Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Business

Negara "Raja Minyak" Krisis, Negara Gelap Gulita-Bensin Tak Ada

Yolanda TobanDiterbitkan 29 Agu 2026 - 00.56 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Negara "Raja Minyak" Krisis, Negara Gelap Gulita-Bensin Tak Ada
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Libya, negara dengan cadangan minyak bumi terbukti terbesar di Benua Afrika, kini terperosok ke dalam krisis energi yang melumpuhkan sendi-sendi kehidupan masyarakatnya. Pemadaman listrik berkepanjangan dan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang parah membuat kawasan pemukiman gelap gulita, sementara antrean kendaraan mengular tanpa kepastian pasokan bensin.

Ironi ini terjadi di tengah status Libya yang mengantongi sekitar 48 miliar barel cadangan minyak terbukti dan mencatatkan produksi harian berkisar 1,5 juta barel, dengan target peningkatan mencapai 2 juta barel per hari. Di balik limpahan minyak mentah tersebut, kapasitas pengolahan dalam negeri Libya sangat terbatas karena hanya sanggup memproduksi sepertiga dari total kebutuhan bahan bakar domestik. Akibatnya, negara ini harus mengimpor bahan bakar senilai US$ 7,8 miliar atau sekitar Rp 138,06 triliun pada tahun lalu demi menutup defisit konsumsi energi.

Kondisi kian memberatkan warga ketika suhu udara melonjak mendekati 50 derajat Celcius di sejumlah wilayah selama puncak musim panas. Ketiadaan listrik membuat operasional pendingin ruangan mati total, mengganggu kenyamanan rumah tangga hingga menghentikan kelangsungan berbagai aktivitas usaha. Di kawasan barat dan tengah Libya, antrean mobil di stasiun pengisian bahan bakar umum terpantau mencapai panjang hingga empat kilometer dengan waktu tunggu mencapai enam jam atau lebih.

Baca Juga

Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan, Ini Biaya yang Bikin Maskapai Boncos

Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan, Ini Biaya yang Bikin Maskapai Boncos

Korupsi, Penyelundupan, dan Kerusakan Tata Kelola

Sejumlah pakar dan pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai akar persoalan tidak semata-mata bersifat teknis, melainkan dipicu oleh kebuntuan politik, konflik bersenjata, korupsi yang meluas, serta minimnya pemeliharaan fasilitas pembangkit listrik selama bertahun-tahun.

Peneliti hubungan internasional Bechir Jouini menyoroti bahwa krisis semakin parah akibat maraknya penyelundupan minyak ke luar negeri dan kegagalan dalam menjalankan program pemeliharaan pembangkit tenaga listrik. Di sisi lain, Utusan PBB untuk Libya Hanna Tetteh menyatakan bahwa gelombang pemadaman listrik yang luas memperlihatkan dampak nyata dari fragmentasi institusional, pengalihan sumber daya publik dalam skala besar, serta ketiadaan investasi yang memadai.

Baca Juga

Pertamina Sebut tak Ada Komplain Signifikan dari Pengguna B50

Pertamina Sebut tak Ada Komplain Signifikan dari Pengguna B50

Kerentanan pasokan bahan bakar diperburuk oleh gangguan keamanan fisik di lapangan. Awal bulan ini, sebuah tangki penampungan utama berkapasitas sekitar 4,5 juta liter bensin di Zawiya menjadi sasaran serentetan serangan pesawat tanpa awak (drone). Wilayah Zawiya, yang terletak sekitar 45 kilometer di sebelah barat ibu kota Tripoli, selama bertahun-tahun dikenal sebagai episentrum benturan antarkelompok bersenjata sekaligus jalur utama penyelundupan BBM, obat-obatan terlarang, hingga perdagangan migran.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

LibyaEnergi Global

Berita Terbaru Lainnya

Perombakan Kekuatan Shichibukai di One Piece, Dari Pembubaran Sistem hingga Lonjakan Harga BuronanAce Hasan Buka Suara Namanya Disebut Terima Jatah Kuota Haji TambahanUpdate Penanganan Kebakaran Hutan di Kalimantan hingga Sumatera, BNPB Kerahkan Operasi GabunganKelakar Pramono Minta Satpol PP Belajar Menahan EmosiAbu Vulkanik Ganggu Penerbangan, Ini Biaya yang Bikin Maskapai BoncosAbu Vulkanis Anak Krakatau Menyebar ke Jakarta, PAM Jaya Pastikan Air AmanPertamina Sebut tak Ada Komplain Signifikan dari Pengguna B50Mentan Amran Raih Kinerja Terbaik di Kabinet Merah Putih Dua Tahun Berturut-turut

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap