Aktivitas massa masih terpantau bertahan di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR hingga Jumat (28/8/2026) dini hari. Imbas dari konsentrasi massa dan penyampaian aspirasi tersebut, sejumlah akses gerbang masuk dan keluar di ruas Tol Dalam Kota ditutup sementara untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan pada pukul 04.30 WIB, kerumunan massa tampak berada di sekitar kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Suara letusan petasan terdengar secara berulang dan kilatan kembang api terlihat di langit sekitar lokasi. Suasana dini hari tersebut juga diwarnai riuhan massa serta suara klakson kendaraan yang saling bersahutan. Tidak jauh dari lokasi tersebut, kobaran api dari pembakaran benda juga terlihat menyala di beberapa titik sepanjang Jalan Palmerah Timur dekat Stasiun Palmerah.
Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif
Menyikapi perkembangan situasi di lapangan, pihak Jasa Marga memberlakukan rekayasa pengalihan arus lalu lintas mulai pukul 04.32 WIB. Pengendara yang berencana melintasi Ruas Tol Dalam Kota diarahkan untuk memanfaatkan rute alternatif guna menghindari titik keramaian massa di depan kompleks parlemen.
Prabowo Ungkap Pembangunan RI Lebih Rumit daripada Negara Lain

Pengemudi diimbau beralih menggunakan jalur Jalan Tol Layang Ir. Wiyoto Wiyono atau melintas melalui jaringan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR).
Daftar Gerbang Tol Dalam Kota yang Ditutup Sementara
Penutupan sementara diterapkan pada sejumlah pintu akses demi mengantisipasi kepadatan serta potensi hambatan lalu lintas. Berikut rincian akses gerbang tol yang terdampak penutupan:
RUU Ketenagakerjaan Dinilai Jauh dari Harapan, Buruh Besok Demo Besar

- Akses keluar Pejompongan (KM 09+700)
- Akses masuk Gerbang Tol (GT) Cawang
- Akses masuk Gerbang Tol (GT) Tebet
- Akses masuk Gerbang Tol (GT) Kuningan
- Akses masuk Gerbang Tol (GT) Senayan
- Akses masuk Gerbang Tol (GT) Angke 2
- Akses masuk Gerbang Tol (GT) Jelambar 2
- Akses masuk Gerbang Tol (GT) Pejompongan
Pengguna jalan yang hendak bepergian pada pagi hari diimbau untuk terus memantau perkembangan situasi terkini dan memilih rute perjalanan yang aman sebelum mendekati area Senayan, Palmerah, maupun kawasan Tol Dalam Kota.






