Pembubaran resmi sistem Shichibukai atau Tujuh Panglima Perang Laut dalam pertemuan Reverie membawa perubahan besar pada peta kekuatan dunia One Piece. Kebijakan yang disahkan menyusul usulan Admiral Fujitora ini mencabut seluruh hak imunitas para anggotanya, sekaligus mengembalikan mereka ke status buronan yang aktif diburu oleh armada Angkatan Laut.
Sebelum sistem tersebut dihapus, Shichibukai berdiri berdampingan menjaga keseimbangan global sebagai salah satu pilar Tiga Kekuatan Besar. Kelompok ini diisi oleh deretan bajak laut tangguh yang bersedia bekerja sama dengan Pemerintah Dunia untuk memburu bajak laut lain. Sebagai kompensasi atas tugas mengintimidasi bajak laut lain agar tidak menerobos Grand Line, Pemerintah Dunia memberikan pengampunan atas catatan kejahatan mereka serta menangguhkan nilai buronannya.
Pemicu Runtuhnya Sistem dan Penggantian oleh Seraphim
Kepercayaan negara-negara anggota Pemerintah Dunia runtuh setelah terungkapnya serangkaian penyalahgunaan kekuasaan oleh anggota Shichibukai. Skandal perebutan kekuasaan oleh Crocodile di Alabasta serta kejahatan Doflamingo di Dressrosa menjadi faktor utama yang membuktikan kegagalan sistem pengawasan internal aliansi tersebut.
Link Live Streaming Real Madrid vs Inter Milan di Liga Champions, Kick Off Pukul 02.00 WIB

Sebagai langkah strategis pascapembubaran, Pemerintah Dunia melalui Special Science Group (SSG) mengerahkan unit Pacifista baru bernama Seraphim. Unit tempur ini dirancang khusus dengan wujud menyerupai fisik masa kecil para Shichibukai serta diperkuat oleh karakteristik ketahanan dan kemampuan ras Lunarian.
Pergeseran Status dan Lonjakan Nilai Buronan
Catatan formasi Shichibukai juga mencakup dinamika pergantian anggota dari waktu ke waktu, termasuk bajak laut Hanafuda yang posisinya sempat digantikan oleh Portgas D. Ace sebelum era pembubaran.
Ilmuwan Temukan Rumus Matematika untuk Melihat Peluang Hubungan Cinta yang Awet

Setelah status perlindungan dicabut, para mantan anggota kembali menghadapi penetapan nilai buronan baru dengan angka yang melonjak drastis. Buggy, yang pascapembubaran sistem berhasil naik status menjadi salah satu Yonko, kini mengantongi nilai buronan sebesar 3,189 miliar Belly. Di sisi lain, Crocodile kembali menjadi buronan berbahaya dengan nilai buronan yang menembus 1,965 miliar Belly.






