Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 yang berlokasi di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, pada hari Sabtu kemarin. Kehadiran pejabat negara ini bertujuan untuk meninjau langsung bagaimana fasilitas pendidikan tersebut beroperasi dan berkembang di lapangan. Kunjungan tersebut juga menjadi momentum penting bagi Purbaya untuk melihat secara langsung implementasi penggunaan anggaran negara dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di daerah. Langkah pemantauan ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memastikan bahwa pembiayaan pendidikan merupakan bentuk investasi jangka panjang yang krusial. Investasi ini diharapkan mampu mencetak generasi yang unggul dalam menyongsong visi besar Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang.
Dalam kesempatan kunjungannya, Purbaya meluangkan waktu untuk berinteraksi dan bertatap muka langsung dengan para peserta didik di sekolah tersebut. Ia memberikan pesan moral sekaligus motivasi agar anak-anak senantiasa belajar dengan penuh semangat. Melalui keterangan resminya yang disampaikan pada hari Minggu (2/8/2026), Menteri Keuangan tersebut menasihati para siswa agar berani menggantungkan cita-cita setinggi mungkin untuk masa depan mereka. Ia berharap ketekunan dalam menuntut ilmu dapat mengubah kehidupan mereka kelak di masa depan, bahkan memotivasi mereka agar ada yang bisa menjadi menteri seperti dirinya. "Saya diperintah menyediakan anggaran Sekolah Rakyat. Belajarnya yang semangat ya, biar jadi menteri, biar jadi orang kaya," tutur Purbaya di hadapan para siswa.
Hari Ke-9 Kebakaran TPA Galuga Bogor, Api dan Asap Tak Lagi Terlihat

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan kepada publik dan para siswa bahwa salah satu tugas utama dari Kementerian Keuangan adalah memastikan ketersediaan anggaran agar program-program strategis dapat berjalan secara optimal. Ia mengingatkan kembali bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Program pendidikan ini dirancang dengan tujuan utama untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak-anak Indonesia, tanpa terkecuali. "Jadi ini Program Pak Prabowo. Semoga adik-adik jadi orang pintar. Jangan malas belajar ya," pesan Purbaya menambahkan. Ia sangat berharap kesempatan belajar yang diperoleh para siswa melalui Program Sekolah Rakyat ini dapat menjadi bekal yang kuat untuk meraih masa depan yang lebih baik, sekaligus mampu meningkatkan mobilitas sosial mereka melalui jalur pendidikan.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya sendiri didesain dengan konsep pendidikan terpadu yang sangat komprehensif. Lembaga pendidikan ini secara khusus menggabungkan tiga jenjang pendidikan formal ke dalam satu kawasan yang sama, yakni mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Selain mengikuti kegiatan belajar mengajar reguler di ruang kelas, para siswa di sekolah ini juga diwajibkan untuk tinggal di lingkungan asrama. Asrama tersebut telah dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas pendukung yang memadai. Keberadaan fasilitas ini tidak hanya ditujukan untuk menunjang kelancaran proses pembelajaran, tetapi juga berperan penting dalam membantu pembentukan karakter para siswa secara konsisten.
Membaca Alasan Dipecatnya Purbaya dan Arah Kebijakan Fiskal di Bawah Kepemimpinan Suahasil

Pembangunan fasilitas pendidikan terintegrasi ini merupakan bukti nyata dari besarnya perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan, yang tercermin dari alokasi anggaran yang dikucurkan. Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya dibangun di atas lahan yang cukup luas, yakni mencapai 6,6 hektare. Berdasarkan data yang ada, proyek pembangunan infrastruktur pendidikan ini memiliki pagu anggaran sebesar Rp 3,82 triliun. Adapun nilai kontrak pembangunan yang telah disepakati untuk proyek tersebut bernilai Rp 3,52 triliun. Hingga saat ini, realisasi penyerapan anggaran untuk pembangunan fisik sekolah telah mencapai angka Rp 3,21 triliun. Melalui alokasi dana yang terukur ini, pemerintah berharap kualitas infrastruktur pendidikan dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif yang nyata bagi generasi penerus bangsa.






