Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menerima laporan langsung mengenai situasi warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela laga penutup turnamen sepak bola Soekarno Cup 2026 yang dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Senin (24/8/2026) malam.
Laporan diserahkan oleh Ketua DPD PDIP NTT Yunus Takandewa yang didampingi oleh Ketua DPP PDIP sekaligus inisiator turnamen, M. Prananda Prabowo. Keduanya bergerak dari arah lapangan menuju balkon VIP untuk memberikan pembaruan terkini seputar kondisi masyarakat dan langkah kemanusiaan yang sedang dijalankan struktur partai di daerah.
Kronologi Penyampaian Laporan Kondisi Gempa NTT
Penyerahan laporan situasi wilayah terdampak gempa di NTT dilakukan bertepatan dengan momentum final turnamen sepak bola partai. Yunus Takandewa secara langsung menginformasikan dinamika lapangan serta aksi tanggap darurat yang digalang oleh jajaran DPD PDIP NTT bagi para korban.
Menanggapi laporan tersebut, Megawati menyampaikan pesan penguatan moral bagi masyarakat di wilayah terdampak. Yunus menuturkan bahwa Megawati berpesan agar struktur partai terus hadir mendampingi warga:
"Sampaikan salam kepada seluruh masyarakat Flores yang terdampak. Kuat ya, terus bersama mereka."
Pesan tersebut menegaskan komitmen pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat di Flores dan sekitarnya pascabencana gempa bumi.
Netanyahu Sebut Iran Coba Bunuh Putranya di Tengah Memanasnya Konflik

Penyaluran Bantuan Kemanusiaan Rp 545 Juta
Di samping penyampaian laporan langsung kepada pimpinan partai, agenda kemanusiaan tersebut diwujudkan melalui penyerahan dana solidaritas sebesar Rp 545 juta. Bantuan gotong royong ini dihimpun secara kolektif sepanjang gelaran kompetisi Soekarno Cup 2026.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dari M. Prananda Prabowo kepada Yunus Takandewa guna mendukung operasional penanganan bencana di NTT. Dalam prosesi penyerahan simbolis tersebut, Prananda didampingi oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026 Komarudin Watubun.
Alokasi dana tersebut difokuskan untuk menopang kebutuhan warga terdampak serta memperkuat aksi kemanusiaan yang dijalankan jajaran partai di lapangan.
Aksi Solidaritas dalam Rangkaian Final Soekarno Cup 2026
Kepedulian terhadap bencana di Nusa Tenggara Timur turut mewarnai agenda puncak kompetisi. Sebelum peluit pertama laga final dibunyikan, seluruh panitia, pemain dari kedua tim, dan para penonton di Stadion Gelora Bung Tomo mengheningkan cipta serta memanjatkan doa bersama untuk para korban gempa.
Partai puncak Soekarno Cup 2026 tersebut mempertemukan Tim Banteng Jawa Barat melawan Tim Banteng Bali sebagai penutup turnamen nasional.
Heboh ASN Sumbar Diduga Asusila di Ruang Kerja, Pemprov Panggil-Lapor Gubernur

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan bahwa turnamen ini dirancang sejak awal dari tingkat akar rumput. Tujuan utamanya mencakup pembinaan karakter, penanaman disiplin, pemupukan kerja sama tim, sekaligus pencapaian prestasi olahraga.
Standar Kompetisi dan Pembinaan Talenta Sepak Bola
Pelaksanaan Soekarno Cup 2026 menerapkan regulasi profesional untuk menjamin mutu kompetisi. Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026 Komarudin Watubun menyatakan bahwa turnamen ini melibatkan wasit berstandar Liga 1 dan telah mengadopsi teknologi Video Assistant Referee (VAR).
Selain menjadi wadah solidaritas sosial, turnamen ini juga berfungsi sebagai sarana pemantauan bakat bagi pesepak bola daerah. Dari gelaran tersebut, sejumlah pemain muda berhasil menarik minat klub profesional tingkat nasional:
- Liga 3: Sebanyak 10 pemain masuk dalam pantauan klub pencari bakat.
- Liga 2: Sebanyak 4 pemain dilirik untuk jenjang kompetisi profesional yang lebih tinggi.
Integrasi antara pembinaan atlet akar rumput dan mobilisasi bantuan bencana memperlihatkan pemanfaatan kegiatan olahraga sebagai sarana gotong royong sosial yang konkret.






