Langkah petenis putri Indonesia, Janice Tjen, harus terhenti pada babak 16 besar turnamen tenis WTA 500 Mubadala DC Open. Dalam pertandingan yang berlangsung di Washington, D.C., Amerika Serikat, pada hari Kamis (30/7) waktu setempat tersebut, Janice Tjen dipaksa mengakui keunggulan lawannya. Petenis yang menjadi lawan Janice Tjen pada babak 16 besar tersebut adalah wakil dari Rusia, Anna Kalinskaya, yang juga berstatus sebagai unggulan kelima dalam turnamen ini.
Pertandingan antara Janice Tjen dan Anna Kalinskaya tersebut tidak berjalan dengan mudah bagi kedua belah pihak. Keduanya harus melewati pertarungan yang sangat sengit di atas lapangan. Berdasarkan catatan waktu pertandingan, laga babak 16 besar WTA 500 Mubadala DC Open ini berlangsung selama 2 jam 19 menit. Pada akhirnya, Janice Tjen harus menelan kekalahan dan takluk lewat drama tiga set. Skor akhir dari pertandingan panjang tersebut adalah 6-1, 3-6, dan 6-7 (7-9) untuk keunggulan petenis Rusia, Anna Kalinskaya.
Apabila melihat jalannya pertandingan secara lebih rinci, Janice Tjen sebenarnya memulai set pertama dengan performa yang sangat dominan atas Anna Kalinskaya. Petenis Indonesia tersebut bahkan mampu melaju dan unggul jauh dengan skor 5-0 pada set pembuka. Dominasi tersebut terus berlanjut hingga Janice Tjen berhasil mengamankan kemenangan telak pada set pertama dengan kedudukan 6-1. Memasuki set kedua, situasi pertandingan mulai berbalik. Anna Kalinskaya berhasil bangkit dari ketertinggalan dan memberikan tekanan balik kepada Janice Tjen, hingga akhirnya unggulan kelima tersebut menutup set kedua dengan kemenangan 6-3.
9 Kabupaten dan Kota di NTB Siaga Darurat Kekeringan akibat El Nino

Pada set ketiga yang menjadi set penentuan bagi kedua petenis, persaingan untuk memperebutkan poin demi poin berlangsung semakin ketat. Janice Tjen sempat memberikan perlawanan yang sangat kuat dan membalikkan kedudukan menjadi unggul 5-4 atas Anna Kalinskaya. Pertarungan yang berjalan seimbang ini pada akhirnya memaksa laga harus diselesaikan melalui fase tiebreak. Pada masa tiebreak penentuan ini, Anna Kalinskaya akhirnya keluar sebagai pemenang usai mengunci perolehan angka dengan skor tipis 9-7 atas Janice Tjen. Kekalahan ini sekaligus menghentikan langkah Janice Tjen yang pada babak 32 besar sebelumnya sukses menumbangkan petenis asal Slovakia, Rebecca Sramkova.
Meskipun langkahnya terhenti pada babak 16 besar sektor tunggal, Janice Tjen masih mencatatkan pencapaian pada sektor ganda putri turnamen Mubadala Citi DC Open 2026. Bermain bersama pasangannya, Zhang Shuai, petenis putri Indonesia ini sukses menembus babak semifinal ganda putri. Sebelum memastikan diri melaju ke babak semifinal Mubadala Citi DC Open 2026, Janice Tjen dan Shuai Zhang terlebih dahulu sukses melaju ke babak perempat final WTA 500 DC Open usai membekuk pasangan Rakhimova dan Wu melalui kemenangan dua set langsung.
Keberhasilan menembus babak semifinal turnamen Mubadala Citi DC Open 2026 juga diraih oleh petenis putri Indonesia lainnya, yaitu Aldila Sutjiadi. Aldila Sutjiadi yang berpasangan dengan Erin Routliffe melaju ke babak semifinal usai mengalahkan pasangan Ngounoue dan Smith melalui kemenangan dua set langsung. Pada babak sebelumnya, pasangan Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe juga berhasil lolos ke babak perempat final WTA 500 Washington setelah mereka sukses membekuk pasangan Kenin dan Potapova dengan skor akhir 6-3 dan 7-5.
Irak Sita Platform Peluncur Drone yang Targetkan Pipa Minyak Saudi

Turnamen yang digelar di Washington ini juga diwarnai oleh beberapa hasil pertandingan lainnya dari berbagai sektor. Pada sektor tunggal putri Washington Terbuka, petenis Alexandra Eala berhasil membekuk pemain yang berstatus sebagai juara bertahan, yaitu Leylah Fernandez. Sementara itu, pada pertandingan yang berlangsung di sektor putra, petenis Alex de Minaur berhasil memutus rekor buruk yang selama ini ia miliki ketika bertanding menghadapi Tsitsipas.
Di luar arena pertandingan turnamen WTA 500 Mubadala DC Open, terdapat pula kabar mengenai fasilitas olahraga tenis di Indonesia. Rafa Nadal Academy dilaporkan melakukan ekspansi ke wilayah Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Ekspansi ini akan menghadirkan Rafa Nadal Tennis Center pertama di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan rencana yang ada, fasilitas Rafa Nadal Tennis Center tersebut akan berada di kawasan Samara Lombok pada kuartal pertama atau Q1 tahun 2028 mendatang.






