantulkan panas turut memperparah kondisi lingkungan. Sebagai contoh nyata, kawasan Tangerang Raya, khususnya wilayah Tangerang Selatan dan Kota Tangerang, kini masuk ke dalam jajaran teratas wilayah dengan tingkat polusi udara tertinggi di Indonesia.

Untuk menghadapi ancaman polusi yang terus berulang dari waktu ke waktu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) saat ini tengah menyiapkan sistem peringatan dini kualitas udara atau Early Warning System (EWS). Pengembangan sistem EWS ini dirancang untuk memprediksi tingkat polusi udara secara lebih akurat pada masa mendatang. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Pemprov DKI Jakarta dalam menekan dampak pencemaran udara dan meningkatkan kualitas hidup seluruh warga.

Baca Juga

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Detabek serta Info Pajak Kendaraan

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Detabek serta Info Pajak Kendaraan

Keberadaan sistem peringatan dini ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang sangat besar, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta para penderita penyakit pernapasan seperti asma. Melalui prediksi yang akurat dari EWS, masyarakat luas dapat segera mengambil tindakan preventif yang diperlukan, seperti membatasi aktivitas fisik di area terbuka dan disiplin mengenakan masker saat kualitas udara diprediksi memburuk.

Di sisi lain, permasalahan pencemaran udara dan dampaknya terhadap kesehatan juga menjadi perhatian serius di wilayah lain di luar wilayah Jabodetabek. Warga yang tinggal di sekitar kawasan industri pengolahan kapur di Kabupaten Bandung Barat dilaporkan harus mengikuti pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Pemeriksaan medis ini merupakan langkah antisipasi utama untuk menangani dampak negatif dari polusi debu kapur yang menyelimuti lingkungan tempat tinggal mereka akibat aktivitas industri tersebut.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGDKI JakartaPemprov DKI JakartaKualitas UdaraPolusi UdaraIQAir

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan QRIS Antarnegara dan Fakta Menarik Transaksi Digital hingga Triwulan I 2026Gempa Dangkal Magnitudo 4,7 Guncang Kawasan Campi Flegrei di NapoliGelombang Migran Masuk Ceuta, 57 Orang Tewas dan Puluhan Ribu Dipulangkan ke MarokoKunjungi IKN, Rahayu Saraswati Takjub Air Keran Bisa Langsung DiminumPemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Jakarta dan Surabaya Menjelang Agustus Jadi SorotanDTKJ Nilai Tarif Baru Transbandara Rute Blok M-Soekarno-Hatta Rp 15.000 Sangat WajarRumah Kontrakan Anggota Polri di Karawang Dirusak Sekelompok Orang Bersenjata TajamKetua Umum Kadin Anindya Bakrie Beberkan Hasil Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap