Pemerintah memperluas intervensi pengentasan kemiskinan dengan menanggung penuh biaya pendidikan hingga pemenuhan kebutuhan hidup harian generasi muda dari keluarga paling rentan. Langkah terpadu ini diwujudkan melalui inisiatif Sekolah Rakyat yang digulirkan untuk memastikan kelompok masyarakat prasejahtera memperoleh masa depan yang berdaya saing.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa kehadiran program tersebut menjadi bukti konkret keseriusan Presiden Prabowo Subianto dalam memutus siklus kemiskinan antargenerasi di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Wisuda ke-10 UAG University dan penyambutan mahasiswa baru di Granada Ballroom, Menara 165, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Saifullah menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat secara khusus menyasar kelompok prasejahtera ekstrem yang sering kali terabaikan atau ia sebut sebagai the invisible people. Skema yang diterapkan berbeda secara mendasar dari sistem sekolah reguler, yakni menggunakan konsep asrama penuh (boarding school).
Moussa Bagayoko Optimistis PSS Sleman Bangkit Lawan Madura United

Dukungan Penuh 24 Jam dan Penyiapan Kompetensi
Melalui sistem asrama, negara mengambil alih seluruh tanggung jawab pembiayaan para murid. Fasilitas ini tidak hanya menanggung biaya operasional pendidikan formal, melainkan juga menopang segala keperluan konsumsi, tempat tinggal, dan kebutuhan hidup siswa selama 24 jam penuh.
Sesuai instruksi Presiden, arah kelulusan para siswa dirancang secara tegas ke dalam dua opsi jalur masa depan: memasuki dunia kerja profesional sebagai tenaga terampil di dalam maupun luar negeri, atau melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi. Untuk merealisasikan target tersebut, kurikulum Sekolah Rakyat dilengkapi dengan pelatihan vokasi (vocational training) serta pemantapan kemahiran bahasa asing bagi peserta didik yang berminat meniti karier internasional.
Dampak intervensi ini tercermin dari kisah Putri, putri seorang penjaga makam di Pontianak. Setelah sempat terpaksa putus sekolah dari SMK Negeri 6 Pontianak demi menyokong beban ekonomi keluarga, Putri memperoleh kesempatan belajar melalui Sekolah Rakyat hingga berhasil meraih beasiswa pendidikan tinggi di Universitas Ary Ginanjar. Sambutan positif terhadap kebermanfaatan program ini juga disuarakan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, yang mengapresiasi perubahan positif peserta binaan bernama Karmila.
Harlah ke-25 Demokrat, Sosok Ani Yudhoyono Dihadirkan Lewat AI

Jaminan Keamanan MPLS di 101 Titik
Di tingkat implementasi lapangan, Kementerian Sosial memastikan tata kelola lingkungan belajar berjalan kondusif. Saifullah menginstruksikan agar seluruh pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di 101 titik Sekolah Rakyat berlangsung secara aman, mengedepankan empati, serta sepenuhnya bebas dari segala bentuk perpeloncoan.
Integrasi program pendidikan ini melengkapi agenda perlindungan sosial pemerintah pusat lainnya, termasuk simulasi penyaluran bantuan sosial lewat 900 titik KDKMP di pelosok desa serta pemutakhiran data penerima bansos bersama lembaga pengawas keuangan demi menjaga ketepatan sasaran.






